Toxic-ke-Diri-Sendiri

haluannews.com – Kalau biasanya kita ini membahas soal hal toxic kepada orang lain seperti lingkungan atau hubungan yang toxic. Nyatanya toxic ke diri sendiri jauh lebih berbahaya dalam hal menyakiti. Karena banyak juga orang yang tidak sadar kalau dirinya ini sudah melakukan sikap toxic kepada dirinya sendiri. Ketika sedang terlalu fokus dengan apa yang terjadi diluar maka kamu mungkin tidak akan sadar kalau dirimu sendiri telah memperlakukan diri dengan cara menyakiti. 

Misalnya saja seperti memaksa dan menutup diri kamu untuk menjadi sempurna, dimata keras soal terhadap kesalahan yang sudah kamu perbuat atau bahkan merendahkan diri sendiri. Hal ini akan membuat kamu menjadi tidak kuat menjalani kehidupan padahal itu adalah cara perlakuan ke diri sendiri yang sangat menyakitkan. Maka dari itu, kamu wajib tahu nih mana sikap paling membahayakan diri sendiri sehingga hal dan perlakukan itu dinilai toxic kepada diri sendiri. Langsung saja kalau begitu simak dengan benar penjelasan dibawah ini.

Cara Menghindari Toxic ke Diri Sendiri Sehingga Menjadi Pribadi Yang Baik

Toxic-ke-Diri-Sendiri

  1. Menuntut Diri Sendiri untuk Sempurna
    Kamu yang memiliki sifat perfectionist mungkin tidak akan sadar bahwa hal ini menurut diri sendiri untuk selalu sempurna sebagai salah satu perlakukan toxic ke diri sendiri. Pokoknya tidak boleh ada yang namanya sebuah kekurangan apapun sehingga bisa terlihat dan di celah oleh orang lain. Karena dibalik tuntutan akan kesempurnaan itu ternyata ada pada dirimu yang memaksakan diri untuk tidak pernah bisa melakukan sebuah kesalahan. Sampai akhirnya bisa saja ada kemungkinan merasakan ketertekanan diri sendiri dengan tuntutan yang sudah kamu tetapkan. Hal ini merupakan sikap ke diri sendiri yang begitu menyakitkan, mungkin dalam diri kamu seperti tidak ada apa-apa tetapi mental dan gerak gerikmu menyakitkan diri sendiri sebagai hukuman tidak sempurna melakukan dan mengerjakan tugas tersebut.
  2. Sering Prioritaskan Orang Ketimbang Diri Sendiri
    Perilaku toxic lainnya juga sering tidak kamu sadari seperti diri kamu ini lebih sering memprioritaskan orang lain dibandingkan diri sendiri. Hal ini merasa bahwa kamu itu bisa terus membahagiakan orang lain lebih dulu baru bisa bahagiakan diri sendiri. Dimana hal ini merupakan hal yang tidak bisa dipaksakan karena tidak akan bisa membuat bahagia orang lain kalau diri kamu sendiri belum berhasil dibuat bahagia oleh diri kamu sendiri. Bahkan terkadang malah bisa mengabaikan diri sendiri demi orang lain. Terlalu banyak yang mengalah dan mengabaikan kepentingan diri sendiri yang sebelumnya termasuk hal yang toxic. Kamu tidak akan sadar bahwa bersikap tidak adil pada diri sendiri. 
  3. Rela Disakiti Berkali-Kali sama Pasangan
    Cinta itu sering sekali membuat kita menjadi buta dan malah terkadang menjadi luka untuk diri sendiri. Seperti perilaku toxic yang bisa membiarkan kamu ini disakiti berkali kali oleh pasangan, Kamu bakal terus memaafkannya atas dasar cinta dan tetap memilih bertahan meski nyatanya dia ini bakal terus ulangi kesalahan yang sama dan menyakitimu. Jika mengabaikan dimana kenyataanya bahwa kamu ini mesti bisa menjaga diri kamu sendiri yang lebih berharga, bukannya malah harus pasrah gitu aja ketika dilukai oleh kekasih. Jika pasangan yang menyayangimu, kesalahan sekali saja pastinya tidak akan diulang bahkan banyak yang sadar kalau itu jalan kesalahan dan tidak mau dilakukan demi menjaga orang yang disayang.
  4. Jadi People Pleasure untuk Disukai banyak Orang
    Kamu mungkin tidak akan sadar bahwa keinginan itu akan disukai banyak orang lain. Hal ini merupakan salah satu perilaku toxic yang bisa menyakiti diri sendiri. Dimana hal ini berubah menjadi toxic untuk diri sendiri karena kamu berusaha mati-matian supaya bisa dicintai sampai tidak pedulikan diri sendiri. Kamu akan menanggung banyak sekali utang demi bisa menolong banyak orang dan mengorbankan segalanya hingga selalu menjadi orang paling baik untuk mereka. Padahal dibalik itu semua ada diri kamu yang sebetulnya tersiksa dan capek sendiri dengan keinginanmu dalam memenangkan orang lain.
  5. Merendahkan Diri Sendiri
    Terakhir, ada sikap dan perilaku toxic ke diri sendiri yang sering tidak disadari adalah ketika kami ini merendahkan diri sendiri. Mengapa kalau kamu itu lemah dan tidak berguna dan bukan apa yang dibandingkan dengan orang lain. Sikapmu yang mengecilkan diri sendiri memang sangatlah toxic dan apa yang sudah kamu capai dalam hidup itu seperti sia-sia. Jadi, cobalah untuk berhenti memperlakukan diri kamu secara toxic dan banggalan dengan apa yang sudah kamu miliki. Diri kamu itu berharga dan percayalah itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here