Menolong-Korban-Kecelakaan

haluannews.com – Jika kamu menemukan Kecelakaan di jalur lalu lintas memang sudah kewajiban untuk menolong korban kecelakaan yang terdapat pada kecelakaan tersebut jika kamu melewati kawasan kecelakaan itu. Kecelakaan lalu lintas ini merupakan insiden yang memang sering sekali ditemukan. Bahkan data dari kementerian perhubungan sudah tercatat kalau kecelakaan lalu lintas di tahun 2021 kemarin mencapai 103.645 kasus.

Dari jumlahnya itu juga dibarengi dengan tingkat kematiannya mencapai 20 persen. Pertolongan pertamanya pada kecelakaan itu mencapai 20 persennya dari angka kasus tersebut. Pertolongan di setiap kejadian kecelakaan sangat bisa tentukan tingkat keselamatan bagi korbannya. Banyak korban yang berjatuhan ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, tetapi pada dasarnya mereka bisa selamat jika ditangani lebih cepat.

Sangat disayangkan memang kalau semua orang tidak memiliki pengetahuan yang cukup soal melakukan penyelamatan korban kecelakaan. Kalau kamu ingin lebih mudah lagi dalam bantu membantu menyelamatkan korban yang alami kecelakaan, kamu perlu perhatikan hal-hal berikut.

Sederet Hal Penting yang Perlu Kamu Perhatikan Ketika Menolong Korban Kecelakaan

Menolong-Korban-Kecelakaan

  • Prioritaskan Keselamatan Sendiri

Hal pertama saat ingin menolong korban kecelakaan yakni pastikan dulu kalau diri kamu ini dan lingkungannya aman untuk melakukan tindakan pertolongan pada korban. Kondisi jalan raya biasanya padat sekali kendaraan, jadi ketika hampiri korban kecelakaan itu perlu memastikan tidak ada kendaraan yang melintasi jalur dengan kecepatan tinggi.

Tidak itu saja, tetapi uga kenali keterbatasan dalam dirimu jika kamu merupakan orang yang tidak tahan melihat darah. Jangan juga untuk memaksakan diri bisa bantu korban dari dekat. Jangan sampai kamu sebagai penolong malah mengalami kejadian yang sama saat melakukan pertolongan kepada korban.

Hal ini bisa mempermudah niat kamu untuk melakukan pertolongan juga bagi si korban. Kamu bisa pastikan juga tidak ada kendaraan yang melaju kencang ke arah korban yang sudah mengalami kecelakaan itu karena bisa menyebabkan korban ke kejadian yang lebih fatal.

  • Hati-Hati dalam Bantu Pemindahan Korban

Selanjutnya yakni, kamu bisa pindahkan korban ke sisi aman dahulu, kalau korbannya masih sadarkan diri, maka tawarkan jika mereka butuh bantuan untuk bisa berjalan atau tidak. Namun kamu peru pindahkan korban jika ditemukan dalam kondisinya sedang tidak sadarkan diri.

Saat melakukan pemindahan korban setelah mengalami kecelakaan, bagian leher korban ini perlu disanggah dengan baik, karena cedera leher sering ditemukan pada kecelakaan kendaraan bermotor. Maka dari itu, kasus itu, kamu perlu mendahulukan kepala korban yang tertahan dengan baik saat diangkat. Sehingga ketika ia sadarkan diri tidak ada cedera tambahan dikarenakan salah cara pengangkatan ketika memindahkan korban ke tempat aman.

  • Nilai Tingkat Kesadaran Korbannya

Nilai tingkat kesadaran korban ini sifatnya sederhana sehingga bisa dikerjakan oleh orang yang bukan tenaga kesehatan yakni bisa panggil korban dengan suara keras dan goyangkan badannya. Hal ini bisa dilakukan untuk menilai korban masih bisa sadar atau tidak. Jika masih sadar, coba ajak dahulu pasien untuk berkomunikasi.

Seseorang dikatakan sadar ia mengingat dirinya, lokasi dimana ia sedang berada dan kapan waktu saat ia terjadi kecelakaan ini. Semua nilai tingkat kesadaran memang perlu dilakukan tanpa perlu menunggu kedatangan tim medis dahulu, karena nantinya jika tidak ada kepastian sadar atau tidak akan butuh waktu lebih lama lagi supaya tim medis menindak lanjuti pertolongan untuk korban.

  • Jangan Tunda Cari Pertolongan Medis

Kamu yang menolong korban yang mengalami kecelakaan di lalu lintas, pertolongan tenaga medis yang profesional memang tetap perlu dilakukan. Apalagi kalau korban yang ditemukan ini tidak bernafas atau tidak sadarkan diri. Ada baiknya korban kecelakaan ini dapat penanganan medis dalam waktu 60 menit sejak kejadian.

Sambil tunggu ambulan, pastikan ada orang juga yang ikut menjaga korban kecelakaan tersebut. Indonesia sendiri memiliki layanan telepon untuk kondisi gawat darurat dan kamu cukup hubungi nomor 112 saja dalam meminta pertolongan medis.

Nah, dari keempat hal diatas, memang wajib kamu perhatikan lebih baik lagi demi bisa melakukan pertolongan yang terbaik untuk korban kecelakaan saat itu juga. Kamu bisa melakukan keempat poin diatas untuk pastikan keamanan diri sendiri, keamanan korban dan melakukan tindakan yang tepat untuk korban. Menolong korban kecelakaan pun harus berhati-hati demi kenyamanannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here