HarukaEdu Masuk Program Google Launchpad Accelerator

Selasa 19 Januari 2016 21:22:31 WIB Dilihat : 357 Kali


HarukaEdu Masuk Program Google Launchpad Accelerator

JAKARTA – Berita menggembirakan  membuka tahun 2016. HarukaEdu akan mengikuti program Global Launchpad Accelerator yang diluncurkan oleh Google yang akan diselenggarakan mulai 18 Januari 2016 mendatang.

Hanya sedikit startup dari Indonesia, Brasil, dan India yang berhasil terpilih untuk mengikuti batch pertama program yang sangat selektif ini. Merupakan sebuah kehormatan dan kesempatan besar bagi HarukaEdu menjadi salah satu startup yang terpilih dari Indonesia untuk mendapatkan pelatihan dan dukungan dari salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Tentunya ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu dengan startup lain dari Indonesia, India dan Brasil dan bertukar pengalaman dan pengetahuan baru,” ujar Novistiar Rustandi, Co-founder & CEO HarukaEdu. Google Launchpad Accelerator saat ini terbuka bagi startup pengembang solusi mobile yang berada di India, Indonesia dan Brazil.

Program ini akan memberikan mentoring, pelatihan, dukungan serta memberikan pendanaan bebas ekuitas bagi startup yang terpilih. Roy Glasberg, pimpinan Google Launchpad Accelerator, mengatakan bahwa perusahaannya secara khusus mencari startup yang dapat memberikan dampak besar dan positif bagi pasar lokal.

Berbagai rangkaian kegiatan akan diikuti oleh para startup yang terpilih dalam program ini. Tiga perwakilan dari masing-masing startup akan diterbangkan ke Google Headquarters di Silicon Valley, Amerika Serikat untuk mengikuti bootcamp selama dua minggu.

Dalam bootcamp ini, masing-masing startup akan memeroleh pelatihan dari para mentor, yang terdiri dari karyawan Google dan praktisi dari luar, sebagai bekal untuk menyusun strategi pengembangan dan mengeksekusinya dalam enam bulan berikutnya.

Selain itu, masing-masing startup juga akan mendapatkan bantuan dana bebas ekuitas dan dukungan lainnya senilai hingga 250.000 US Dollar (sekitar 3.5 milyar rupiah), akses ke teknisi, sumber daya dan mentor dari Google, kredit untuk menggunakan beragam Google platforms, bekerja langsung bersama Google selama enam bulan dan masih banyak lainnya.

Menurut Google, Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi target program ini karena tingkat pengguna smartphone di Indonesia lebih tinggi dibanding negara lainnya. Selain itu, Indonesia adalah negara ke-empat dengan populasi terbesar di dunia dengan 225 juta jiwa dan setengah dari penduduknya berusia di bawah 30 tahun.

Sekitar 43% penduduk Indonesia memiliki smartphone, dengan tingkat pengguna meningkat hingga 61% di perkotaan. “HarukaEdu berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bekerja sama dengan Google dalam mengembangkan berbagai aplikasi mobile kami sehingga memberikan kesempatan lebih besar lagi bagi bangsa Indonesia untuk mendapat pendidikan online yang berkualitas dan terjangkau,” harap Novistiar.(DR)


Tag Berita :
#seni #selebritis #keluarga #kampus #daerah #hiburan

Berita terakit :


Jum'at Zikir Akbar di Jambi
Kamis 29 Desember 2016

Jum'at Zikir Akbar di Jambi

BPOM Musnahkan Makanan dan Obat Ilegal Senilai Rp. 1,8 Milyar Lebih di Padang
Sabtu 12 Agustus 2017

BPOM Musnahkan Makanan dan Oba ...

KEMPO PERSEMBAHKAN EMAS PON KE 11 SUMBAR
Selasa 27 September 2016

KEMPO PERSEMBAHKAN EMAS PON KE ...

Dinkes Jabar Fasilitasi Korban Banjir
Minggu 20 Maret 2016

Dinkes Jabar Fasilitasi Korban ...

Kucurkan Dana Desa Rp172 Triliun, Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ditarik Lagi ke Jakarta
Rabu 04 Oktober 2017

Kucurkan Dana Desa Rp172 Trili ...

Makan Serat, Cara Nikmat Hidup Sehat
Jumat 22 Desember 2017

Makan Serat, Cara Nikmat Hidup ...

Direktur SDM dan Umum PTPN IV Sambut Juara I Tenis Lapangan
Selasa 27 Desember 2016

Direktur SDM dan Umum PTPN IV ...