Respon Cepat Wali Kota Sikapi Keterlambatan Gaji Petugas Kebesihan

Jumat 24 Maret 2017 23:48:48 WIB Dilihat : 175 Kali


Respon Cepat Wali Kota Sikapi Keterlambatan Gaji Petugas Kebesihan

HALUANNEWS--Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto merespon cepat keluhan petugas kebersihan yang mengalami keterlambatan penerimaan gaji dan biaya operasional selama tiga bulan, sejak Januari hingga Maret 2017.

Usai shalat jumat, Danny mengumpulkan seluruh camat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abd Gani Sirman, Sekertaris Badan Pendidikan, Pelatihan (Badiklat) dan Pengembangan SDM Basri Rahman, dan Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan (BPAK) Erwin Haiyya di Amirullah, Jumat 24 Maret 2017.

"Tersendat di persyaratan administrasi karena ada peralihan dari Dinas Kebersihan ke kecamatan," tegas Danny.

Petugas kebersihan di Makassar berjumlah 128 orang yang berasal dari Dinas Kebersihan. Setelah Dinas Kebersihan dilebur ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pelimpahan petugas kebersihan dari DLH ke 14 kecamatan yang jumlahnya berbeda setiap kecamatan.

Diantaranya kecamatan Mamajang 9 orang, Biringkanayya 11 orang, dan Panakkukang 13 orang. Nasib ke - 128 petugas kebersihan diputuskan sore ini. Wali Kota Danny menginstruksikan camat, Kepala DLH, Kepala Badiklat dan Pengembangan SDM, serta Kepala BPAK merampungkan persyaratan administrasi pembayaran gaji dan Tunjangan Operasional (TO) 128 petugas kebersihan.

"Senin, SK Wali Kota, penyesuaian keuangan bisa rampung dan setelah itu bisa dilakukan pembayaran setelah seluruh persyaratan administrasi dilengkapi," kata Danny.

Camat Mamajang Fadli Wellang menyatakan kesiapan kecamatannya untuk membayarkan gaji dan TO petugas kebersihan hasil pelimpahan DLH di wilayahnya. "Segera kita bayarkan sesuai instruksi pak wali, terhitung sejak Januari dan Maret," kata Camat Fadli.

Hal senada juga diungkapkan Camat Rappocini Hamri Haiyya yang mempekerjakan 162 petugas kebersihan di wilayahnya selain yang berasal dari pelimpahan DLH. Ia mengakui selama ini tidak mengalami keterlambatan pembayaran gaji dan OT bagi petugas kebersihan di kecamatannya.

"Sebenarnya hanya kendala administrasi. Setelah ada instruksi dari pak wali dan kordinasi dengan dinas terkait, seluruh persoalan bisa teratasi. Camat siap menjalankan," pungkas Camat Hamri.


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


2018, Banyumas Dapat Jatah Berangkatkan 1.115 Calhaj
Selasa 06 Maret 2018

2018, Banyumas Dapat Jatah Ber ...

Kemenperin Dukung Pesawat Nasional Terbang ke Pasar Ekspor
Jumat 18 November 2016

Kemenperin Dukung Pesawat Nasi ...

Duet Arda dan Syamsuddin Nakhodai Laboratorium Sosiologi Universitas Sawerigading
Minggu 05 Agustus 2018

Duet Arda dan Syamsuddin Nakho ...