Menteri Basuki Perintahkan Sapu Lubang Jalan Rusak Tuntas Dua Minggu

Rabu 22 Februari 2017 19:43:22 WIB Dilihat : 186 Kali


Menteri Basuki Perintahkan Sapu Lubang Jalan Rusak Tuntas Dua Minggu

HALUANNEWS--Ngawi-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono telah memerintahkan seluruh Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) untuk melakukan sapu lubang terhadap jalan-jalan yang rusak terutama di Pantai Utara (Pantura) Jawa, mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, dalam waktu dua minggu. Dirinya juga telah memberikan instruksi kepada Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto untuk memantau secara intensif perbaikan jalan yang sedang dilakukan. 

“Sejak minggu lalu, saya terus memantau perbaikan ruas-ruas jalan Pantura, termasuk jalan nasional di Jawa Timur.  Perbaikan  kami lakukan berupa penutupan lubang yang bersifat sementara, tetapi belum bisa dilakukan perbaikan permanen karena masih terkendala hujan,” kata Menteri Basuki,di Ngawi (21/2). 

Terkait curah hujan tinggi belakangan ini, Menteri Basuki meminta kepada para pelaksana yang bertanggung jawab atas pemeliharaan Jalan Pantura untuk membuat perencanaan yang lebih baik.

"Rencana kerja dibuat berdasarkan tren hujan yang terjadi. Tentunya hujan tidak berlangsung sepanjang hari, sehingga begitu berhenti hujannya, pekerjaan (perbaikan) bisa dilaksanakan," tegasnya. Untuk perbaikan permanen akan efektif dilakukan saat cuaca cerah dengan penghamparan aspal dalam volume yang lebih besar.  

Sementara di Surabaya, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan bahwa penanganan darurat kerusakan jalan nasional, khususnya di Pantura Jawa akan selesai akhir Februari ini. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan pemantauan sapu lubang di ruas jalan Surabaya-Lamongan-Tuban di Provinsi Jawa Timur yang didampingi oleh Kepala BBPJN VIII I Ketut Darmawahana, Selasa (21/2). 

Pemantauan sapu lubang juga dilakukan pada ruas-ruas jalan Sidoarjo hingga Probolinggo oleh Direktur Preservasi Jalan, Ditjen Bina Marga Poltak Sibuea dan dua tim lainnya memantau sapu lubang di Malang dan Madiun.  

Terkait pentingnya keberadaan drainase jalan, Arie mengatakan Ditjen Bina Marga akan berupaya memenuhi kebutuhan pendanaan peningkatan dan pemeliharaan drainase jalan dalam kontrak pekerjaan yang berjalan. 

Ia juga mengakui bahwa kondisi sebagian jalan Pantura Jawa mulai dari Banten hingga Jatim mengalami kerusakan serius akibat beban kendaraan berlebih serta intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Menurut perkiraan BMKG, curah hujan tinggi diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir Maret. 

Kementerian PUPR menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama masa perbaikan berlangsung dan menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta berhati-hati dalam berkendara demi keselamatan bersama


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #daerah

Berita terakit :


Pendaftaran Lelang Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Resmi Ditutup
Jumat 05 Agustus 2016

Pendaftaran Lelang Sekretaris ...

Bersama Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang, Menpora Buka Sosialisasi Membangun Anti Korupsi di Kemenpor
Selasa 10 Januari 2017

Bersama Wakil Ketua KPK Saut S ...

ZOLA: PERKEBUNAN DORONG PERCEPATAN TRANSFORMASI EKONOMI JAMBI
Kamis 21 Desember 2017

ZOLA: PERKEBUNAN DORONG PERCEP ...

Rektor UNM Husain Syam: Malu Kita Akreditasi A,  Mahasiswanya Masih Berkelahi
Minggu 20 Agustus 2017

Rektor UNM Husain Syam: Malu K ...

Menpora Ajak PP IPNU dan IPPNU Ikut Mensukseskan Program Pemuda dan Olahraga Kemenpora
Selasa 29 Maret 2016

Menpora Ajak PP IPNU dan IPPNU ...