Gini Rasio Turun Jadi 0,30, Presiden Jokowi: Kita Ingin Wujudkan Kemakmuran Bersama

Selasa 31 Januari 2017 20:18:41 WIB Dilihat : 240 Kali


Gini Rasio Turun Jadi 0,30, Presiden Jokowi: Kita Ingin Wujudkan Kemakmuran Bersama

HALUANNEWS--Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa kemajuan, kemakmuran, maupun kesejahteraan yang ingin kita wujudkan, bukanlah kemakmuran untuk orang-perorang, bukan kemakmuran untuk hanya sekelompok orang, bukan kemakmuran untuk satu golongan. Tapi kemakmuran yang ingin kita wujudkan adalah kemakmuran bersama, kemakmuran yang berkeadilan, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Inilah tantangan besar yang kita hadapi. Dan sejak Indonesia merdeka sampai saat ini terus kita perjuangkan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Kebijakan Ekonomi Berkeadilan, di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1) sore.

Untuk mewujudkan kemakmuran bersama itu, menurut Presiden, diperlukan tiga syarat pokok, yaitu: keberpihakan; usaha bersama dengan semangat persatuan dan semangat gotong royong; dan upaya mencapai kemakmuran berkeadilan harus bersifat inklusif, tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan. “Semua warga negara tanpa kecuali harus mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.

Presiden mengemukakan, pada bulan Desember 2016 lalu, dirinya telah memerintahkan kepada Menko Perekonomian untuk mengkaji sebuah kebijakan komprehensif untuk mengatasi ketimpangan ekonomi sosial yang terjadi selama ini.

“Meskipun kita tahu bahwa tingkat ketimpangan ekonomi dan sosial sejak 2015 mengalami perbaikan, kalau diukur dari gini ratio yang turun dari 0,41 menjadi 0,39. Namun, ketimpangan ini masih perlu kita usahakan agar menjadi lebih baik,” terang Presiden.

Rapat terbatas tentang tentang Kebijakan Ekonomi Berkeadilan itu tampak hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Mharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Perdagangan Engartiasto Lukita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #ekonomi

Berita terakit :


Wakil Walikota Minta Hotel - Hotel Sajikan Kuliner Khas Medan
Senin 03 Oktober 2016

Wakil Walikota Minta Hotel - H ...

DOAKAN JAMA'AH HAJI LEWAT KHATAMUL QUR'AN
Jumat 01 September 2017

DOAKAN JAMA'AH HAJI LEWAT KHAT ...

JATIM SIAP KENDALIKAN LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK
Jumat 24 Februari 2017

JATIM SIAP KENDALIKAN LAJU PER ...

ZOLA SATU-SATUNYA GUBERNUR DARI INDONESIA YANG DIUNDANG PAPARAN DI SIDANG PBB
Selasa 19 September 2017

ZOLA SATU-SATUNYA GUBERNUR DAR ...

Kemenristekdikti Dukung Kerjasama di Bidang Aquatic
Selasa 14 Maret 2017

Kemenristekdikti Dukung Kerjas ...

Eyang BJ Habibie
Selasa 03 Mei 2016

Eyang BJ Habibie