Sekjen PUPR Menerima Kunjungan Manajer Investasi dan Perusahaan Go Public

Jumat 20 Januari 2017 23:34:14 WIB Dilihat : 244 Kali


Sekjen PUPR Menerima Kunjungan Manajer Investasi dan Perusahaan Go Public

HALUANNEWS--Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti menerima kunjungan beberapa manajer investasi, di Gedung Kementerian PUPR Jakarta, Kamis (19/1). Manajer investasi yang hadir diantaranya Ayub Famila dari Danareksa, Steaven Lam dari Mandiri Aseet Management, Ami Tantri dari PT. Semen Indonesia, Tbk dan Heriyanto Irawan dari Deutsche Verdhana Indonesia. Sementara itu Sekjen Anita Firmanti didampingi Tenaga Fungsional Bidang Pengawasan Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan SDM Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Taufik Widjoyono.                       

Dalam pertemuan dibahas mengenai capaian proyek infrastruktur yang sudah selesai, sedang dibangun, dan rencana pembangunan infrastruktur Kementrian PUPR ke depan. “Pembiayaan pembangunan infrastruktur sangat besar, namun Pemerintah dengan anggaran yang ada tidak bisa memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur. Kita perlu mitra dan terus mendorong investasi dari pihak badan usaha,” kata Anita usai pertemuan.

Sebelumnya Sekjen PUPR memaparkan, pencapaian program kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2016. Penyerapan keuangan untuk program PUPR yang mencapai 91,3% dengan realisasi fisik 97,38%. Hal tersebut menunjukkan komitmen PUPR dalam pembangunan infrastruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Pada tahun 2017, Kementerian PUPR mendapatkan besaran alokasi yang siginifikan yakni Rp 101,49 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur di empat sasaran prioritas, yaitu : ketahanan air dan pangan, konektivitas, permukiman, dan perumahan. Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan antar negara, kawasan-kawasan terpencil, pulau-pulau terdepan, dan revitalisasi kawasan kumuh juga harus tetap menjadi prioritas program Kementerian PUPR di tahun 2017 ini.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Selasa, 17 Januari 2017, telah melakukan penandatanganan kontrak  terhadap 952 paket kontraktual senilai Rp 6,43 trilyun. Penandatanganan kontrak pekerjaan secara serentak merupakan langkah nyata Kementerian PUPR untuk percepatan pembangunan infrastruktur di tanah air. Anita Firmanti berharap hal ini dapat memberikan kontribusi bagi penyerapan tenaga kerja, peningkatan pemerataan pembangunan, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi, khususnya dari pilar industri jasa konstruksi.

Sementara dari keseluruhan 10.403 paket kontraktual senilai Rp. 69.61 trilyun di Kementerian PUPR,  sebanyak 497 paket senilai Rp 22,10 triliun telah terkontrak dalam bentuk tahun jamak (multi years contract) dan 1.523 paket pekerjaan senilai Rp11.58 Trilyun ditargetkan akhir Januari 2017 ini telah ditandatangani kontraknya. Dengan demikian, secara keseluruhan sampai akhir Januari 2017, sebanyak 2020 paket pekerjaan senilai Rp 33,68 triliun sudah dapat berjalan efektif karena kontraknya sudah ditandatangani. Sisanya ditargetkan terkontrak paling lambat bulan Maret 2017.


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #ekonomi

Berita terakit :


Walikota Ajak Pencari Kerja Untuk Jadi Enterpreneur
Jumat 13 Januari 2017

Walikota Ajak Pencari Kerja Un ...

Kemenag Susun Pedoman Bersama Ceramah di Rumah Ibadah
Sabtu 18 Maret 2017

Kemenag Susun Pedoman Bersama ...

Walikota Bekasi Buka Bekasi Expo 2016
Minggu 13 Maret 2016

Walikota Bekasi Buka Bekasi Ex ...