KPK RI dan Nazaha Arab Saudi Sepakat Perkuat Kerjasama dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu 14 Desember 2016 22:27:43 WIB Dilihat : 147 Kali


KPK RI dan Nazaha Arab Saudi Sepakat Perkuat Kerjasama dalam Pemberantasan Korupsi

HALUANNEWS--Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Agus Rahardjo pada Selasa 13/12/2016 mengadakan pertemuan   dengan Presiden Komite Nasional Pemberantasan Korupsi “Nazaha” Arab Saudi, Dr. Khaled Abdulmohsen Al-Muhaesin bertempat di kantor Nazaha di Riyadh, Arab Saudi.
 
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dan Dr. Laode Muhammad Syarif, Wakil Ketua KPK.
 
Pertemuan membahas berbagai isu yang menjadi perhatian bersama terkait upaya-upaya pemberantasan korupsi di masing-masing negara, serta rencana kerjasama antara kedua lembaga anti korupsi yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU)  Pemberantasan Korupsi.
 
Setelah pembahasan  dilakukan penandatangan naskah kerjasama pemberantasan korupsi oleh  Ketua KPK RI, Agus Rahardjo dan Presiden Nazaha, Dr. Khaled Abdulmohsen Al-Muhaesin   dengan disaksikan langsung oleh Duta Besar RI dan Pejabat senior dari kedua lembaga.
 
Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menilai pertemuan Ketua KPK dengan Presiden Nazaha Arab Saudi sangat penting artinya bagi peningkatan kerjasama bilateral RI Arab Saudi. "Kerjasama yang dijalin antara KPK RI dengan mitra lembaga anti korupsi Arab Saudi Nazaha semakin memberikan arti dan bobot bagi hubungan dan kerjasama bilateral, sekaligus merefleksikan komitmen kedua negara untuk upaya bersama dalam pemberantasan korupsi" jelas Dubes Maftuh.
 
MoU antara lain bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam pemberantasan korupsi selain untuk mengembangkan kerja sama peningkatan kapasitas (capacity building) masing-masing lembaga melalui berbagai program dan kegiatan bersama, termasuk  pertukaran  informasi dan hasil kajian terkait pemberantasan korupsi, berbagi pengalaman, kunjungan timbal balik, penyelenggaraan bimbingan teknis dan workshop dan lain-lain.

Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #politik

Berita terakit :


Menag: Adanya Motif Buruk Politik Jangan Dicampuraduk dengan Tujuan Mulia Agama
Minggu 26 Maret 2017

Menag: Adanya Motif Buruk Poli ...

Sarjana Non Tarbiyah Dapat Jadi Guru
Selasa 26 September 2017

Sarjana Non Tarbiyah Dapat Jad ...