Investasi daerah dan kemudahan bayar pajak solusi optimalisasi pendapatan daerah

Rabu 07 Desember 2016 21:49:20 WIB Dilihat : 226 Kali


Investasi daerah dan kemudahan bayar pajak solusi optimalisasi pendapatan daerah

HALUANNEWS--Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP berencana mengoptimalkan investasi daerah untuk menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Langkah itu diambil karena target pendapatan utama dari pajak kendaraan bermotor yang ditetapkan pada tahun ini tidak tercapai, akibat krisis ekonomi global.

Ganjar membeberkan, salah satu investasi yang akan diwujudkan adalah pembangunan lima pabrik garam di sekitar kawasan pantura dengan investasi Rp 10 miliar per pabrik. Dengan adanya pabrik itu, garam tradisional yang nilai jualnya semula hanya Rp 400 - 500 bisa ditransformasikan ke garam industri yang nilai jualnya sekitar Rp 8 ribu -10 ribu atau ke garam farmasi yang nilai jualnya mencapai Rp 22 ribu.

"Kenapa garam? Agar daulat pangannya cukup. Masak kita impor garam terus setiap tahun," katanya saat memberikan sambutan dalam acara Forum Grup Diskusi (FGD) dalam rangka pengawasan pelaksanaan UU No 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak bersama Komite IV DPD RI dan instansi terkait di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Senin (5/12).

Selain pabrik garam, Ganjar juga mewacanakan membuat semacam bulog kecil (little bulog) yang nantinya akan membeli beras petani di atas harga beli pemerintah. Melalui bulog kecil tersebut, PNS di lingkungan Pemprov Jawa Tengah yang berjumlah sekitar 42 ribu orang (pada 2017) , diimbau membelinya. Sehingga, setiap bulan pemprov bisa mendapat tambahan pemasukan.

"Kalau saya buat little bulog, kita investasi terus kemudian beras itu dari pemerintah dibeli Rp 7.000, tapi kita beli Rp 7.100 pasti petani masuk ke kita. PNS saya yang besok berjumlah 42 ribuan, kalau satu PNS saja beli 10 kg dengan harga Rp 8.000, langsung dapat duit tiap bulan. Ini yang coba kita dorong. Tapi ini butuh keputusan politik yang luar biasa," bebernya.

Tidak hanya investasi daerah yang akan dimaksimalkan, kemudahan pembayaran pajak juga terus dilakukan Pemprov Jawa Tengah agar dapat mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak. Mantan anggota DPR RI ini menilai, persyaratan membayar pajak saat ini prosesnya masih terlalu sulit. Sehingga, banyak masyarakat yang enggan membayar pajak atau memilih menggunakan calo, atau bahkan menyuap petugas, yang berpotensi menjadi pungli.

"Orang mau bayar pajak kenapa dipersulit? Kita lagi dorong, di samping pajak-pajak atau pendapatan yang potensial, teman-teman dari dinas pendapatan kita itu mendekati masyarakat buka di mall-mall. Tahun depan bisa bayar pajak di gerai-gerai dan toko-toko untuk mempermudah," ujarnya.

Ketua tim Komite IV DPD RI Bambang Sadono mengatakan FGD ini dilakukan secara simultan di tiga provinsi, termasuk Jawa Tengah. Tujuannya untuk mencari informasi seberapa mampu, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) membantu daerah. Sehingga selanjutnya bisa menjadi bahan untuk membuat kebijakan legislasi ataupun peran pengawasan yang dimiliki oleh DPD RI.

"Kami ingin melihat seberapa jauh PNBP ini juga bisa membantu daerah. Apakah masih ada yang bisa digali baru? Apakah yang lama ini juga daerah mendapat porsi yang mewadahi? Inilah beberapa pertanyaan yang kami harapkan bisa mendapat informasi dari Jawa Tengah. Sehingga selanjutnya bisa menjadi bahan baik untuk membuat kebijakan legislasi," tuturnya.


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah #ekonomi

Berita terakit :


Tidak Saatnya Berleha Leha
Minggu 30 April 2017

Tidak Saatnya Berleha Leha

Gubernur Tinjau Korban Puting Beliung
Kamis 11 Agustus 2016

Gubernur Tinjau Korban Puting ...

Maulid Nabi Besar Muhammad SAW DWP Hikmah Di kediaman Wali Kota Makassar
Minggu 15 Januari 2017

Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ...

Wapres JK: GNB Harus Mampu Hadapi Tantangan Abad ke-21
Senin 19 September 2016

Wapres JK: GNB Harus Mampu Had ...

Walikota Medan Lantik 586 Pejabat Struktural Eselon III & IV
Senin 20 Februari 2017

Walikota Medan Lantik 586 Peja ...

MUSWILUB DPW BM PAN Provinsi Jambi Berjalan Tertib dan Aman
Minggu 09 September 2018

MUSWILUB DPW BM PAN Provinsi J ...