Ikon Budaya Papua akan Ramaikan Partisipasi Indonesia di Kawasan Pasifik

Selasa 08 Maret 2016 14:33:50 WIB Dilihat : 393 Kali


Ikon Budaya Papua akan Ramaikan Partisipasi Indonesia di Kawasan Pasifik

HALUANNEWS-Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Provinsi Papua mendorong promosi ikon-ikon utama perdagangan dan creative industriesPapua, antara lain produk kerajinan kulit kayu, batik Papua, produk olahan coklat, kopi, sagu dan buah merah di  sejumlah kegiatan dalam kerangka kerja sama sub-kawasan di Pasifik Selatan. Termasuk di dalamnya adalah Festival Danau Sentani (FDS) yang akan digelar pada Juni 2016. FDS direncanakan akan mengundang partisipasi negara-negara Melanesian Spearhead Group (MSG). Hal ini dikemukakan sebagai respon cepat Kemlu (cq Ditjen Aspasaf) atas undangan resmi dari Pemprov Papua untuk mengunjungi Provinsi Papua pada 2 – 4 Maret lalu.

Rombongan dipimpin oleh Sesditjen Aspasaf, Dubes Sudirman Haseng, pada kesempatan ini dibahas berbagai potensi kerja sama konkrit ekososbud di organisasi sub-kawasan Pasifik, seperti Melanesian Spearhead Group (MSG), Pacific Islands Forum (PIF), Pacific Islands Development Forum (PIDF) dan Southwest Pacific Dialogue (SwPD). Berdasarkan pengalaman Provinsi Papua di Melanesian Festival of Arts and Culture 2014 di Port Moresby, peran Indonesia sebagai tuan rumah pada Melanesian Culture Festival 2015 di Kupang dan MSG Trade Fair 2015 di Noumea, produk Papua, khususnya batik Papua menjadi primadona. Diharapkan peningkatan partisipasi Provinsi Papua dalam kerja sama sub-kawasan tersebut akan semakin memperkenalkan produk Papua yang akan membawa manfaat nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Sekretaris Daerah dan jajaran SKPD Pemprov Papua menyambut positif peningkatan kerja sama ekososbud di sub-kawasan Pasifik ini. Kerja sama diharapkan akan mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Papua serta meningkatkan hubungan people-to-people melalui kerja sama perdagangan, kepemudaan dan seni budaya. Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan bahwa partisipasi tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Provinsi Papua dalam mendukung kerja sama b-to-bdan p-to-p dengan negara – negara yang berbatasan langsung dengan Papua, maupun negara sahabat lainnya di Pasifik.

Rombongan juga melakukan audiensi dengan Kasdam Cenderawasih, Bupati Jayapura dan KADIN Provinsi Papua serta melakukan kunjungan ke sejumlah sentra bisnis di Jayapura, seperti sanggar batik Papua Port Numbay, workshop kerajinan kulit kayu di Sentani, balai pelatihan pengolahan buah merah, coklat dan kopi, dan sentra ekonomi/pasar bersama di lintas batas RI – PNG di Skouw.

Hal lain yang menonjol dalam konsolidasi Ditjen Aspasaf – Pemprov Papua, adalah aspirasi grassroot Papua yang sangat mencintai olahraga, seni dan budaya. Mengakomodir hal tersebut, kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang tersebut, utamanya sepak bola dan seni budaya dengan mitra di Pasifik Selatan.


Tag Berita :
#nasional #presiden #daerah #politik

Berita terakit :


Sapa Warga di Tunggul Hitam, Walikota Tekankan Pembinaan Generasi Muda
Minggu 04 Februari 2018

Sapa Warga di Tunggul Hitam, W ...

Gubernur, Pejabat Lama Tetap Diakomodir di OPD Baru
Senin 23 Januari 2017

Gubernur, Pejabat Lama Tetap D ...

Libur Imlek, Jalur Tol Jakarta-Cikampek Padat
Jumat 05 Februari 2016

Libur Imlek, Jalur Tol Jakarta ...