Indonesia - Iran Pererat Kerjasama Ekonomi

Minggu 27 November 2016 10:47:38 WIB Dilihat : 148 Kali


Indonesia - Iran Pererat Kerjasama Ekonomi

HALUANNEWS--Sidang Komisi Bersama Ekonomi (SKB) Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan antara Republik Indonesia – Republik Islam Iran dibuka secara resmi hari ini, Jumat (25/11) lalu di Jakarta. Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjadi tuan rumah pertemuan yang merupakan merupakan SKB pertama pasca implementasi kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
 
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran Mahmoud Vaezi, Duta Besar Iran untuk Republik Indonesia Valioah Mohammadi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran Octaviano Alimudin dan lebih dari 100 delegasi dari kedua negara yang terdiri dari pejabat tinggi pemerintahan serta sektor swasta. 
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memimpin delegasi Republik Indonesia, sementara Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran Mahmoud Vaezi menjadi pimpinan delegasi Iran dalam SKB ke-12 ini.
 
Perundingan dua pihak dibagi ke dalam empat komite, yakni komite keuangan dan perbankan, komite perdagangan, komite industri dan investasi, komite energi dan infrastruktur serta kerja sama lainnya.
 
Iran merupakan sahabat dan mitra strategis bagi Republik Indonesia. Hubungan bilateral kedua negara semakin erat pasca pertemuan bilateral kedua negara di KTT KAA tahun lalu serta KTT Luar Biasa OKI bulan Maret 2016 lalu. Momentum tersebut juga kian terjaga pasca implementasi JCPOA yang mencabut sebagian sanksi ekonomi terhadap Iran. 
 
"Kedua negara diikat oleh kesamaan nilai dan budaya serta telah menjalin kerja sama di berbagai bidang, antara lain bidang ekonomi, pendidikan, riset dan teknologi, kesehatan, olahraga," ungkap Menko Perekonomian.
 
Nilai total perdagangan bilateral Indonesia-Iran pada 2015 mencapai USD 273,1 juta, mengalami tren penurunan sebesar 38,51% sejak 2011 yang tercatat sebesar USD 1,8 miliar. Sementara sampai bulan Agustus 2016, nilai perdagangan bilateral hanya mencapai USD 150 juta atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar USD 195 juta.  
 
Pada bidang investasi, berdasarkan catatan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi Iran di Indonesia secara kumulatif dalam periode 2011-2014 sebesar USD 6,3 juta dengan 16 proyek.
 
"Saya tetap yakin angka tersebut tidak mencerminkan potensi perdagangan kedua negara. Kita harapkan pelonggaran sanksi sebagai konsekuensi dari Implementation Day Joint Comprehensive Plan of Action dapat memulihkan kembali hubungan bilateral Indonesia dan Iran," kata Darmin.
 
Pemerintah juga melihat potensi yang menjanjikan pada kerja sama di sektor energi. Pertamina dan National Iranian Oil Company (NIOC) telah bekerja sama dalam suplai LPG pada tahun ini sebesar 88.000 ton dan jumlahnya akan terus meningkat pada tahun depan. Kerja sama ini dapat ditingkatkan ke sektor-sektor lainnya seperti crude oil, refinery, produk petrokimia dan lainnya di masa mendatang. 
 
Pada kesempatan itu, kedua pihak juga telah menandatangani “Agreed Minutes of the Twelfth  Session of Joint Commission on Economic and Trade Cooperation between the Republic of Indonesia and the Islamic Republic of Iran“ yang mencakup berbagai program kerjasama strategis antara kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi salah satu yang akan dilaporkan kepada kedua kepala negara.
 
"Saya berharap semoga kerjasama bilateral antara Indonesia dan Iran di bidang ekonomi dapat terus ditingkatkan yang tentunya untuk mencapai kemakmuran bersama di masa yang akan datang," ungkap Darmin.
 
Usai pertemuan, delegasi Iran kemudian melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #ekonomi #politik

Berita terakit :


Makassar Pilot Project Traffic Information System
Kamis 06 Oktober 2016

Makassar Pilot Project Traffic ...

Beri Target 5 Juta Sertifikat, Presiden Jokowi Ingatkan Pejabat BPN Jangan Coba-Coba Main Pungli
Senin 10 Oktober 2016

Beri Target 5 Juta Sertifikat, ...

Nurdin Minta Penanganan Operasi Kembar Siam Rahma Rahmi Harus Tuntas
Jumat 19 Agustus 2016

Nurdin Minta Penanganan Operas ...

Menlu RI Temui Menlu Malaysia Bahas Penculikan Nelayan WNI
Selasa 08 November 2016

Menlu RI Temui Menlu Malaysia ...

Wapres Jusuf Kalla Tutup Rakornas Pilkada 2017
Selasa 31 Januari 2017

Wapres Jusuf Kalla Tutup Rakor ...

Dorong Kemajuan Pendidikan di Wilayah Perbatasan
Kamis 21 April 2016

Dorong Kemajuan Pendidikan di ...

Sail Puisi Cimanuk Diikuti 1.135 Penyair Indonesia dan Negeri Jiran
Kamis 13 Oktober 2016

Sail Puisi Cimanuk Diikuti 1.1 ...