Terorisme Bertentangan dengan Pancasila

Senin 14 November 2016 23:13:29 WIB Dilihat : 339 Kali


Terorisme Bertentangan dengan Pancasila

HALUANNEWS--Anggota Komisi VIII DPR, Khatibul Umam Wiranu menyesalkan dan mengecam peristiwa pengeboman Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu 13 November 2016 lalu. Ia menilai tindakan pelaku sangat tidak beradab dan bertentangan dengan Pancasila.

"Mengecam dan mengutuk keras aksi pengeboman Gereja Oikumere Samarinda yang dilakukan orang-orang atau kelompok yang tidak berperikemanusiaan, tidak beradab, dan tidak beragama. Tindakan mereka bertentangan dengan Pancasila, agama, konstitusi negara, serta undang-undang," ujarnya dalam rilis yang diterima Parlementaria, Senin (14/11/2016).

Politisi Demokrat itu menilai bangsa Indonesia menghadapi ujian berat setelah aksi terorisme dalam bentuk pengeboman Gereja Oikumene Samarinda. Khatibul menduga pelaku dan perencana pengeboman memiliki motif adu domba antarpemeluk agama yang berbeda, membuat situasi sosial masyarakat saling curiga dan bisa menciptakan konflik sosial yang lebih luas.

Ia pun meminta aparat penegak hukum harus menemukan jejaring kelompok ini secara tuntas agar tidak terjadi aksi pengeboman di tempat lain. "Menghukum mereka seberat-beratnya sesuai UU Antiterorisme serta UU lain yang berlaku," tegas Khatibul.

Ia kemudian meminta pemerintah menuntaskan pekerjaan rumah (PR) memberantas kekerasan dan aksi terorisme yang bersumber dari pemahaman keagamaan yang ekstrem.

"Harus dapat diantisipasi oleh pemerintah, dicarikan jalan keluarnya (khususnya oleh Kementerian Agama), dan pendekatan persuasif, serta pendidikan keagamaan yang benar, menjadi pilihan yang harus diutamakan oleh pemerintah," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, ledakan terjadi di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Pelaku menaruh bom persis di depan rumah ibadah. Tercatat ada lima korban dalam peristiwa ini dan seorang meninggal dunia.


Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #politik

Berita terakit :


Asops Panglima TNI Pimpin Pelaksanaan TFG di Bali
Sabtu 15 September 2018

Asops Panglima TNI Pimpin Pela ...

Jangan Gunakan Hiasan Kabin yang Dapat Menjadi Distraksi Berkendara
Sabtu 26 November 2016

Jangan Gunakan Hiasan Kabin ya ...

Kejati Terus Memburu Sembilan Orang Buronan
Sabtu 11 November 2017

Kejati Terus Memburu Sembilan ...

Kemendagri Belum Menerima Surat Pengunduran Diri Sandiaga Uno
Rabu 15 Agustus 2018

Kemendagri Belum Menerima Sura ...