Pekan Depan KONI Lampung Bagikan Bonus Atlet Peraih Medali PON XIX

Sabtu 08 Oktober 2016 11:47:24 WIB Dilihat : 113 Kali


Pekan Depan KONI Lampung Bagikan Bonus Atlet Peraih Medali PON XIX

HALUANNEWS--Para atlet kontingen Lampung peraih medali yang berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat akhir September lalu dipastikan akan menerima bonus paling lama akhir Oktober 2016.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Kontingen PON Lampung 2016 Hanibal. Menurut Hanibal, sebelum membagikan bonus tersebut kepada atlet, pengurus akan menggelar rapat terlebih dahulu dan melaporkan hasil rapat kepada Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

“Mungkin Senin atau Selasa pekan depan kami rapat. Terus laporan ke Pak Gubernur (Ridho). Karena kan harus ada laporan dulu ke Pak Gubernur. Secepatnya, kami upayakan bulan ini selesai (pemberian bonus),” ujar Hanibal melalui ponsel, jumat (7/10).

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo telah menetapkan bonus bagi atlet Lampung peraih medali di ajang PON XIX, yakni medali emas Rp 200 juta, perak Rp 75 juta, dan perunggu 30 juta. Jika melihat perolehan medali total yang didapat Lampung sebanyak 36 medali, besaran bonus yang akan diberikan sekitar Rp 3,5 miliar.

Rinciannya, 11 emas sebesar Rp 2,2 miliar, 9 perak sebesar Rp 675 juta, dan 16 perunggu sebesar Rp 480 juta. Sementara untuk bonus yang diberikan kepada cabang olahraga (cabor) beregu peraih emas dengan jumlah 3 sampai 5 orang, akan mendapatkan Rp 100 juta per orang, dan Rp 15 juta per orang untuk medali perunggu.

Sedangkan peraih perak dengan total atlet 18 ke atas akan mendapatkan bonus sebesar Rp 20 juta per orang. “Nanti kan kami masih ada rapat dan laporan ke Pak Gubernur. Itu (besaran bonus) minimal. Kalau nanti kata Pak Gubernur ditambah, ya ditambah. Anggarannya sudah siap kok,” jelas Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung itu.

Selain bonus uang, lanjut Hanibal, KONI Lampung juga akan memberikan penghargaan kepada atlet peraih emas dengan mengangkat mereka menjadi tenaga honorer baik di Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten/Kota sesuai domisili atlet.

Meski demikian, ucap Hanibal, Gubernur Lampung akan memperjuangkan para atlet peraih medali tersebut untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kami juga akan berikan reward pekerjaan kepada para atlet yang meraih medali. Tapi, belum bisa sebagai PNS, karena itu kewenangan kementerian (Kemenpan RB). Pak Ketua KONI (Ridho) akan upayakan agar bisa diangkat menjadi PNS dengan selalu berkomunikasi ke Kemenpan RB,” terang Hanibal.

Dalam rapat yang akan digelar oleh KONI Lampung pekan depan, kata Hanibal, juga akan membahas terkait evaluasi hasil yang didapat kontingen PON Lampung 2016. Seperti diketahui, Lampung menempati posisi 15 dalam klasemen akhir PON XIX dengan raihan 11 emas, 9 perak dan 16 perunggu.

Posisi tersebut menurun empat peringkat dari ajang yang sama empat tahun sebelumnya. Saat gelaran PON Riau, posisi Lampung berada dalam 10 besar atau peringkat ke 10 dalam klasmen akhir PON.

“Pasti, evaluasi harus dilakukan sekaligus untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2020 di Papua,” pungkasnya.


Tag Berita :
#koran indonesia #sehat #daerah

Berita terakit :


Polres Metro Bekasi Kota Olah TKP Kasus Tewasnya Suporter Timnas
Minggu 03 September 2017

Polres Metro Bekasi Kota Olah ...

Penutupan Bimtek Standar Nasional Pengasuhan Anak
Sabtu 21 Januari 2017

Penutupan Bimtek Standar Nasio ...

40 Negara Meriahkan Tour De Bintan 2016
Minggu 03 April 2016

40 Negara Meriahkan Tour De Bi ...