Pancasila Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah

Selasa 04 Oktober 2016 11:14:22 WIB Dilihat : 265 Kali


Pancasila Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah

HALUANNEWS--Nilai-nilai mulia dalam Pancasila sudah banyak yang ditinggalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Karena itu, sebaiknya Pancasila dimasukan kembali ke dalam kurikulum pendidikan di Indonesia.

“Banyak kegelisahan karena parameter Pancasila itu jauh dari praktiknya,” kata
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) MPR RI, H. Abdul Kadir Karding di Jakarta, Senin (3/10/2016).

Menurut Abdul Kadir Karding yang juga Sekretaris Jenderal PKB, dari sekian banyak perilaku yang tidak Pancasilais itu, sudah sangat masif di tengah-tengah masyarakat bangsa ini. “Seperti kita lihat tindakan-tindakan yang ada bisa perilaku sosial, budaya, seperti juga korupsi, main hakim sendiri, narkoba, ketidasopanan dalam bergaul,” kata Karding.

Karding mengatakan, masuknya budaya dari bangsa asing, diyakni banyak pihak sebagai faktor utama semakin menipisnya implementasi nilai-nilai Pancasila terutama pada generasi muda. Padahal, pada pundak generasi muda itulah nasib bangsa ini digantung untuk mencapai cita-cita kemerdekaan, yakni mencapai masyarakat yang sejahtera. “Budaya baru yang masuk telah mentransformasikan perilaku warga bangsa sesuai sumber dari informasi itu sendiri,” ujar Karding.

Indonesia lebih memikirkan reformasi dibidang ekonomi dan mentalitasnya masih kurang mendapat perhatian.

“Kita tidak cukup canggih mempersiapkan diri untuk membumikan Pancasila dengan baik. Kita hanya memikirkan reformasi ekonomi, tetapi mental tidak kita dorong untuk mereformasinya. Intinya hari ini kita kering dari nilai-nilai KeTuhanan, prilaku kemanusiaan,” kata Karding.

Karding menambahkan, Indonesia sedang menghadapi ancaman keutuhan berbangsa dan bernegara. Tentunya, lagi-lagi hal tersebut disebabkan semakin rendahnya implementasi nilai-nilai Pancasila itu sendiri.

“Ancaman bagi persatuan juga luar biasa saya kira. Rasa senasib tidak lagi kita temukan. Penghargaan terhadap kemanusiaan juga semakin rendah. Agama hanya menjadi kedok untuk menipu orang lain,” tukas Karding.

Untuk itu, Karding berharap agar Pancasila dimasukan kembali dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sebab, kurikulim masih diyakni sebagai cara paling efektif untuk menanmkan nilai-nilai Pancasila, terutama bagi generasi penerus bangsa. “Pancasila harus dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan. Tentu harus pas dengan jamannya. Penanamn ideologi terbaik adalah dalam kurikulum,” tandas Karding.

 


Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #politik

Berita terakit :


LLDIKTI IX Bentuk Tim Penanggunalangan Bencana di Sulteng
Selasa 02 Oktober 2018

LLDIKTI IX Bentuk Tim Penanggu ...

Personel Konga XXVIII-J/Unifil Tiba di Beirut Lebanon
Selasa 26 September 2017

Personel Konga XXVIII-J/Unifil ...

Rombak Total Multimedia Yaris Setelah Terinspirasi Dari Kontes Audio
Minggu 03 April 2016

Rombak Total Multimedia Yaris ...

Tadi Malam, Pj Bupati Merangin Dilantik.
Kamis 30 Agustus 2018

Tadi Malam, Pj Bupati Merangin ...

Inovasi Pelayanan, Lurah G. Pangilun Cetuskan
Kamis 07 September 2017

Inovasi Pelayanan, Lurah G. Pa ...

ODED PUJI KAMPUNG DAGO POJOK
Selasa 10 Oktober 2017

ODED PUJI KAMPUNG DAGO POJOK

PERLU PERUBAHAN POLA PIKIR BERSAMA UNTUK CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Minggu 13 Maret 2016

PERLU PERUBAHAN POLA PIKIR BER ...