SUTARMIDJI LANTIK LADJITO JADI DIRUT PDAM

Senin 03 Oktober 2016 22:49:14 WIB Dilihat : 262 Kali


SUTARMIDJI LANTIK LADJITO JADI DIRUT PDAM

HALUANNEWS--Wali Kota Pontianak Sutarmidji melantik Ladjito sebagai direktur Utama (Dirut) PDAM Thirta Khatulistiwa Pontianak masa jabatan 2016-2020 di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (3/10/2016). Ladjito dilantik menggantikan Dirut sebelumnya, almarhum Affandi. Sebelumnya Ladjito menjabat sebagai direktur teknik pada perusahaan plat merah yang beralamat di Jalan Imam Bonjol tersebut. “Saya mengambil orang dalam untuk jabatan Dirut karena hasil tes, dan dia dianggap lebih tahu persis tentang PDAM,” ungkapnya.
Ia berharap dengan dilantiknya Dirut yang baru ini, PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak bisa lebih baik lagi dari pemanfaatan teknologi dari segala aspek. Percepatan pelayanan dan kualitas air menjadi pekerjaan rumah kedepannya. Orang nomor satu di Kota Pontianak ini juga berharap adanya transparansi pada perusahaan air minum milik daerah ini. “Saya minta semua kegiatan yang ada di PDAM harus transparansi,” ucapnya.
Selaku kepala daerah, dirinya tidak akan mencampuri terkait masalah teknis yang ada di tubuh PDAM. Ia hanya menekankan kepada perusahaan BUMD itu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Bagi saya, yang penting kualitas dan pelayanan kepada masyarakat itu baik, itu yang terpenting,” ujar Midji.
Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak Ladjito menyebut, program kedepan yang akan direalisasikan pihaknya yaitu semua gang yang ada di kota tersebut akan dilayani oleh PDAM. Pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Cipta Karya Kota Pontianak dalam hal pengadaan dan pemasangan pipa tersier, agar 100 persen kota bisa dialiri air dari PDAM. “Kita harapankan di tahun 2019, cakupan air di kota 100 persen, kita juga akan berkordinasi dengan Dinas Cipta Karya untuk penambahan jaringan pipa,” jelasnya.
Untuk merealisasikan tujuan itu, lanjut Ladjito, PDAM membutuhkan dana sekitar Rp 51 miliar. Namun untuk jumlah pasti kekurangan pipa dirinya tidak mengetahui angkanya secara pasti.
Terkait dengan kebocoran, pihaknya secara cepat harus menangani masalah tersebut. Selain kebocoran fisik, selama ini masih banyak pengguna jasa PDAM ilegal yang terdata oleh pihaknya. Dirinya pun bertekad akan menekan angka pengguna ilegal tersebut.
Ia menyebut, program yang selama ini telah berjalan adalah ganti filter secara berkala, pemutusan saluran ilegal, percepatan perbaikan jika ditemukan masalah, seperti kebocoran. Program tersebut akan dilanjutkan olehnya sebagai Dirut PDAM yang baru. “Dalam jangka waktu sebulan rata-rata ada 50 pengguna ilegal yang diputuskan,” pungkasnya.


Tag Berita :
#koran indonesia #daerah #ekonomi

Berita terakit :


Presiden Berharap Belanja Infrastruktur Dinaikkan, Belanja Yang Tidak Produktif Diefisienkan
Jumat 30 September 2016

Presiden Berharap Belanja Infr ...