Kesan Juri KSM 2016, Kecerdasan Siswa Madrasah Peserta KSM Patut Diacungi Jempol

Jumat 26 Agustus 2016 21:41:08 WIB Dilihat : 405 Kali


Kesan Juri KSM 2016, Kecerdasan Siswa Madrasah Peserta KSM Patut Diacungi Jempol

HALUANNEWS--Rangkaian Kompetisi Sains Madrasah (KSM) ke-5 tahun 2016 yang dibuka resmi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (23/8) lalu, malam nanti, Jumat (26/8) akan ditutup. Malam penutupan nanti sekaligus akan disampaikan pengumuman pemenang dari masing-masing bidang yang diperlombakan KSM Tahun 2016 ini.

Peserta KSM mulai dari tingkat MI/SD, bidang yang dilombakan adalah Matematika dan Agama Islam, IPA dan Agama Islam. Sedang tingkat MTs/SMP, Matematika dan Agama Islam, Biologi dan Agama Islam serta Fisika dan Agama Islam. Sementara untuk tingkat MA/SMU, ada 6 bidang perlombaan, yakni Matematika dan Agama Islam, Biologi dan Agama Islam, Fisika dan Agama Islam, Kimia dan Agama Islam, Ekonomi dan Agama Islam serta Geogragfi dan Agama Islam.

Astari Dwiranti (27) salah satu juri KSM ke-5 2016 pada cabang Biologi mengungkapkan kekagumannya melihat kemampuan siswa-siswa madrasah, setelah memeriksa hasil dan semua karya yang ada.

"Kecerdasan siswa-siswi madrasah peserta KSM patut diacungi jempol,"kata Astari ketika ditemui Pinmas.

Astari yang juga berkiprah sebagai Dosen di Surya University ini memaparkan bahwa soal-soal yang diberikan kepada peserta relatif bervariasi, ada yang memiliki tingkat kemudahan, hingga soal-soal yang paling sulit. Ini dikarenakan, ajang KSM merupakan kompetisi pada tingkat nasional.

"Kami melihat dari sisi keterampilan dan kemampuan peserta dalam memahami soal, serta kreativitas siswa, hampir bisa mengisolasi DNA," tutur Astari.

Selanjutnya, Tutun Nugraha, sebagai juri pada bidang Kimia, menyampaikan dan mengaku kaget dengan kemampuan siswa-siswi madrasah se-Indonesia ini peserta KSM. Sebab, menurut penilaian Tutun Nugraha, bentuk soal-soal yang ada terbilang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, meskipun tetap mengacu pada silabus yang ada. Beberapa soal bahkan ada yang biasanya bisa ditemui pada tingkat universitas pada awal semester.

"Pada sesi teori, peserta sanggup melumat semua soal-soal, bahkan bisa dibilang mendapat nilai sempurna," kata Tutun.

Kekaguman terhadap siswa-siswa madrasah terus terucap dari Tutun Nugraha, hingga Tutun menuturkan daya juang siswa-siswi madrasah sungguh luar biasa, pengetahuan ilmu dasarnya sangat baik.

"Saya merasa bangga dengan pencapaian anak-anak madrasah ini," puji Tutun yang baru pertamakali menjadi juri dalam KSM.

Diharapkan Tutun, potensi siswa-siswi madrasah ini tidak boleh disia-siakan, kiranya dengan potensi yang dimiliki dapat dikembangkan di masa-masa yang akan datang. Karena itu, Tutun menilai sudah sepatutnya apa yang dicapai siswa-siswa madrasah dalam KSM ini bisa diberi apresiasi, tidak hanya bersifat hadiah lomba (piala), namun perlu diapresiasi dalam bentuk lain yang berdampak jangka panjang.

"Kalau bisa berikan beasiswa, untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ujar Tutun.


Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #beasiswa #hiburan

Berita terakit :


AKP HERU, POLISI HUMAS YANG KINI MENJADI PASUKAN PBB.
Minggu 04 Maret 2018

AKP HERU, POLISI HUMAS YANG KI ...

“Moh Main”, karya Aldebaran sukses mencuri decak kagum Alfedri.
Rabu 25 Oktober 2017

“Moh Main”, karya Aldebara ...

Dr Meiliana, Inspirasi Perempuan Kaltim
Rabu 28 Desember 2016

Dr Meiliana, Inspirasi Perempu ...

Warga Sememi Antusias Ikuti Surabaya Green and Clean 2017
Minggu 22 Oktober 2017

Warga Sememi Antusias Ikuti Su ...