Wakil Walikota Buka Seminar Rekayasa Lalu Lintas Upaya Solusi Kemacetan

Senin 15 Agustus 2016 19:21:15 WIB Dilihat : 280 Kali


Wakil Walikota Buka Seminar Rekayasa Lalu Lintas Upaya Solusi Kemacetan

HALUANNEWS--Saat ini Kota Medan tidak dapat dihindarkan dari masalah kemacetan lalu lintas. Hal ini tentunya akan menghambat berbagai aktifitas yang kita laksanakan. Berkaitan dengan upaya mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Medan, tentunya dibutuhkan peran serta aktif seluruh masyarakat serta seluruh stake holder yang terkait. Demikian hal ini disampaikan Wakil Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution M.Si ketika membuka Seminar Rekayasa Lalu Lintas Kota Medan sebagai Solusi kemacetan yang di Gelar Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen di Hotel Grand Angkasa, (15/8/2016). Hadir Wadir Pantas Poldasu AKBP Marcelino Sampoun, Anggota DPRD Kota Medan Anton Panggabean, Kasat Pantas Polresta Medan, Kompol Rizal, Kadishub Medan Renward Parapat, Dekan Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen Dr. Richard Napitupulu, Ketua Harian IKA Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen Hasiholan Sidabutar, SE dan Para peserta Seminar.

Dikatakan Akhyar, Mengatasi kemacetan merupakan masalah kita bersama dimana membutuhkan masukan dan solusi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Medan. Salah satunya Seminar yang dilakukan IKA Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen tentunya Seminar ini dapat menghasilkan masukan berharga dalam hal Perumahan kebijakan bagaimana mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Medan. "Atas nama Pemerintah Kota, saya memberikan Apresiasi atas apa yang dilakukan oleh IKA Universitas HKBP Nommensen. Sebagai wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen, diharapkan Seminar ini dapat memberikan Kontribusi dan sumbangsih pemikiran bagi pemko Medan dan masyarakat", kaya Akhyar.

Menurut Akhyar, Pemko Medan sangat mendukung kegiatan Seminar ini sebagai bentuk kegiatan positif dalam menambah khazanah pengetahuan kita sebagaimana topik yang akan di bahas. Selain itu Pemko Medan juga terus melakukan upaya Rekayasa Lalu Lintas untuk mengurangi kemacetan, akan tetapi itu harus didukung semua pihak. "Kesadaran masyarakat juga mempunyai peran penting dalam mengurangi kemacetan. Saat ini banyak masyarakat yang tidak memikirkan hak sesama pengguna jalan, seperti penjual Kartu selular, sudah mobil mereka parkir satu harian di tambah dengan bannernya itu sudah Mengambil jalan, apalagi masyakat yang hendak membeli tidak memarkirkan kendaraannya tentu ini akan menjadi kemacetan", ungkap Akhyar.

Untuk itu saya berterima kasih kepada IKA Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen yang telah menggelar Seminar ini dan narasumber yang mengambil bagian dalam Seminar ini. Semoga hasil dari pertemuan ini dapat menjadi masukan yang positif bagi Pemerintah Kota Medan dalam mengatasi kemacetan.

Ketua Harian IKA Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen Hasiholan Sidabutar menjelaskan Seminar ini merupakan rangkaian dari Rembuk Nasional IKA Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen yang akan diselenggarakan pada 10 september mendatang. Selain Seminar ini banyak kegiatan yang akan digelar seperti donor darah dan pemberian donasi ke sekolah. "Seminar ini merupakan Kontribusi positif dari element perguruan tinggi bagi Pemerintah Kota, sebab saat ini kemacetan di ibu Kota Provinsi Sumut ini sudah sangat meresahkan. Artinya melalui Seminar ini akan ada masukan bagi pemko Medan dengan melakukan Rekayasa Lalu Lintas dan diharapkan dapat ditindaklanjuti Oleh Pemko Medan", katanya.


Tag Berita :
#koran indonesia #polri #daerah

Berita terakit :


Panglima TNI Bertekad Bangun Prajurit TNI Profesional dan Rendah Hati
Sabtu 09 Desember 2017

Panglima TNI Bertekad Bangun P ...

1500 Warga Miskin Sulsel Menerima Bantuan Non Tunai
Kamis 16 Februari 2017

1500 Warga Miskin Sulsel Mener ...

Sepupu Jadi Korban KM Zahro Express, Ketum PKB Terpukul
Senin 02 Januari 2017

Sepupu Jadi Korban KM Zahro Ex ...

Refleksi Kemenpora 2016, Sukseskan 13 Program Kepemudaan Hingga Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade
Jumat 30 Desember 2016

Refleksi Kemenpora 2016, Sukse ...

Resep Martabak Red Velvet Empuk Praktis Cara Membuatnya
Minggu 19 Februari 2017

Resep Martabak Red Velvet Empu ...