Percepatan Program Smart City Pemko Pekanbaru Prof Suhono: Kota Pintar Kuncinya Cara Berpikir Masyar

Kamis 04 Agustus 2016 20:16:10 WIB Dilihat : 365 Kali


Percepatan Program Smart City Pemko Pekanbaru Prof Suhono: Kota Pintar Kuncinya Cara Berpikir Masyar

HALUANNEWS– Smart city atau kota pintar tidak hanya persoalan Teknologi  Informasi atau IT, tetapi Kota pintar berkaitan langsung dengan persoalan manusianya. Sebuah kota bisa menjadi kota pintar kuncinya adalah cara berpikir  atau mindset maasyaraktnya serta political will penyelengara pemerintahan.

Hal itu ditegaskan oleh Prof Suhono Harso Supangkat  Ketua Forum Smart City Indonesia, saat menjadi narasumber  pada work shop Indonesian Smart Nation Dialogue, yang digelar NetApp, Lintasarta dan Avnet, Kamis  (4/8/2016)  di Sahid Jaya Jakarta, dimana Pemko Pekanbaru mengirim Tiga utusan perwakilan masing-masing  yaitu Dedi Gusriadi Asisten Pembangunan, Firmansyah Eka Putra Kabag Pembangunan, dan  Mawardi Kasubag Kehumasan.

Prof Suhono menegaskan bahwa pemerintahan Kota tidak akan pernah bisa mewujudkan Kota pintar apabila tidak mampu mengendalikan tiga hal yaitu mindset masyarakat, Teknologinya, dan tatakelola.

“Mindset masyarakat sangat menentukan dalam mewujukan seluruh program-program startegis penerintah, dan ditopang oleh teknologi yang memadai serta tatakelola yang sudah professional dan skil, ujar Prof Suhono yang juga disertai narasumber lainnya yakni Pimpnan Coman Center Bandung, dari Qlue, Lintasarta, NetApp dan Avnet.

Ditambahkan Prof Suhono bahwa, selain tiga faktor penting diatas, ada satu hal lagi  instrument yang diperlukan  yaitu political will, atau semangat dan keinginan dari kepala daerah atau penyelenggara pemerintahan.

“Walikota harus tegas dan selalu memberikan penekanan kepada jajarannya agar merealisasikan pelayanan yang cerdas dan pintar dengan sistim pengelolan yang mudah dan cepat merespon suara serta informasi dari masyarakat,’’ ulas dosen ITB ini.

Sementara itu, Dedi Gusriadi Asisten Perekonomian yang didampingi Firmansyah Kabag Pembangunan menjelaskan bahwa dari upaya pembangunan smrat city sudah waktunya dilaksanakan di pekanbaru mengingat saat ini pekanbaru saat ini telah berubah menjadi kota Metroplitan yang menerapkan Kota MICE dan menjadi kota tujuan investasi terbaik di Indonesia.

“Bapak Walikota sudah menyiapkan percepatan pembangunan smart city, seperti pemasangan  fiber optic yang sudah terpasang 100 KM, serta sejumlah aplikasi yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat seperti perizinan, UMKM, IMKM, serta pengaduan dan pelaporan, dan informasi, hanya saja selama ini s emua data yang dimaksud belum terintegritas,’’ ujar Dedi seraya menegaskan akan segera menyampaikan hasil kajian tersebut kepada Walikota.

 


Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #keluarga #daerah #hiburan #politik

Berita terakit :


CUACA EKSTRIM DI SUMBAR, AKIBATKAN RATUSAN JIWA MASYARAKAT DI SEJUMLAH DAERAH TERPAKSA DIUNGSIKAN
Kamis 05 Januari 2017

CUACA EKSTRIM DI SUMBAR, AKIBA ...

Tunggu Perwako, Sembilan dari 20 Bus Hibah Kembali Akan Dioperasikan.
Kamis 14 April 2016

Tunggu Perwako, Sembilan dari ...

Festival Pahawang Digelar Akhir November
Kamis 20 Oktober 2016

Festival Pahawang Digelar Akhi ...

Asisten III Didi Aryadi,
Jumat 11 Agustus 2017

Asisten III Didi Aryadi, "Resm ...

Alumni STPDN Raih Magister Administrasi Publik di PPs-Unismuh Makassar
Senin 16 Oktober 2017

Alumni STPDN Raih Magister Adm ...