Inilah Alasan Mengapa Modifikasi Ala Rocket Bunny Masih Jarang Di Indonesia

Sabtu 23 Juli 2016 21:47:10 WIB Dilihat : 3925 Kali


Inilah Alasan Mengapa Modifikasi Ala Rocket Bunny Masih Jarang Di Indonesia

HALUANNEWS--Rocket bunny merupakan salah satu gaya aliran modifikasi yang berasal dari Negeri Matahari Terbit, Jepang.

Gaya modifikasi ini boleh dibilang cukup ekstrim karena harus membuat body tambahan di sisi-sisi fender mobil dan spoiler. Dengan penambahan body ini, mobil akan lebih terlihat kokoh dan berisi. Modifikasi mobil gaya rocket bunny ini lebih sering diaplikasikan pada mobil sport seperti Toyota FT86.

Bila diperhatikan, modifikasi gaya rocket bunny ini cukup jarang ditemui di Indonesia. lebih jauh, banyak modifikator yang tidak memilih modifikasi gaya ini untuk kebutuhan kontes. Salah satu alasan yang mungkin masuk akal adalah karena body kit Rocket Bunny/RWB/Liberty Walk yang harganya cukup tinggi dan hanya mobil - mobil tertentu yang menjadi salah satu alasan modifikasi ini masih jarang kita liat.

Nah, bagi Anda yang sudah siap dengan budget yang besar dan mobil Toyota FT86 boleh mencoba modifikasi gaya rocket bunny ini. Tampilannya yang unik bisa membuat mobil Toyota FT86 milik Anda jadi makin ganas.

Selain itu, belum banyak yang menggunakan modifikasi gaya ini sehingga mobil bisa terlihat makin istimewa. Carilah berbagai inspirasi modifikasi gaya rocket bunny yang diterapkan pada Toyota FT86 yang sudah banyak beredar di internet dan media massa.

Sebelum Anda melakukan modifikasi, pastikan telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli nya.

 


Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #keluarga #hiburan

Berita terakit :


Pilgub DKI Harus Menjamin Kebhinekaan Tetap Terjaga
Rabu 19 Oktober 2016

Pilgub DKI Harus Menjamin Kebh ...

Kemendagri Turunkan Tim ke Daerah Tuntaskan NPHD
Jumat 04 Agustus 2017

Kemendagri Turunkan Tim ke Dae ...

4 Penyebab Tersering Stroke di Usia Muda
Jumat 10 November 2017

4 Penyebab Tersering Stroke di ...

165 Sarjana S1 Manajemen STIMLASH Jaya Makassar Diwisuda
Selasa 07 November 2017

165 Sarjana S1 Manajemen STIML ...

Industri TPT Nasional Perlu Diversifikasi Produk Nonsandang
Rabu 25 Oktober 2017

Industri TPT Nasional Perlu Di ...