Jumlah Pemudik Angkutan Udara Diprediksi Paling Tinggi Dibanding Moda Lain

Minggu 03 Juli 2016 15:02:20 WIB Dilihat : 276 Kali


Jumlah Pemudik Angkutan Udara Diprediksi Paling Tinggi Dibanding Moda Lain

HALUANNEWS– Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan bahwa pertama kali dalam sejarah operasi angkutan lebaran di Indonesia, jumlah penumpang angkutan umum dengan menggunakan pesawat udara diprediksi paling tinggi dibanding moda transportasi lainnya. “Ini merupakan fenomena baru bahwa penumpang pesawat udara paling tinggi dibandingkan dengan moda lain,” jelas Menhub Jonan pada sebuah diskusi dengan media di Jakarta, Jumat (1/7) malam lalu.

Menhub Jonan menyebutkan untuk moda angkutan udara, Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah penumpang angkutan udara naik sebesar 7,6% yaitu sebanyak 4.648.047 juta penumpang dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 4.319.134juta penumpang.

Kenaikan jumlah penumpang pada moda angkutan udara tersebut, menurut Jonan, adalah suatu gambaran bahwa masyarakat mulai menghargai waktu dan memiliki daya beli yang lebih baik dibanding tahun lalu. “Selain itu, dengan pengembangan kapasitas dan pelayanan di bandara yang selama ini dilakukan, standar pelayanannya semakin membaik, navigasi semakin baik, penerbangannya semakin disiplin sehingga semakin naik penumpangnya,” jelas Menhub Jonan.

Menhub Jonan mencontohkan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, jumlah penumpang pada 7 hari pertama masa angkutan lebaran 2016 (24 – 30 Juni 2016) mengalami kenaikan sebanyak 15% dan di Bandara Pangkalan Bun pun mengalami kenaikan jumlah penumpang sebanyak 10%.

“Ini sesuai dengan prediksi Pemerintah. Indonesia kan negara kepulauan, kalau jaraknya jauh ya masyarakat itu naik pesawat udara, kalau barang lewat tol laut,” tegas Menhub Jonan.

Untuk ke depannya, Menhub Jonan menambahkan, pertumbuhan udara akan semakin pesat. Oleh karena itu, Menhub Jonan berpesan agar operator penerbangan harus lebih disiplin dan regulator juga harus tegas.

Untuk moda lainnya, prediksi kenaikan jumlah penumpang juga terjadi di moda penyeberangan, laut, dan kereta api. Penumpang moda penyeberangan diprediksi mengalami kenaikan sebesar 3,5% yaitu sejumlah 3.698.042 penumpang. Jumlah penumpang pada moda penyeberangan pada tahun 2015 adalah sebanyak 3.572.103 penumpang.

Untuk moda kereta api, Kementerian Perhubungan memperkirakan mengalami kenaikan jumlah penumpang sebanyak 4,63% menjadi 4.113.867 penumpang dari 3.931.712 penumpang pada tahun sebelumnya.

Selanjutnya moda laut juga diperkirakan mengalami kenaikan jumlah penumpang sebanyak 3% menjadi 910.191 penumpang dari 883.681 penumpang pada masa angkutan lebaran 2015.

Namun untuk moda jalan, Menhub Jonan menjelaskan bahwa penumpang pada moda jalan diprediksi mengalami penurunan sebesar 7,87% menjadi 4.328.337 penumpang dari 4.697.945 pada tahun sebelumnya. Untuk faktor turunnya penumpang angkutan jalan tersebut. Menhub Jonan menyatakan belum tahu faktor pasti penyebabnya. Namun Menhub menegaskan agar angkutan bus tersebut harus memperbaiki diri. “Faktor keselamatan dan pelayanan bus harus diperbaiki,” pungkas Menhub Jonan.


Tag Berita :
#koran indonesia #keluarga #ekonomi #hiburan

Berita terakit :


Presiden Jokowi Hadiri Haul Abah Guru Sekumpul ke-13 di Martapura, Kalsel
Minggu 25 Maret 2018

Presiden Jokowi Hadiri Haul Ab ...

Bima : Layanan Kesehatan Menjadi Prioritas Warga
Minggu 26 Februari 2017

Bima : Layanan Kesehatan Menja ...

Korem 121/Abw Laksanakan Penghijauan Dilahan Bekas Tambang Emas Ilegal
Jumat 15 Desember 2017

Korem 121/Abw Laksanakan Pengh ...