Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Ini Semakin Jujur

Jumat 10 Juni 2016 21:07:55 WIB Dilihat : 283 Kali


Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Ini Semakin Jujur

HALUANNEWS- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hari ini mengumukan Indeks Integritas Ujian  Nasional (IIUN) tingkat Sekolah Menengah Pertama dan sederajat, Jumat (10/6/2016) di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. 

UN SMP tahun 2016 diikuti sejumlah 4.372.872 siswa dan 60.067 satuan pendidikan. Sebanyak 72 persen sekolah mengalami peningkatan IIUN, dibandingkan dengan tahun lalu. Sehingga, terdapat kenaikan jumlah sekolah yang memiliki IIUN di atas 80, yaitu sebanyak 23.634 sekolah atau setara 44,03 persen. Tercatat, pada tahun 2015, terdapat sebanyak 12.039 sekolah yang memiliki nilai IIUN di atas 80 atau sebesar 23,44 persen. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengungkapkan kenaikan rerata nilai IIUN menunjukkan semakin jujurnya penyelenggaraan UN. "Dengan semakin jujurnya UN, maka diharapkan hasil UN dapat makin tepat memetakan capaian pendidikan sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengoptimalkan pembinaan sekolah secara lebih baik," ujar Menteri Anies, saat Konferensi Pers Hasil UN SMP, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (10/6/2016). 
Selanjutnya, Mendikbud juga mengapresiasi daerah yang menunjukkan peningkatan integritas dalam penyelenggaraan UN. Urutan daerah dengan kenaikan IIUN tertinggi adalah Sulawesi Barat, Sumatera Selatan di peringkat kedua, diikuti Sulawesi Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat dan Sumatera Barat. Sedangkan, daerah dengan nilai IIUN tertinggi tahun ini adalah DI Yogyakarta, diikuti oleh DKI Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Banten dan Bali.

Nilai rerata nasional UN 2016 adalah  sebesar 58,57 untuk SMP, 59,06 untuk MTs, dan untuk 48,36 SMP Terbuka. 
Dengan meningkatnya nilai IIUN, lanjut Menteri Anies, tingkat kejujuran naik, maka nilai yang keluar adalah lebih akurat mendekati kemampuan siswa yang sebenarnya. 

Ke depan, soal UN mendatang akan lebih dititikberatkan pada kemampuan penalaran dan analisa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan penalaran, dan analisa. "Kemampuan menalar dan menganalisa sangat diperlukan pada masa mendatang mengingat kecenderungan dunia yang lebih kompleks dan kompetitif,” jelas Menteri Anies.


Tag Berita :
#koran indonesia #nasional #beasiswa #presiden #kampus

Berita terakit :


Pengelolaan SDA Kaltara
Rabu 09 Maret 2016

Pengelolaan SDA Kaltara

Perusahaan dan Koperasi Diduga Bersekongkol Tipu Petani Sawit
Jumat 22 Desember 2017

Perusahaan dan Koperasi Diduga ...

Ketua APPK: Menyambut baik operasi Zebra
Jumat 10 November 2017

Ketua APPK: Menyambut baik ope ...

HUT TNI Ke-72 Tahun 2017 Dipusatkan di Cilegon
Rabu 30 Agustus 2017

HUT TNI Ke-72 Tahun 2017 Dipus ...