TEPAT SASARAN, KOMISI B MINTA SISTEM OP DILAKUKAN DI TIAP KECAMATAN

Kamis 26 Mei 2016 11:09:16 WIB Dilihat : 307 Kali


TEPAT SASARAN, KOMISI B MINTA SISTEM OP DILAKUKAN DI TIAP KECAMATAN

HALUANNEWS - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta kepada PemerintahProvinsi Jatim agar mengubah pola operasi pasar (OP) untuk digelar tiap kecamatan bukan ke pasar lagi. Hal inidilakukan agar masyarakat  miskin benar - benar menikmati harga sembako dengan murah.

Wakil Komisi B DPRD Jatim, Kabil Mubarok ditemui di ruang kerjanya DPRD Jatim, Rabu (25/5) mengatakan,operasi pasar saat ini sudah mulai tidak tepat sasaran. Dimana banyak oknum yang memanfaatkan operasipasar, misalnya adalah pedagang dan tengkulak yang kemudian dijual lagi.”Harus ada metode baru, mungkindilakukan per kecamatan atau menggunakan sistem seperti raskin, jadi metode operasi pasar dapat dievaluasilagi,” ujar Kabil.

Kabil berharap bahwa operasi pasar betul - betul dapat membantu masyarakat untuk dapat membelikebutuhan sembako. Maka, di tiap kecamatan tersebut bisa juga dilakukan dengan memilih kecamatan denganindeks kemiskinan cukup tinggi, sehingga operasi pasar benar-benar dapat tepat sasaran.

“Ada dua hal yang dapat dilakukan oleh dinas terkait, pertama adalah evaluasi pasar, lalu kedua adalah karenaini even tahunan seharusnya dinas terkait sudah dapat mengetahui tentang perkiraan harga tiap tahunnya.Sehingga kenaikan harga sembako dipasar sudah dapat diantisipasi dengan cepat,” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa antisipasi yang diberikan oleh disperindag selama ini juga belum maksimal baik mulaiH-7 sebelum ramadhan seharusnya sudah ada hitungan kalkulatif tentang harga sembako dipasaran selain itujuga tentang ketersediaan stok sembako selama ramadhan dan lebaran  juga harus diperhitungkan“Ini sudah even langganan seperti hari raya, tahun baru, natal dan lainnya maka harusnya sudah adaperkiraan, maka saat ada pihak atau faktor eks yang memainkan sudah dapat diantisipasi,”ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Ardhi Prasetyawan mengatakan, sejumlah kenaikanbarang kebutuhan pokok, diantaranya gula yang semula Rp 12.000 menjadi Rp 15.500, lalu Daging yang semulaRp 100 ribu menjadi Rp 107.000. Bawang merah masuk ke titil Rp 38.000.  “Maka kami upayakan subsisidiangkut maju, inginnya dari semula tanggal 1 semoga bisa mulai tanggal 26 Mei besok, ini masih kami rapatkanlagi oleh Pak Gubernur,” ujarnya.


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #daerah

Berita terakit :


FORWAMI Peduli Antar Sesama
Kamis 21 Desember 2017

FORWAMI Peduli Antar Sesama

Mendagri Jenguk  Eggi Sudjana
Minggu 28 Januari 2018

Mendagri Jenguk Eggi Sudjana

Walikota Medan Jamu Makan Malam Pelajar Korsel?
Minggu 19 Februari 2017

Walikota Medan Jamu Makan Mala ...

Pengelolaan Data Perlu Dukungan Sejumlah Instansi
Kamis 20 Oktober 2016

Pengelolaan Data Perlu Dukunga ...

Menpora Dukung Presiden Jokowi Letakkan Sepakbola Sebagai Pemersatu Bangsa
Sabtu 04 Februari 2017

Menpora Dukung Presiden Jokowi ...