Perjuangan Ulama dan Kyai Jangan Dilupakan

Rabu 11 Mei 2016 01:29:53 WIB Dilihat : 295 Kali


Perjuangan Ulama dan Kyai Jangan Dilupakan

HALUANNEWS - Banyumas – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, termasuk jasa para ulama dan kyai yang ikut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Karenanya, generasi bangsa tidak boleh melupakan jasa dan perjuangan para ulama untuk agama dan negara.

“Seperti ungkapan Bung Karno, bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghormati pahlawan-pahlawannya. Kalau diterjemahkan lebih luasadalah budaya menghormati para pendahulu dan para pejuang yang telah berjasa untuk kita semua,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi saat memberi sambutan pada haul Syekh Makhdum Wali dan Pangeran Senopati Mangkubumi di Pasirluhur, Karanglewas, Banyumas, Senin (9/5).

Wakil Gubernur yang hadir didampingi Ketua Yayasan Astana Pasirluhur KH Zaeni Mubarok serta sejumlah tokoh ulama, antara lain KH Amin Maulana Budiharjo dan KH Ahmad Sobri menjelaskan, tradisi haul sangat bagus karena melalui haul para kyai dan para ulama mengajarkan nilai-nilai, bahwa rakyat harus mengenang jasa dan perjuangan para pendahulu, menghormati, serta lebih dari itu mencontoh teladan yang diberikan para tokoh yang telah berjuang untuk agama, negara, dan masyarakat.

“Meskipun kita tidak mengalami maupun tidak pernah melihat beliau-beliau yang sudah di alam kubur, tetapi jasa dan perjuangannya senantiasa jangan kita lupakan. Seperti halnya pada hari ini, kita haul Syekh Wali dan tokoh-tokoh yang berjasa untuk kita semua. Sekali lagi nilai-nilainya luar biasa,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, di hadapan sejumlah ulama, Forum KomunikasiPemimpin Daerah (Forkopimda), camat, lurah, serta puluhan warga peserta haul, Heru meminta doa restu khususnya doa dari para kyai dan para ulama, supaya gubernur dan wakil gubernur Jateng dalam melaksanakan tugas-tugas negara senantiasa mendapat bimbingan Allah. “Saya pernah bupati dan sekarang wakil gubernur adalah atas ridho Allah dan dukungan dari masyarakat, termasuk panjenengan sedaya,” katanya.

Ketua Yayasan Astana Pasirluhur KH Zaeni Mubarok menambahkan, banyak kegiatan yang digelar di komplek makam Syekh Makhdum Wali atau Astana Pasirluhur yang selama ini sebagai tempat wisata religi. Antara lain pengajian umum, sholawatan, dan sarasehan kebudayaan dengan peserta para budayawan setempat. “Hampir setiap hari, terutama pada hari Kamis dan Jumat, tempat ini ramai dikunjungi peziarah dari Banyumas dan daerah sekitarnya. Bahkan banyak juga peziarah dari Jawa Timur dan Jawa Barat,” bebernya.

Seusai mengikuti haul, wakil gubernur beraudiensi dengan Ketua Panitia Pendirian Universitas Nahdatul Ulama Purwokerto, Prof Akhmad Sodiq dan para inisiator pembangunan Universitas NU Purwokerto di rumah makan yang berada di komplek Astana Pasirluhur. “Rencana pendirian Universitas NU ini merupakan cita-cita mulia. Apalagi dalam rangka memajukan pendidikan di Jawa Tengah,” kata wakil gubernur.

editor : cub


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #keluarga

Berita terakit :


Cegah Bahaya Narkoba, Pemkab Segera Adakan Sosialisasi Pasang Sepanduk dan Rangkul Pemuka Agama
Rabu 18 Oktober 2017

Cegah Bahaya Narkoba, Pemkab S ...

Riau Dikepung 39 Hotspot
Sabtu 11 Juni 2016

Riau Dikepung 39 Hotspot

Sistem Modular Percepat Penyelesaian 24 Sekolah Sementara di Pidie Jaya
Sabtu 04 Februari 2017

Sistem Modular Percepat Penyel ...

Tiga Prodi UNSA Makassar  Rampungkan Pengisian Borang
Rabu 20 Desember 2017

Tiga Prodi UNSA Makassar Ramp ...

Kebakaran di Cipinang Jaya, Lalu Lintas Dialihkan
Jumat 08 September 2017

Kebakaran di Cipinang Jaya, La ...

Selain Prodi, Sekjen Minta Layanan PTKI Segera Disatuatapkan
Minggu 02 April 2017

Selain Prodi, Sekjen Minta Lay ...

Pembangunan Tol Cigatas Dapat Percepat Pengembangan Wilayah Selatan Jawa
Kamis 09 Februari 2017

Pembangunan Tol Cigatas Dapat ...