Perjuangan Ulama dan Kyai Jangan Dilupakan

Rabu 11 Mei 2016 01:29:53 WIB Dilihat : 344 Kali


Perjuangan Ulama dan Kyai Jangan Dilupakan

HALUANNEWS - Banyumas – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, termasuk jasa para ulama dan kyai yang ikut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Karenanya, generasi bangsa tidak boleh melupakan jasa dan perjuangan para ulama untuk agama dan negara.

“Seperti ungkapan Bung Karno, bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghormati pahlawan-pahlawannya. Kalau diterjemahkan lebih luasadalah budaya menghormati para pendahulu dan para pejuang yang telah berjasa untuk kita semua,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi saat memberi sambutan pada haul Syekh Makhdum Wali dan Pangeran Senopati Mangkubumi di Pasirluhur, Karanglewas, Banyumas, Senin (9/5).

Wakil Gubernur yang hadir didampingi Ketua Yayasan Astana Pasirluhur KH Zaeni Mubarok serta sejumlah tokoh ulama, antara lain KH Amin Maulana Budiharjo dan KH Ahmad Sobri menjelaskan, tradisi haul sangat bagus karena melalui haul para kyai dan para ulama mengajarkan nilai-nilai, bahwa rakyat harus mengenang jasa dan perjuangan para pendahulu, menghormati, serta lebih dari itu mencontoh teladan yang diberikan para tokoh yang telah berjuang untuk agama, negara, dan masyarakat.

“Meskipun kita tidak mengalami maupun tidak pernah melihat beliau-beliau yang sudah di alam kubur, tetapi jasa dan perjuangannya senantiasa jangan kita lupakan. Seperti halnya pada hari ini, kita haul Syekh Wali dan tokoh-tokoh yang berjasa untuk kita semua. Sekali lagi nilai-nilainya luar biasa,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, di hadapan sejumlah ulama, Forum KomunikasiPemimpin Daerah (Forkopimda), camat, lurah, serta puluhan warga peserta haul, Heru meminta doa restu khususnya doa dari para kyai dan para ulama, supaya gubernur dan wakil gubernur Jateng dalam melaksanakan tugas-tugas negara senantiasa mendapat bimbingan Allah. “Saya pernah bupati dan sekarang wakil gubernur adalah atas ridho Allah dan dukungan dari masyarakat, termasuk panjenengan sedaya,” katanya.

Ketua Yayasan Astana Pasirluhur KH Zaeni Mubarok menambahkan, banyak kegiatan yang digelar di komplek makam Syekh Makhdum Wali atau Astana Pasirluhur yang selama ini sebagai tempat wisata religi. Antara lain pengajian umum, sholawatan, dan sarasehan kebudayaan dengan peserta para budayawan setempat. “Hampir setiap hari, terutama pada hari Kamis dan Jumat, tempat ini ramai dikunjungi peziarah dari Banyumas dan daerah sekitarnya. Bahkan banyak juga peziarah dari Jawa Timur dan Jawa Barat,” bebernya.

Seusai mengikuti haul, wakil gubernur beraudiensi dengan Ketua Panitia Pendirian Universitas Nahdatul Ulama Purwokerto, Prof Akhmad Sodiq dan para inisiator pembangunan Universitas NU Purwokerto di rumah makan yang berada di komplek Astana Pasirluhur. “Rencana pendirian Universitas NU ini merupakan cita-cita mulia. Apalagi dalam rangka memajukan pendidikan di Jawa Tengah,” kata wakil gubernur.

editor : cub


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #keluarga

Berita terakit :


Gara-gara BBM, Mahasiswa Riau Demo di Kantor Pertamina Riau.
Kamis 29 Maret 2018

Gara-gara BBM, Mahasiswa Riau ...

Wagub Buka Kejuaraan Tenis Tingkat Nasional 2017
Senin 04 September 2017

Wagub Buka Kejuaraan Tenis Tin ...

Gubernur Hadiri Apel Gelar Pasukan
Rabu 16 November 2016

Gubernur Hadiri Apel Gelar Pas ...

Panglima TNI Terima Audiensi Ketua KKIP
Selasa 13 Maret 2018

Panglima TNI Terima Audiensi K ...

Saham Asia Turun karena investor mencari Aman sebelum pertemuan Trump-Xi
Selasa 04 April 2017

Saham Asia Turun karena invest ...

Bareskrim Polri Tangkap Sindikat Pembuat dan Pengedar Uang Palsu
Kamis 19 Oktober 2017

Bareskrim Polri Tangkap Sindik ...