BANYAK LAKIP HANYA FORMALITAS

Senin 25 April 2016 22:53:08 WIB Dilihat : 428 Kali


BANYAK LAKIP HANYA FORMALITAS

HALUANNEWS- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengadakan asistensi dan bimbingan teknis Penyusunan Rencana Aksi Kinerja Pemerintah Kabupaten Bengkalis, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (25/04). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada SKPD dan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terkait penyusunan rencana aksi sebagai implementasi program kebijakan.
 
Devi Anantha, Inspektur Kementerian PANRB, mengungkapkan permasalahan dalam penyusunan laporan kinerja oleh instansi pemerintah dikarenakan kurangnya pemahaman terhadap rencana strategis, pengertian outcome, tidak bisa membedakan antara output dan outcome, serta kurang peduli terhadap pengukuran kinerja.
 
"Belum bisa menentukan indikator kinerja itu penyakit lama. Lakip selama ini dibuat hanya formalitas, padahal laporan kinerja itu adalah laporan bagi stakeholders," katanya.
 
Menurut Devi, indikator kinerja sebagai tolak ukur keberhasilan atau capaian program terhadap sasarannya sangat penting karena dalam penyusunannya sangat berkaitan dengan berbagai variabel yang bukan lagi disusun berdasarkan kalimat-kalimat kualitatif, melainkan realisasi pencapaian target kinerja.
 
Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Aan Syaiful Ambia, mengungkapkan bahwa rencana aksi merupakan turunan (penjabaran lebih lanjut) dari perjanjian kinerja yang dibuat oleh setiap SKPD kepada Bupati. Rencana aksi merupakan langkah strategis yang dilakukan dalam rangka percepatan pencapaian target yang telah ditetapkan dalam perjanjian kinerja.
 
"Kalau sudah sampai rencana aksi, ini sudah implementasi, sudah pelaksanaan program atau kebijakan," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Subbagian perencanaan dan JDIH, Suryo Hidayat, secara teknis menjelaskan bahwa sebelum melakukan penyusunan rencana aksi, setiap SKPD harus terlebih dahulu mengidentifikasi dan memperhatikan outcome yang akan dihasilkan, output, dan kemudian inputnya.
 
"Ketika menentukan target, perlu diperhatikan baselinenya. Karena ketika anggaran yang disetujui kurang dari yang direncanakan, maka sasaran tidak boleh berubah, tetapi targetnya yang bisa berubah (berkurang)," katanya.
 
editor : hi 

Tag Berita :
#gubernur jambi #presiden #politik

Berita terakit :


Pemko Himbau Seluruh ASN Hindari Pungli
Jumat 16 Desember 2016

Pemko Himbau Seluruh ASN Hinda ...

Paripurna Bahas Raperda APBD Sumsel TA 2017
Rabu 16 November 2016

Paripurna Bahas Raperda APBD S ...

Pemko Medan Siap Dukung KPUD Sukseskan Pilgub Sumut 2018
Jumat 27 Januari 2017

Pemko Medan Siap Dukung KPUD S ...

Gubernur : Pemprov dan Pemkab Komitmen Berantas PETI
Sabtu 03 September 2016

Gubernur : Pemprov dan Pemkab ...

LAPORKAN PUNGLI, IDENTITAS PELAPOR DILINDUNGI
Rabu 19 Oktober 2016

LAPORKAN PUNGLI, IDENTITAS PEL ...

Hayati Pakta Integritas, Malu Sama Rakyat
Senin 17 Oktober 2016

Hayati Pakta Integritas, Malu ...

Wali Kota Medan Tandatangani Komitmen Implementasi Pengendalian Gratifikasi
Kamis 08 September 2016

Wali Kota Medan Tandatangani K ...