P2DK Dibeli Anak Sapi Bukan Sapi Dewasa, Kades "Kabur" Sekdes Tertawa

Kamis 06 Desember 2018 13:31:14 WIB Dilihat : 734 Kali


P2DK Dibeli Anak Sapi Bukan Sapi Dewasa, Kades

HALUANNEWS.COM, Sarolangun--Lagi-lagi program P2DK menjadi  Sorotan masyarakat Batu kucing. Pasalnya Realisasi program yang di Anggarkan untuk pembelian bibit ternak Sapi di duga tidak sesuai dengan petunjuk teknis alias melabrak aturan.
 
Sapi sapi yang di beli tim Pelaksana Tehnis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD) di Duga masih anak anak Sapi yang berumur sekitar enam bulan atau kurang Dari satu tahun. Menurut Catatan Sapi Sapi yang ada di dalam petunjuk teknis setidaknya nya berukuran tinggi 105 cm Dan berumur 24 Bulan atau Dua Tahun.
 
Terkait hal tersebut Kepala Desa Batu Kucing M Rozali  ketika mau dikonfirmasi dikediamannya oleh media ini selalu menghindar dan lari tidak mau memberi keterangan, Sementara yang bersangkutan berada di Rumah hanya menyapa sekilas saja lalu menghilang.
 
Tidak mendapat jawaban M Rozali Selaku kades media ini melanjutkan perjalanan untuk mendapatkan informasi seputar pembelian sapi dana P2DK ke Rumah Sekdes.
 
Sukri Sekdes Desa Baru Kucing mebenarkan bahwa Realisasi program Dana P2DK Desa Batu Kucing dibeli sapi, namun ketika ditanya siapa ketua Tim PTPKD Desa Batu Kucing, dia bingung dan tidak bisa menjawab.
 
" Saya tidak tahu pak, " jawab Sukri. 
 
Ketika ditanya berapa jumlah Sapi yang di beli dari dana P2DK tahun 2018 ini dia menjawab." Kalau nggak salah sebanyak 17 ekor dan itu semua di di belikan oleh kepala Desa."jawabnya. 
 
Ketika ditanya kenapa yang di beli anak sapi, lagi lagi Sang sekdes mengakui saya tidak tau urusan itu, Tapi tahun dahulu kita juga beli sapi dapat sebanyak 22 ekor, tapi tahun ini hanya dapat 17 ekor saja  dengan nada ketawa ketawa.
 
Sapi sapi tersebut saat ini sudah diserah kan ke masyarakat cek sendiri di kandangnya. Salah seorang ibu rumah tangga yang tidak mau di sebut namanya mengakui telah mendapatkan bantuan sapi tersebut
 
"Benar pak sapi yang kami terima sapi kecil, kami terimo bae, kami dak tau menau itu urusan kades", ujar nya kental dengan logat bahasa daerah.
 
Beberapa orang warga desa setempat yang di sambangi media ini  terkait realisasi program dana P2DK Dan Dana Desa, mengatakan pengelolaan sangat tertutup dan hanya melibatkan segelintir orang saja. 
 
"Itulah pak banyak program Dari alokasi Dana yang masuk ke Desa kami ini banyak tidak kami ketahui, karena Kades dan kroninya la yang tau, sementara masyarakat tidak pernah di libatkan dan di ajak musyawarah, "kata sejumlah warga. 
 
Atas prilaku tertutup itu warga sangat merasa kecewa, tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena instansi pemerintah terkait yang diharapkan melakukan pengawasan juga terkesan tutup mata." Miliaran dana yang masuk ke desa, pembangunan hanya sampel saja, "ujar warga. 
 
Hasil pantauan media ini, di desa setempat tidak di temukan proyek proyek pembangunan yang berskala prioritas kebutuhan masyarakat setempat namun hanya ditemukan proyek proyek kecil di antara nya bangunan Drainase yang berukuran pendek dan Satu buah bangunan kecil yang saat ini tidak selesai pinising atau di cat separuh.
 
Sementara masyarakat setempat mengharapkan supaya alokasi dana di bangun jembatan menuju ke  pemakaman umum yang Rentan kena banjir.
 
"Apa lagi saat ini air sedang naik,  kalau ada yang meninggal susah sekali membawa ke pemakaman karena kondisi sungai di sama banjir, Namun ini tidak pernah di sentuh dari pembangunan dana Desa, sudah lama kita mengusulkan ini selalu di tolak sang kades dengan alasan yang tidak jelas." Imbuh warga setempat. (Asm)

Tag Berita :
#InfoTerkini #Sarolangun #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


Jateng Raih Penghargaan WTN ke-4
Selasa 31 Januari 2017

Jateng Raih Penghargaan WTN ke ...

 Industri Perfilman Harus Bersih Dari Narkoba
Selasa 21 November 2017

Industri Perfilman Harus Bers ...

Penggunaan Dana BOS Di Kabupaten Batang Hari Banyak Jadi Temuan
Selasa 29 Agustus 2017

Penggunaan Dana BOS Di Kabupat ...

Dinas Pariwisata  Pangkep Latih Keterampilan Barang Seni Masyarakat Pulau Saugi
Selasa 14 Agustus 2018

Dinas Pariwisata Pangkep Lati ...

Satgas TNI Bantu Evakuasi Korban di Masjid Jabal Nur
Selasa 07 Agustus 2018

Satgas TNI Bantu Evakuasi Korb ...