TNI Kerahkan Dua KRI Dukung Doa Bersama Keluarga Korban Lion Air JT-610

Rabu 07 November 2018 11:18:06 WIB Dilihat : 514 Kali


TNI Kerahkan Dua KRI Dukung Doa Bersama Keluarga Korban Lion Air JT-610

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan dua kapal perang, KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 untuk memfasilitasi keluarga korban dalam melakukan doa bersama dan tabur bunga dilokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat.

Sebanyak 726 orang yang ikut dalan kegiatan tersebut terdiri dari 589 keluarga korban dan 137 pendamping dari Lion Group embarkasi dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlayar menuju lokasi perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

Sekitar pukul 11.30 WIB kedua KRI jenis Landing Platform Dock (LPD) dari Komando Lintas Laut Militer tiba di perairan Tanjung Karawang. Dilokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di atas geladak Heli KRI, para keluarga korban dipimpin oleh rohaniawan dari TNI menggelar doa bersama dan dilanjutkan dengan tabur bunga.

Usai melaksanakan doa bersama, ke dua KRI tersebut berputar-putar mengelilingi lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 untuk memberikan kesempatan kepada keluarga korban menyaksikan lokasi jatuhnya pesawat dan proses pencarian serta evakuasi yang dilakukan oleh TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT sambil menaburkan bunga ke laut untuk para korban.

Sementara itu, Panglima Komando Armada (Pangarmada) I Laksda TNI Yudo Margono, S.E. di hadapan awak media mengatakan bahwa membawa keluarga korban ke titik jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 bertujuan untuk memanjatkan doa dan melaksanakan tabur bunga sekaligus keluarga korban dapat menyaksikan langsung lokasi jatuhnya pesawat.

“Sesuai instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI dan Kepala Basarnas bahwa pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610 oleh tim SAR gabungan akan terus dilakukan,” ujarnya.

Selanjutnya Laksda TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa seluruh kekuatan yang tergabung dalam SAR baik unsur kapal dan tim penyelam dari TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT dan instansi-instansi lain akan terus berupaya dan bekerja keras selama 24 jam.

“Sekarang ini tim penyelam masih bekerja melaksanakan pengangkatan puing-puing maupun korban yang ada di dalam laut untuk dievakuasi ke permukaan”, katanya.

 

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

 

Tag Berita :
#Prajurit-TNI #InfoTerkini #Militer #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #keluarga

Berita terakit :


Dinas Pariwisata Pangkep Gelar Bimtek Kewirausahaan Ekonomi Kreatif
Kamis 30 Agustus 2018

Dinas Pariwisata Pangkep Gelar ...

PON XIX JABAR 2016 DITUTUP WAKIL PRESIDEN RI
Jumat 30 September 2016

PON XIX JABAR 2016 DITUTUP WAK ...

Kepala LLDikti IX Merespon Positif Prodi Baru Notariat dan Advokat UMI Makasar
Senin 20 Agustus 2018

Kepala LLDikti IX Merespon Pos ...

Soal Ujaran Kebencian, Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Pemesan Yang Bayar
Minggu 27 Agustus 2017

Soal Ujaran Kebencian, Preside ...

Usai Salat Idul Adha, Presiden Jokowi Bagikan Hewan Kurban dan Paket Sembako
Jumat 01 September 2017

Usai Salat Idul Adha, Presiden ...