Mukhamad Misbakhun Nilai Program Pemerintah Sudah Pro Rakyat

Kamis 16 Agustus 2018 22:17:17 WIB Dilihat : 1081 Kali


Mukhamad Misbakhun Nilai Program Pemerintah Sudah Pro Rakyat

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwasanya program yang dicanangkan pemerintah pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 sudah berpihak kepada rakyat. Pemerintah memandang kehidupan masyarakat kecil harus diangkat derajat martabatnya.

“Pemerintah menambah program bagi 40 persen masyarakat miskin. Seperti pada Program Keluarga Harapan (PKH) yang 100 persen difasilitasi oleh pemerintah serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) naik menjadi 96 juta,” terang Misbakhun setelah mendengarkan Pidato Presiden Joko Widodo terkait RAPBN 2019 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2018).

Artinya, nilai politisi Partai Golkar itu, masyarakat yang  mendapatkan pelayanan kesehatan melalui JKN menjadi bertambah banyak. Total hampir mencapai 200 juta rakyat Indonesia sudah tercover dalam system Jaminan Kesehatan Nasional.

Misbakhun juga mencontohkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga ditingkatkan oleh pemerintah. Kemudian beasiswa bidikmisi, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta semua program yang bersifat mengangkat harkat martabat kualitas pendidikan juga mengalami peningkatan.

“Saya melihat bahwa pemerintah sangat hati-hati, sangat konservatif melihat kondisi internasional saat ini. Dimana gejolak potensi krisis seperti yang terjadi di Turki, akibat perang dagang antara Amerika dengan China yang sulit kita antisipasi,” tambah Misbakhun.

Dalam kehati-hatian itu, pemerintah terus berupaya menjaga kesinambungan terhadap program-program yang pro rakyat yang sudah berjalan. Saat ini masyarakat mulai merasakan pertumbuhan pembangunan. Pemerintah tetap ingin fokus dan berhati-hati melihat situasi yang ada bahkan cenderung terlihat konservatif. Walaupun demikian pemerintah menaikkan volume APBN 2019 menjadi Rp2.439,7 triliun.

“Menurut saya pemerintah ingin menjaga kesinambungannya. Infrastruktur anggaran ditambah artinya pemerintah ingin menyelesaikan dengan  tuntas program infrastruktur di 5 tahun pertama pemerintahan Presiden Jokowi,” pungkas legislator dapil Jawa Timur ini. (Parlementaria)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #politik

Berita terakit :


Rakornas KMHDI, Kabaharkam Polri: Media Sosial Bagian dari Ancaman Keberagaman
Jumat 01 September 2017

Rakornas KMHDI, Kabaharkam Pol ...

Menpora Dukung Presiden Jokowi Letakkan Sepakbola Sebagai Pemersatu Bangsa
Sabtu 04 Februari 2017

Menpora Dukung Presiden Jokowi ...

Kegiatan-Kegiatan Asyik untuk Ajarkan Si Kecil Mengenal Alam
Minggu 02 April 2017

Kegiatan-Kegiatan Asyik untuk ...

Ketua Umum Dharma Pertiwi berikan pembekalan kepada Istri calon Athan
Rabu 03 Oktober 2018

Ketua Umum Dharma Pertiwi beri ...

Satpol PP Akan Terus Tegakan Perda
Kamis 01 Februari 2018

Satpol PP Akan Terus Tegakan P ...

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pemeriksaan Tiga Pejabat BPRD DKI Sebagai Saksi
Selasa 07 November 2017

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pem ...