Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Dua Jenis Bayi Lobster ke Singapura

Senin 06 Agustus 2018 22:01:49 WIB Dilihat : 1000 Kali


Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Dua Jenis Bayi Lobster ke Singapura

HALUANNEWS.COM, Jambi - Direktorat Kepolisian Perairan Daerah Jambi, Kamis (5/8) berhasil menggagalkan penyelundupan dua jenis bayi Lobster diantaranya jenis Pasir dan Mutiara dari wilayah perairan Muara Kuala Lagan Kabupaten Tanjungjabung Timur yang akan di bawa ke Singapura. 
 
Direktur Polair Polda Jambi Kombes Fauzi Bhakti mengatakan kedua jenis bayi lobster dalam 16 kotak dalan sebuah kapal tanpa nama yang dibawa dua orang tersangka yakni AP dan RX yang berperan sebagai nahkoda kapal dan kurir pembawa lobster. 
 
"Dua jenis bayi lobster terdiri dari jenis Pasir berjumlah 89.460 ekor dan jenis Mutiara berjumlah 3.385 ekor. Perkiraan Total kerugian negara berkisar Rp 14 Miliar, "katanya saat ekspose di markas Ditpolair. Perkiraan kerugian ini dihitung dengan harga jual 89.460 ekor jenia pasar dengan harga jual perekor Rp 150 Ribu dan 3.385 ekor jenis mutiara Rp 200 Ribu perekor. 
 
Menurut pengakuan para tersangka, aksi penyelundupan ini kali keempat mereka lakukan. "Dari keterangangan tersangka mereka dapat upah 300 ribu perorang saat penyelundupan pertama, 700 ribu yang kedua dan ketiga sebesar 500 ribu serta yang ke empat ini sebesar 500 ribu perorang,” jelas fauzi.
 
Saat ini Ditpolair Polda Jambi tengah mendalam asal barang untuk pengembangan lanjutan. Termasuk soal siapa pemilik barang yang diduga dari Jambi. 
 
Saat ini para tersangka dan barang bukti telah diamankan, dan para tersangka diancam pasal 88 UU Nomor 45 Tahun 2009 jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman pidana kurungan maksimao 6 tahun penjara dan denda Rp1,5 Miliar. 
 
Pengungkapan kasus ini berawal adanya laporan dari masyarakat pada Minggu (5/8) sekitar pukul 08.00 Wib tentang adanya upaya penyelundupan bayi lobster menggunakan kapal pompong di sekitar TKP.  Setelah mendapatkan informasi, itu lalu personil menuju lokasi untuk melakukan penyergapan. 
 
Dari penyergapan tersebut, polisi menemukan 18 kotak berisi dua jenis bayi lobster. Lalu kedua tersangka langsung  diamankan di markas Polair di kawasan Kampung laut. Dari keterangan tersangka modus penyelundupan dilakukan secara marathon, awalnya benih lobster itu diangkut menggunakan minibus jenis APV ke dermaga masyarakat yang berada di Blok A Desa Lagan.  
 
Selanjutnya dari dermaga, ribuan benih bayi lobster itu akan diangkut ke tengah wilayah perairan untuk kemudian diangkut menggunakan speed boat yang telah menunggu di wilayah luar perairan amban lagan sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura. (rif)

Tag Berita :
#InfoTerkini #KotaJambi #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum

Berita terakit :


CEGAH KENAKALAN REMAJA, WAKIL BUPATI CIANJUR LAKUKAN SOSIALISASI DI LINGKUNGAN SEKOLAH
Kamis 18 Januari 2018

CEGAH KENAKALAN REMAJA, WAKIL ...

Panglima TNI : Alkomlek TNI Telah Berfungsi Buka Jalur Komunikasi di Asmat
Kamis 08 Februari 2018

Panglima TNI : Alkomlek TNI Te ...

Gubernur Ingin RSUP Paripurna Dalam Pelayanan
Selasa 24 Januari 2017

Gubernur Ingin RSUP Paripurna ...

KABUPATEN BLORA RAIH JUARA 3 GERAK JALAN CEPAT 28 KM SE JATENG
Kamis 19 Oktober 2017

KABUPATEN BLORA RAIH JUARA 3 G ...

Gizi Buruk di Asmat Harus Diselesaikan Secara Permanen
Selasa 23 Januari 2018

Gizi Buruk di Asmat Harus Dise ...

Mendagri Perangkat Desa Sepakat Tak Diangkat PNS
Sabtu 05 Agustus 2017

Mendagri Perangkat Desa Sepaka ...