Seleksi Panwaslu Kerinci dan Sungai Penuh, Ini Tanggapan Mantan Ketua Panwaslu Kota Sungai Penuh

Minggu 05 Agustus 2018 00:37:12 WIB Dilihat : 981 Kali


Seleksi Panwaslu Kerinci dan Sungai Penuh, Ini Tanggapan Mantan Ketua Panwaslu Kota Sungai Penuh

HALUANNEWS.COM, KERINCI -Tahapan seleksi Panwaslu tingkat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan Tim Seleksi (Timsel) Provinsi Jambi terus bergulir, dan akan menuju 6 besar dari 12 besar, termasuk untuk Panwaslu Kerinci dan Panwaslu Sungaipenuh. 

Informasi yang dihimpun, saat ini ada 12 nama peserta, diantaranya 3 orang incumben (Komisioner Panwaslu yang masih menjabat) dan 9 peserta seleksi baru. 

Direncanakan pada Sabtu (4/8) malam nanti akan dilakukan tahap wawancara terhadap 9 peserta seleksi baru. Dan setelah itu, akan diplenokan untuk menyisihkan 6 orang, kemudian ditetapkan 6 besar yakni 3 orang yang lama dan 3 orang peserta baru, yang selanjutnya akan mengikuti tahap fit and propertes. 

"Malam nanti kami tes wawancara, setelah itu mungkin besok sudah keluar hasil untuk 6 besar, untuk dilanjutkan fit and propertes" ungkap salah seorang peserta seleksi yang meminta tidak disebutkan namanya. 

Dipenghujung tahapan seleksi tersebut, sejumlah pihak berharap semoga seleksi untuk Panwaslu Kerinci dan Panwaslu Sungaipenuh tidak mengecewakan dan rangkaian tahapan seleksi yang dilakukan tidak hanya sekedar formalitas belaka. 

"Sebentar lagi tahapan seleksi Panwaslu selesai, kita terus memantau. Semoga hasilnya nanti tidak mengecewakan masyarakat luas, karena masyarakat tahu potensi semua peserta seleksi," ungkap Rudi Hartono, pengamat kebijakan publik Kerinci dan Sungaipenuh. 

Menurut dia, Timsel dan Bawaslu Provinsi Jambi harus jeli dan objektif dalam menetapkan 6 besar, karena keputusan yang keliru akan berakibat fatal dikemudian hari. 

"Masa tanggapan masyarakat kan ada, kita berharap Timsel mendengar dan mencari tahu ke tengah masyarakat, bagaiamana track rekor para peserta termasuk komisioner Panwaslu yang lama," ungkapnya. 

Oleh sebab itu, dia kembali menegaskan, akan lebih baik Komisioner Panwaslu Kerinci dan Panwaslu Sungaipenuh diduduki oleh wajah baru yang berkompeten dan teruji, tidak sekedar menjabat namun benar-benar mampu bekerja. 

"Tujuan dilakukan evaluasi dan seleksi tentu untuk memilih orang yang tepat dan berkompeten, oleh sebab itu kita lihat peserta yan ikut seleksi banyak yang potensial, kesampingkan titipan-titipan dan kepentingan, putuskan secara objektif," ungkapnya. 

Sementara itu, mantan Ketua Panwaslu Sungaipenuh dua periode, Toni Indrayadi S.Pd M.Pd, dimintai tanggapannya terkait seleksi Panwaslu Kerinci dan Sungaipenuh, dia yakin dan percaya timsel dapat menseleksi orang-orang yang tepat dan berkompeten. 

"Ya, tentu kita percaya pada timsel. Namun, sebagai mantan Ketua Panwaslu Sungaipenuh, saya beraharap Komisioner Panwaslu dipercayakan kepada orang yang berpengalaman, dan mengerti serta memahami aturan perundang-undangan mengenai Pemilu," jelasnya. 

Disamping itu, kata dia, Timsel juga harus berkenan mendengar tanggapan dari masyarakat, baik itu terkait Panwaslu yang masih menjabat, maupun peserta seleksi yang baru. 

"Informasi dari tanggapan masyarakat secara langsung atau tidak langsung, perlu dipertimbangkan, agar siapa yang ditetapkan nanti benar-benar orang yang tepat," kata Kandidat Doktor ini

Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat tugas dan fungsi serta kewenangan Panwaslu dalam Pemlilu sangat krusial, oleh sebab itu timsel harus benar-benar selektif. Komisioner Panwaslu harus mampu berkoordinasi dan menjalin kemitraan yang baik dengan semua pihak, apalagi dengan bawahan seperti Panwascam dan Panwaslu Desa. 

"Berdasarkan pengalaman, untuk Kerinci dan Sungaipenuh memang komisioner Panwaslu harus orang-orang yang teruji dan berpengalaman, mengingat suhu dan tensi Politik di Kerinci dan Sungaipenuh berbeda dari daerah lain," ungkap Dosen IAIN Kerinci itu, yang juga Ketua Koni Kota Sungai Penuh

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari sumber, dari beberapa peserta seleksi ada peserta yang isterinya bekerja di Panwaslu Sungaipenuh, selain itu juga ada peserta yang kena disisi kesehatan. Terkit hal ini, belum ada klarifikasi dari pihak terkait.

Sedangkan untuk Panwaslu yang lama seperti Panwaslu Kerinci, baru-baru ini dilapor ke DKPP terkait Pilkada Kerinci. Kemudian untuk Panwaslu Sungaipenuh, kinerja para komisioner dinilai tidak terarah antara atasan dengan bawahan, kurangnya kemitraan dengan berbagai pihak, serta beredar isu para komisioner tidak sejalan atau tidak menganut manajemen koletif kolegial.(Idp)


Tag Berita :
#InfoTerkini #Kerinci/Sungai Penuh #berita terkini indonesia #koran indonesia #politik

Berita terakit :


TAHUN 2018, LOBAR TARGETKAN PROFIL KELUARGA SEHAT
Kamis 09 November 2017

TAHUN 2018, LOBAR TARGETKAN PR ...

Gubri Tegaskan Tidak Ada Tawar-Menawar Soal Karhutla
Selasa 24 Januari 2017

Gubri Tegaskan Tidak Ada Tawar ...

Lantik pengurus korpri, Gubernur ingatkan PNS tetap netral
Jumat 26 Agustus 2016

Lantik pengurus korpri, Gubern ...

KESEJAHTERAAN MELALUI PENDIDIKAN NON FORMAL
Sabtu 26 Agustus 2017

KESEJAHTERAAN MELALUI PENDIDIK ...

Media Masa Perlu Menginspirasi
Kamis 09 Februari 2017

Media Masa Perlu Menginspirasi ...

Pemkab Akan Perioritaskan Jalan Kasang Pudak Sampai 3 KM Jalan Akan Dilakukan Peningkatan
Senin 14 Agustus 2017

Pemkab Akan Perioritaskan Jala ...