Polres Sarolangun menetapkan Tersangka Pelaku Pembakaran Lahan

Rabu 01 Agustus 2018 20:00:35 WIB Dilihat : 743 Kali


Polres Sarolangun menetapkan Tersangka Pelaku Pembakaran Lahan

HALUANNEWS.COM, Sarolangun--Polres Sarolangun menetapkan tersangka pembakaran lahan, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A- 01/VII/2018/Jambi/Res SRL/Sek SRL, tanggal 18 Juli 2018 dengan tempat kejadian perkara di Desa Sungai Baung Kec. Sarolangun.
 
Barang bukti dalam perkara ini  yakni 1 (satu) Korek Api, Kayu Bekas Terbakar dan  Lahan Bekas Terbakar.
 
Kejadian atas tersebut terjadi pada hari rabu tanggal 18 Juli 2018 sekira pukul 11.30 wib Tim Satgas Karhutla Kab. Sarolangun melakukan pencarian Titik Hotspot di Ds. Sungai Baung, kemudian ditemui Lahan yg sedang terbakar dan seseorang yg diduga melakukan pembakaran Lahan tersebut. Diduga pelaku tersebut selanjutnya diamankan beserta barang bukti dan dilakukan pemadaman kebakaran lahan tersebut. Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya. Kemudian Pelaku dan BB di amankan Ke Polres Sarolangun guna proses hukum lanjut.
 
berdasarkan kejadian tersebut pada hari Senin tgl 30 Juli 2018, dilaksanakan penetapan Tersangka Tindak Pidana Karhutla oleh Sat Reskrim Polres Sarolangun terhadap diduga pelaku AN bin AM (laki-laki, 50 tahun, warga Ds. Sungai Baung Kec. Sarolangun) berdasarkan hasil penyidikan terhadap peristiwa Kebakaran Lahan di Ds. Sungai Baung Kec. Sarolangun. Pelaku diduga melakukan pembakaran lahan dengan tujuan membuka/mengolah lahan.
 
Adapun Pasal Pidana yg dipersangkakan  yakni Pasal 108 Jo. Pasal 56 Ayat (1) UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang menyatakan : "Setiap pelaku usaha perkebunan dilarang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar”, dipidana dengan pidana penjara lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) atau Pasal 108 Jo. Pasal 69 Ayat (1) huruf h UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan : "Setiap orang dilarang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar", sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1) huruf h, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
 
Selanjutnya Lahan yg dibakar disegel untuk keperluan proses penyidikan.
 
Kapolres Sarolangun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar atau sengaja melakukan pembakaran lahan. Bagi yang masih melakukan akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. 
 
Saat ini Satgas Karhutla Kab. Sarolangun yg terdiri dari personil gabungan TNI - Polri dan Pemda, ada di tiap-tiap Kecamatan yg akan memantau jika terjadi kebakaran lahan dan terpantau Satelit Pemantau Kebakaran Lahan. 
 
Petugas Polri yg terlibat dalam Satgas tersebut akan mengamankan langsung para pelaku jika ditemui di lokasi kebakaran lahan dan akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembakaran lahan yg mencoba untuk kucing-kucingan dengan petugas.
 
Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, S.IK, M.AP melalui Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke, S.IK. membenarkan informasi tersebut, ketika diminta konfirmasi (Yunus)

Tag Berita :
#InfoTerkini #Sarolangun #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum

Berita terakit :


Pemilik Bangunan di Atas Drainase Masih Membandel
Selasa 15 Agustus 2017

Pemilik Bangunan di Atas Drain ...

Legislator Terima Aspirasi DOB Apau Kayan
Senin 21 November 2016

Legislator Terima Aspirasi DOB ...

Kemenpar Siapkan Tenaga Rescue Wisata Danau Toba
Selasa 14 Maret 2017

Kemenpar Siapkan Tenaga Rescue ...

Walikota Makassar Irup di HUT PDAM ke 93
Rabu 09 Agustus 2017

Walikota Makassar Irup di HUT ...

Inilah Calon Formatur Ketua Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari Jokyakarta
Selasa 20 Februari 2018

Inilah Calon Formatur Ketua Ta ...