Kejari Ende" Kasus Paumere Tersangka HG, CS Segera Masuk Tahap P-21

Jumat 27 Juli 2018 23:12:06 WIB Dilihat : 589 Kali


Kejari Ende

HALUANNEWS.COM,ENDE- Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Ende,melalui Kasie Intel Kejari Ende,Abdon Calvari Toh, SH pada Kamis 26/7 pagi.
 
Abdon  membenarkan berkas Kasus Tanah Ulayat di Paumere yang sudah di tetapkan 5 orang tersangka atas nama HG CS ,oleh Polres Ende saat ini sudah memasuki tahap P-19 dan apabila kami teliti sudah terpenuhi semua petunjuk maka akan segera masuk pada tahap P-21 yaitu Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti(BB)dan saat ini berkas tersebut ada di pihak kejaksaan
 
Sementara berkas saat ini ada pada kami dan akan Di teliti kembali  apabila sudah memenuhi syarat maka kami akan segera memberi petunjuk guna maju pada tahap P-21 dan selanjutnya tinggal di laksanakan tahapan selanjutnya 
"Sekarang berkas sudah di kirim kembali dari Pihak penyidik Reskrim Polres Ende,sementara sudah ada di kami dan akan di teliti lagi dan apabila setelah di lakukan pemeriksaan materi dan ternyata semua sudah memenuhi syarat maka akan dilanjutkan dengan P-21"ujarnya.
 
Di saat yang berbeda Kapolres Ende AKBP Achmat Muzayin mengatakan kasus tanah di Paumere kecamatan Nangapanda sudah dilimpahkan ke kejaksaan negeri Ende.Pelimpahan berkas tersebut sudah dilakukan pada tanggal 10 Juli
 
 
Disebutkan, kasus Paumere yang sudah ditetapkan tersangka oleh pihaknya sebanyaj 5 orang dan  kini sudah di kejaksaan negeri Ende yang oleh penyidik Reskrim diserahkan tanggal 10 Juli 2018 yang lalu.
 
" Kami sudah serahkan ke kejaksaan negeri Ende tepatnya tanggal 10 Juli.Kasus Paumere dengan lima tersangka" ujarnya Kepada para awak media ini  mengatakan, kejaksaan sudah memeriksa dan sudah dua kali P 19, kini tambah Sujud, pihaknya masih menunggu petunjuk lanjutan untuk melengkapi berkas tersebut.
 
 
Untuk diketahui, konflik tanah Ulayat milik suku Paumere di desa Ndeture kecamatan Nangapanda berujung penetapan lima tersangka oleh tim penyidik Reskrim Polres Ende karena diduga menyendera sebelah warga yang melakukan pemasangan pilar batas tanah.Tindakan tersebut menyebabkan kesebelas warga melaporkan kepihak kepolisian.
 
Atas laporan dan pengaduan polisi melakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan secara maraton kepada terlapor dan akhirnya menetapkan kelima warga yang di duga menyendera sebagai tersangka.
 
Kelima tersangka masing-masing yakni HG ( mantan anggota DPRD Ende) , WM, SD, AA,dan GR.Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian resort Ende mereka tidak ditahan hingga sekarang ini.( Dance henukh )

Tag Berita :
#NusaTenggaraTimur #InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum

Berita terakit :


Yogyakarta Terpilih Menjadi Tuan Rumah Pameran Filateli Nasional 2016
Kamis 10 November 2016

Yogyakarta Terpilih Menjadi Tu ...

Bupati Muaro Jambi Terima Kunjungan Timpenilai Lomba Pembinaan Teritorial
Jumat 08 September 2017

Bupati Muaro Jambi Terima Kunj ...

Industri Gasifikasi Batubara Jepang Diminta Menperin Mengembangkan Investasi di Indonesia
Sabtu 10 September 2016

Industri Gasifikasi Batubara J ...

Polsek Metro Tanah Abang Amankan 5 Juru Parkir di GBK yang Meresahkan Warga
Minggu 24 September 2017

Polsek Metro Tanah Abang Amank ...

Konsorsium Industri Fotovoltaik Pacu Pembangunan PLTS
Rabu 01 November 2017

Konsorsium Industri Fotovoltai ...