Kepala BLK Kerinci Sebut Siswa yang Memberi Keterangan Kepada Media Pendengarannya Terganggu

Sabtu 14 Juli 2018 09:48:57 WIB Dilihat : 850 Kali


Kepala BLK Kerinci Sebut Siswa yang Memberi Keterangan Kepada Media Pendengarannya Terganggu

HALUANNEWS.COM, Kerinci - Oknum PNS UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kerinci menjadi sorotan publik, ia dikenal bukan dikarenakan kinerja yang baik, tetapi dikarenakan kicauannya di Media Sosial Facebook yang dipublisnya terkait dengan adanya pemberitaan Media Online Explore News yang dipublis pada tanggal 12 Juli 2018 yang berjudul “Transportasi Dipotong, Peserta Pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kab. Kerinci Kecewa.”

Dalam postingannya yang diunggah pada hari Jum’at tanggal 13 Juli 2018 menuai pertanyaan bagi masyarakat dan Netizen, dalam unggahan tersebut Suhaidir membantah pemberitaan Media Explore News yang dipublis beberapa waktu yang lalu tanpa jalur yang benar.

Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers bahwa Hak jawab seharusnya disampaikan langsung ke redaksi Media yang bersangkutan. 

Tetapi anehnya suhaidir Kepala UPTD BLK Kab. Kerinci berkicau di media Sosial Facebook, bukan itu saja dalam postingan tersebut juga mengucilkan Peserta BLK dengan mengatakan bahwa siswa yang memberi keterangan kepada media ini perlu di cek kesehatan mentalnya bisa jadi tidak sehat dan alat pendengarannya terganggu.

Sumber yang juga merupakan peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kerinci mengecam tindakan yang dilakukan oleh Suhaidir.

“tidak sepantasnya seorang pejabat menulis di Media Sosial dengan mengucilkan peserta pelatihan BLK, kesehatan kami tentu sehat karena sudah mengikuti tes dan memberikan persyaratan KIR ke pihak BLK dan Alhamdulillah lulus sebagai siswa di BLK, kalau tidak sehat tidak mungkin kami bisa lulus, kalaupun lulus berarti pihak BLK perlu dicek kesehatan mentalnya”, jelas sumber.

Lebih lanjut sumber menerangkan terkait dengan pembayaran biaya transfortasi yang di bayar oleh pihak BLK sewaktu pembayaran tidak ada diberitahukan bahwa uang tersebut menggunakan uang pribadi, kalaupun uang transport yang digunakan uang pribadi untuk menanggulangi, tidak seharusnya Pihak BLK melakukan Pemotongan.

Suhaidir kepala UPTD BLK Kabupaten Kerinci dikonfirmasi ulang terkait dengan permasalahan tersebut enggan berkomentar, ia hanya meyamapaikan “langsung dengan 4 pejabat saja di dinas, tidak usah dengan saya,”. (Tim)


Tag Berita :
#InfoTerkini #Kerinci/Sungai Penuh #berita terkini indonesia #koran indonesia #kampus/sekolah

Berita terakit :


Sepupu Jadi Korban KM Zahro Express, Ketum PKB Terpukul
Senin 02 Januari 2017

Sepupu Jadi Korban KM Zahro Ex ...

Wali Kota Makassar Unjuk Kepiawaian Menyiar di TVRI
Senin 02 Januari 2017

Wali Kota Makassar Unjuk Kepia ...

BUPATI PRINGSEWU & BUPATI BANYUWANGI TEKEN NOTA KESEPAKATAN KERJASAMA
Minggu 17 September 2017

BUPATI PRINGSEWU & BUPATI BANY ...

Mahasiswa NTT di Yogya Dukung Pasangan Cagub Benny-Litelnoni
Rabu 21 Februari 2018

Mahasiswa NTT di Yogya Dukung ...