Pasar Pattontongang Maros Ini Hanya Ramai Pada Ahad dan Rabu

Jumat 13 Juli 2018 21:42:23 WIB Dilihat : 2377 Kali


Pasar Pattontongang Maros Ini  Hanya Ramai Pada Ahad dan Rabu

HALUANNEWS.COM, Maros--Pasar kecil  ini  berdiri di tengah-tengah pemukiman penduduk Desa Pattongtongan Kecamatan Mandai kabupaten Maros.  Aktitas jual beli ini mulai beroprasi pada tahun 2013 silam.

Tak jauh berbeda suasana pasar lainnya pemandangan tidak hanya menyuguhkan berbagai jenis kebutuhan, jugamerekam  berbagai macam ekspresi, dari senang, sedih, kesal, ataupun marah.

Mulai dari tangisan anak-anak yang merengek untuk dibelikan mainan hingga ibu-ibu yang terus bernegosiasi soal harga.

Pasar ini  aktif pada hari Ahad dan Rabu. Namanya diambil dari desa lokasi pasar ini beroperasi.

Meski lahan pasar terbilang kecil, namun tidak memutuskan semangat juang ataupun kreatifitas pedagangmendirikan lapak-lapak di pinggir jalan bermodalkan penyangga kayu, atap terpal, dan meja-meja dari kayu bekas.

Pada hari Ahad pasar itu lebih ramai  pembeli.  Letaknya  cukup strategis di pinggir jalan  tembus ke Makassar.

Mudah dilewati  pengendara yang hendak ke kota  sekedar jalan-jalan maupun liburan. Tidak sedikit singgah untuk sekedar membeli kebutuhannya.

Salah seorang pedagang di pasar itu, Hamsina (31), kepada media Kamis (12/7/2018) mengatakan,  sehari-harimenjual kue tradisional mengaku sangat senang  profesinya sebagai penjual kue tradisional.

 Sebelumnya, hanya ibu rumah tangga kini bisa mengasah kemampuan dalam membuat kue guna membantu suaminya menghasilkan rupiah.

 Tidak kecil penghasilan didapatnya, sehari dia mengaku bisa mengantongi omset Rp 2 juta setiap hari pasar.

Pembeli yang datang selain orang-orang yang lewat, juga banyak langganan. Kue juga selalu laku terjual semua’’ tuturnya dengan logatBugis kental.

Wanita asli keturunan darah Bugis itu juga menambahkan  pekerjaannya tidaklah semudah menghitung omsetnya, pasalnya ia harus begadang semalaman dengan dibantu oleh empat orang-orangnya untuk membuat kue-kuenya.

Bertanya soal kelelahan, dia hanya memamerkan deretan giginya yang rapi bak senyum pepsodent. Dari senyum dan tatapan matanya bisa terlihat semangat berkobar.

Penjual kue yang akrab disapa Hamsina itu menuturkan bahwasanya pasar ini dulunya hanya tanah kosong yang hampa tak terurus.

Sampai pada tahun 2013 tanah ini difungsikan menjadi lahan pasar. Sebagian besar pedagang pun berdomisili dari desa ini sendiri.

Pasar Pattontongang ini cukup bersih dan terurus meski tak ada petugas khusus yang membersihkannya seperti pasar lainnya.

Salah satu pembeli mengaku puas dengan keadaan pasar yang cukup bersih dan aman meski tak ada petugas khusus yang menangani keadaan pasar.

Sebenarnya tidak semua pasar kecil itu terkesan kotor dan rawan. Bisa dibuktikan dengan adanya pasar pattontongan ini tidak seperti apa yang orang bayangkan.

Laporan: Riska Ayu Ninsi


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah #ekonomi

Berita terakit :


Di Swiss, Menperin Restui Kerja Sama Pusat Inovasi Digital Senilai USD 9,17 Juta
Minggu 22 Januari 2017

Di Swiss, Menperin Restui Kerj ...

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter Serap Investasi dan Naker
Rabu 11 Januari 2017

Kemenperin Pacu Kawasan Indust ...

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 300 Kg Ganja Siap Edar
Sabtu 14 Oktober 2017

Polda Metro Jaya Gagalkan Peny ...