Hardi, Pedagang Asongan di Taman Wisata Bantimurung Maros ini Bergaya Parlente

Kamis 12 Juli 2018 22:19:57 WIB Dilihat : 3135 Kali


Hardi, Pedagang Asongan di Taman Wisata Bantimurung Maros ini Bergaya Parlente

HALUANNEWS.COM, Maros--Ganteng-ganteng dan parlente pedagang asongan, itulah mungkin kata yang pas untuk sosok yang satu ini. Hardi (14) salah seorang pedagang asongan yang biasa  ditemui di area  Taman Wisata Bantimurung Maros Sulawesi Selatan.

Lahir di kalangan keluarga petani, 12 Desember 2004.  Sosok Hardi adalah siswa SMPN 15 Simbang  Maros.

Jalani pekerjaan itu  jadi pedagang asongan sejak usia lima tahun, yang unik dari penampilannya  adalah konsep pakaian yang ia kenakan masih saja konsisten sejak pertama dia  berjualan.

Ditambah dengan wajah rupawan dan sikapnya yang ramah, menjadikan daya pikat untuk setiap pelanggan saat dia menjajakan barang dagangan, berupa souvenir khas Bantimurung.

Setiap hari saat pulang sekolah, siswa SMPN 15 Simbang berangkat dari rumahnya di desa Jene'tesa Kecamata Simbang ke Taman Wisata Batimurung, namun dihari libur ia biasa mulai berjualan lebih cepat yaitu pukul 09.00 - 17.30.

Ditemui, Minggu (8/7/2018), dijelaskan soal bagi waktu  waktunya antara jualan dan bermain.  Pemuda usia  14 tahun ini mengatakan hanya bisa bermain dengan teman-teman saat  di sekolah.

Kalau sudah pulang  harus berangkat membantu ibu  untuk jual asongan, kalau diberi  waktu untuk libur biasanya  ketempat wisata lain dengan teman saya" ujar si pecinta film romantis itu.

Apa yang ia tekuni selama ini  adalah hal patut ia syukuri. Karena selain tidak mengganggu aktivitasnya sebagai seorang pelajar dia juga bisa membantu keluarga yang tidak lain sebagai motivatornya.

Disisi lain dia juga bisa memenuhi kebutuhan pribadi, dia juga mengaku dengan berjualan asongan membuatnya lebih percaya diri terlebih jika  sedang bertransaksi dengan turis-turis mancanegara. tegasnya.

Disaat  berkeliling menjajakan dagangannya ada dua jenis jajanan ditawarkan  yaitu manisan manga yang biasa ia jual dengan harga  Rp. 3.000, - dan rujak buah dengan Rp10.000,-  perbungkusnya.

Jika diperhatikan sebenarnya apa yag ia jual bukan sesuatu yang istimewa malah sering kita lihat hampir disetiap tempat jajanan itu sering kita temui apalagi tempat ramai seperti tempat wisata Bantimurung.

Tapi siapa sangka dengan gayanya yang super kece ditambah wajah rupawan serta sikapnya yang ramah ia bisa menghasilkan sampai 700.000 rupiah perharinya dengan dua jenis dagangannya itu.

Sosok hardi merupakam satu dari sekian sosok teladan yang ada di antara kita. Jika anak-anak kekinian lebih suka keluyuran tidak jelas.

Dia lebih memilih mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat salah satunya dengan  berjualan untuk membantu keluarganya.

Laporan : Muh Faisal Fattah


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #ekonomi

Berita terakit :


Harrie: Paduan Suara Menumbuhkan Rasa Kebersamaan
Kamis 24 November 2016

Harrie: Paduan Suara Menumbuhk ...

Diduga Oknum Sekdes Jabat Pekerjaan Rangkap
Minggu 21 Januari 2018

Diduga Oknum Sekdes Jabat Peke ...

Energi Arus Laut Sangat Potensial Dikembangkan di Indonesia
Minggu 01 April 2018

Energi Arus Laut Sangat Potens ...

Polsek Batang Asai Melakukan Jum'at Bersih
Jumat 19 Januari 2018

Polsek Batang Asai Melakukan J ...