Syarat Diskriminatif dan mengada-ngada, Lelang Pasar DAK Sarolangun menuai Protes

Senin 09 Juli 2018 00:23:03 WIB Dilihat : 706 Kali


Syarat Diskriminatif dan mengada-ngada, Lelang Pasar DAK Sarolangun menuai Protes

HALUANNEWS.COM, Sarolangun--Lelang Pasar DAK desa Mentawak Baru Kabupaten Sarolangun berujung protes, setelah dalam proses Aanwidzjing (penjelasan) pada hari Jumat 6 Juli 2018 mendapat pertanyaan dari peserta Lelang tersebut.
 
Salah satu peserta mempertanyakan Persyaratan Memiliki Kemampuan pada Sub Klasifikasi Jasa Pelaksana untuk konstruksi bangunan Komersial (86 004). Jasa Pelaksana Kontruksi Pemasangan pipa Air (Plumbing) dalam Bangunan dan Salurannya (MK002). Karena pada beberapa paket pelelangan pasar DAK beberapa hari sebelumnya tidak mempersyaratkan SBU Tambahan MK002, "mengapa pada pelelangan ini mempersyaratkan SBU MK002?"
 
Bahkan ada peserta yang menuduh diskriminatif karena perusahaan lain tidak bisa menawar. "siang bos....sepertinya tidak boleh perusahaan Iain ikut nawar, sudah di kunci pake gembok...."
 
Peserta yang lain pun ada yang memohon, "Pokja... berilah keringanan kepada kontraktor bersaing dan dalam memasukkan penawaran jangan mempersulit kami dengan persyaratan ini....hilangkan MK002 ...... hilangkan mandor bangunan gedung karena tidak terdaftar pada LPJKN "
 
Dugaan peserta lainpun tak kalah pedas, "... kami menyangka paket ini sudah diatur, alias sudah ada penganten nya. agar rekanan Iain tidak bisa masuk penawaran. alangkah baiknya kalau bersaing secara sehat."
 
Peserta lain sampai menuduh adanya setor-menyetor, "yang punya paket udah stor duluan y xixixixi"
 
Di tempat terpisah, E, Kontraktor yang sering mengikuti Lelang di ULP Provinsi Jambi menyampaikan " berpedoman pada Perpres 16 tahun 2018 yang mengganti Perpres 54 tahun 2010, pemaketan Pekerjaan dibawah 2,5 M seharusnya  tidak dibenarkan menambah subklasifikasi pada pekerjaan minor, apalagi ini adalah pekerjaan minor dengan bobot kurang dari 10 persen dari total pekerjaan."
 
"Pekerjaan dibawah 2,5 Miliar dimana yang boleh mengikuti lelang adalah perusahaan kecil bukan perusahaan besar. Seharusnya syarat yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pasar tersebut tidak memberatkan perusahaan kecil dan mengada-ngada."
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasar DAK dinas Kopperindag Sarolangun, Fiktor Age, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon bernada sibuk.(yunus)

Tag Berita :
#InfoTerkini #Sarolangun #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


Komandan PDB :  TNI Gabungan Kerahkan Alat Berat Bersihkan Gempa Lombok
Rabu 15 Agustus 2018

Komandan PDB : TNI Gabungan K ...

Wako AJB Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-57
Selasa 14 Agustus 2018

Wako AJB Pimpin Upacara HUT Pr ...

Lipesia Riau Mulai Bergulir Bidik Atlet Sepakbola Potensial
Minggu 11 Februari 2018

Lipesia Riau Mulai Bergulir Bi ...