Periksa ke Dokter yang Sama Bisa Turunkan Risiko Kematian?

Minggu 08 Juli 2018 14:24:24 WIB Dilihat : 52 Kali


Periksa ke Dokter yang Sama Bisa Turunkan Risiko Kematian?

HALUANNEWS.COM--Sebagian orang memiliki dokter langganan untuk menangani berbagai macam masalah kesehatan. Sisanya, lebih memilih berganti-ganti dokter tiap kali ke rumah sakit. Bagaimana dengan Anda sendiri?

Menurut penelitian, memeriksakan penyakit Anda ke dokter yang sama ternyata bisa menurunkan risiko kematian. Baik itu kunjungan ke dokter umum maupun spesialis, dan ini telah terbukti di berbagai budaya serta sistem kesehatan. Dilansir BBC, tim peneliti asal Universitas Exeter berusaha menjabarkannya.

Peneliti mengungkap, pasien yang datang kepada dokter yang sama memiliki keuntungan tersendiri. Selain mampu mendapatkan kenyamanan secara khusus, dokter pun dapat lebih memahami kondisi pasiennya dari waktu ke waktu.

Kesinambungan perawatan dengan memiliki dokter langganan, diketahui sangat bermanfaat untuk pasien dengan penyakit kronis, masalah kesehatan mental jangka panjang, dan kebutuhan kompleks lainnya.

Komunikasi lebih baik

Studi yang dipublikasikan di BMJ Open tersebut menganalisis hasil dari 22 studi di sembilan negara berbeda, termasuk Inggris, Perancis, AS, Kanada dan Korea Selatan. Sebanyak 18 studi menunjukkan bahwa kontak dengan dokter yang sama selama setidaknya dua tahun, berhubungan dengan menurunnya angka kematian. Kondisi tersebut jika dibandingkan dengan pasien-pasien lain yang tidak punya dokter langganan.

Para peneliti mengatakan kesinambungan perawatan penting dan harus diberikan prioritas lebih tinggi dalam perencanaan perawatan kesehatan. Philip Evans selaku salah satu peneliti mengatakan bahwa kesinambungan perawatan terjadi ketika seorang pasien dan dokter saling bertemu berulang kali dan saling mengenal satu sama lain.

"Ini mengarah pada komunikasi yang lebih baik, kepuasan pasien, kepatuhan terhadap nasihat medis dan penggunaan layanan rumah sakit yang jauh lebih rendah," katanya.

Kesinambungan perawatan

Sir Denis Pereira Gray selaku peneliti lainnya mengatakan, “Pasien sudah lama tahu, penting sekali siapa dokter yang mereka temui dan sebaik apa mereka bisa berkomunikasi. Kini sudah jelas bahwa kualitas praktik medis bisa jadi masalah hidup atau mati.”

Meski demikian, dilansir Forbes, ada juga yang berpendapat bahwa berganti-ganti dokter adalah hal yang baik. Perubahan dalam rencana asuransi, misalnya, dapat memaksa pasien untuk sering berganti dokter dan ini bisa mengganggu kesinambungan perawatan. Waktu janji yang singkat dan meningkatnya beban pasien membuat dokter dan pasien sulit untuk benar-benar saling mengenal satu sama lain.

Melihat kasus yang terjadi, tentu Anda sebagai seorang pasien mesti memaksimalkan kunjungan ke dokter. Banyak yang hal yang dapat dilakukan, salah satunya memahami kondisi secara saksama.

Di internet, terdapat banyak sumber seputar masalah-masalah kesehatan. Lakukan riset kecil, misalnya dengan mencocokkan gejala yang Anda rasakan dengan informasi yang ditemukan di internet.

Jika Anda menaruh kecurigaan terhadap sebuah penyakit, pelajarilah, setidaknya dasar dari penyakit tersebut. Niscaya, Anda akan semakin mudah memahaminya sehingga mampu menjelaskan secara detail kondisi yang Anda rasakan.

Memeriksakan kesehatan Anda ke dokter yang sama, atau memiliki dokter langganan, dianggap bisa menurunkan risiko kematian. Namun tak bisa dimungkiri, menemukan dokter yang baik bisa sesulit menemukan pengacara yang baik, pelatih yang baik, atau CEO yang baik. Jadi setelah Anda menemukan yang cocok, tak ada salahnya untuk tetap berkonsultasi dengan dokter tersebut untuk masalah kesehatan Anda di kemudian hari.

Sumber : www.klikdokter.com


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #keluarga #kesehatan

Berita terakit :


Seluruh Kawasan Genangan Air Jadi Prioritas Perbaikan Pemko Medan
Selasa 04 Oktober 2016

Seluruh Kawasan Genangan Air J ...

Presiden Tetapkan Gambar 12 Pahlawan Nasional Jadi Gambar Utama Rupiah Kertas dan Logam
Rabu 14 September 2016

Presiden Tetapkan Gambar 12 Pa ...

Anggota Komisi V DPR Beda Pendapat Mengenai Kereta Cepat
Jumat 26 Februari 2016

Anggota Komisi V DPR Beda Pend ...

UPTD Liponsos Beri Pelatihan Keterampilan untuk Terapi Kejiwaan
Kamis 27 Oktober 2016

UPTD Liponsos Beri Pelatihan K ...