Saling Klaim Kemenangan, Surat Kesbangpol Buat Masyarakat Bingung

Jumat 29 Juni 2018 15:52:41 WIB Dilihat : 728 Kali


Saling Klaim Kemenangan, Surat Kesbangpol Buat Masyarakat Bingung

Haluannews.com, Kerinci - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kerinci telah usai di gelar 27 Juni 2018.

Pasca pemilihan, dua pasangan calon dari tiga calon yang bertarung saling klaim keunggulan.

Dua paslon yang saling klaim tersebut yakni pasangan nomor urut 2 Adi Rozal-Ami Taher dan Zainal Abidin-Arsal nomor urut 3.

Masing - masing kandidat itu menyatakan unggul berdasarkan hasil data Quick Count Tim Sukses.



Hal tersebut membuat masyarakat bingung, bahkan dengan terbitnya dua surat yang berbeda berasal dari hasil hitung cepat Kesbangpol Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan pantauan Haluannews.com berbagai masyarakat bertanya - tanya dengan munculnya surat tersebut bahkan menjadi perdebatan para netizen di dunia maya. 

Adapun dua versi isi surat yang tertanggal 27 Juni 2018 yakni, versi pertama menyatakan ZA unggul 55.684 Suara dan ADAM 49.664, sedangkan versi kedua sebaliknya ADAM unggul dari ZA.

Adanya saling klaim Kemenangan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kerinci mengaku tak ingin terjebak dengan hasil tersebut.

Komisioner KPU Kerinci, Kumaini mengatakan, akan menetapkan hasil pilkada pada saat pleno nanti.

Di luar hasil pleno nanti, bukanlah hasil yang sesungguhnya.

"Hasil yang sesungguhnya itu saat pleno nanti. Jadi kita tunggu hasil pleno secara resmi," ungkapnya Kamis (28/6). (Idp)


Tag Berita :
#Kerinci/Sungai Penuh #politik

Berita terakit :


Sekecil Apa pun, Anggaran Rakyat Jangan Diselewengkan
Kamis 16 November 2017

Sekecil Apa pun, Anggaran Raky ...

Pancasila Tak Bertentangan dengan Islam
Rabu 25 Januari 2017

Pancasila Tak Bertentangan den ...

Tiga Kunci Sukses Otonomi Daerah
Rabu 24 Agustus 2016

Tiga Kunci Sukses Otonomi Daer ...

Menperin Lantik 11 Pejabat Eselon II Hasil Lelang Terbuka
Selasa 01 Maret 2016

Menperin Lantik 11 Pejabat Ese ...

Soal Status Tersangka Dirut PDAM, Ini Kata Dewan Pengawas
Kamis 08 Februari 2018

Soal Status Tersangka Dirut PD ...