Kartu Hemat Penggunaan BBM, LPG, dan Listrik Rumah Ilegal

Jumat 22 Juni 2018 22:37:40 WIB Dilihat : 1999 Kali


Kartu Hemat Penggunaan BBM, LPG, dan Listrik Rumah Ilegal

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan, bahwa Pemerintah tidak pernah merekomendasikan badan usaha atau perseorangan menjual kartu serba guna atau Xtra Card yang bisa menghemat penggunaan BBM, LPG, dan listrik rumah tangga.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Andy Noorsaman Sommeng menegaskan penerbitan Xtra Card bukan merupakan rekomendasi dari Pemerintah maupun Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan karenanya tergolong perbuatan ilegal dan berisiko pada tindak pidana.

“Segala sesuatu yang tidak dikeluarkan oleh PLN dan direkomendasi oleh Pemerintah itu ilegal. Itu melanggar undang-undang,” tegas Andy di sela-sela menghadiri Halalbihalal Sektor ESDM di Jakarta, Jumat (22/6).

Bahkan, Andy mengimbau masyarakat tetap mewaspadai penjualan apapun yang mengatasnamakan Pemerintah maupun PLN. “(Masyarakat) ya harus hati-hati,” sambungnya.

Sebelumnya, marak beredar penjualan kartu sakti di salah satu platform sosial media, yaitu Facebook. Beberapa manfaat dari penggunaan kartu sakti tersebut, antara lain menghemat tagihan listrik, mengirit konsumsi BBM dan elpiji hingga mengurangi efek radiasi handphone. (Humas Kementerian ESDM/ES)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #Hukum #ekonomi

Berita terakit :


ZOLA APRESIASI ANTUSIASME PEMUDA JAMBI IKUTI TURNAMEN FUTSAL
Selasa 09 Januari 2018

ZOLA APRESIASI ANTUSIASME PEMU ...

Wakil Bupati Merangin Drs. H. A. Khafid Moein, MM, Melakukan Sholat Idul Adha di Masjid Jami' Desa S
Jumat 01 September 2017

Wakil Bupati Merangin Drs. H. ...

Awang : Target 2018 Tidak Ada Kecamatan Terisolir
Senin 03 April 2017

Awang : Target 2018 Tidak Ada ...

Gannas Annar MUI Jateng Komitmen Perangi Narkoba
Minggu 15 Januari 2017

Gannas Annar MUI Jateng Komitm ...

Bantuan Untuk Korban Banjir Kabupaten Bandung
Selasa 15 Maret 2016

Bantuan Untuk Korban Banjir Ka ...