Kemenperin Beri Bantuan Mesin kepada 20 IKM Pandai Besi di Gunungkidul

Minggu 03 Juni 2018 14:46:47 WIB Dilihat : 1959 Kali


Kemenperin Beri Bantuan Mesin kepada 20 IKM Pandai Besi di Gunungkidul

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jederal Industri Kecil dan Menengah (IKM) memberikan fasilitas berupa bantuan mesin dan peralatan guna mendukung proses produksi kepada 20 IKM pandai besi  di Dusun Kedung I, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Program bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk IKM tersebut.

“Kami terus mendorong pengembangan dan penguatan daya saing industri dalam negeri termasuk sektor IKM di setiap daerah di Indonesia. Untuk itu, Kemenperin bertekad memacu tumbuhnya sentra IKM, salah satunya sentra IKM pandai besi yang berada di Gunungkidul,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, (2/6).

Gati menyampaikan, pihaknya telah menyerahkan mesin dan peralatan untuk pelaku IKM pandai besi di Gunungkidul berupa genset (5 unit), kompresor (5 unit), spray gun (5 unit), bor duduk (5 unit), travo las listrik (8 unit), gerinda tangan (20 unit), gunting plat (3 unit), band saw (3 unit) dan mitre saw (1 Unit).

“Kami berharap, melalui bantuan tersebut, IKM pandai besi di sana dapat tumbuh dan berkembang sealigus juga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas produknya, sehingga akan memberikan efek berantai bagi perekonomian nasional dan daerah,” jelasnya.

Saat ini, terdapat dua sentra IKM pandai besi di Kelurahan Karangtengah yang mewadahi 72 pelaku IKM dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 230 orang. Pada tahun 2017, sentra IKM pandai besi di Karangtengah ini tercatat memproduksi hingga 952.200 buah berbagai alat pandai besi dengan nilai investasi lebih dari Rp2 miliar.

Sementara itu, Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut (LMEA) Endang Suwartini meyakini pengembangan sentra IKM pandai besi di Gunungkidul ke depannya masih memiliki prospek yang cukup baik.

“Kabupaten Gunungkidul ini merupakan salah satu wilayah yang perekonomiannya didominasi oleh sektor pertanian dan pariwisata. Dengan luas wilayah mencakup 46,63 persen dari luas keseluruhan wilayah di Yogyakarta, tentunya potensi industri yang dapat dikembangkan adalah untuk mendukung sektor tersebut,” paparnya.

Menurut Endang, bantuan mesin dan peralatan kepada IKM pandai besi di Gunungkidul merupakan salah satu pelaksanaan program Kemenperin dalam rangka menumbuhkan wirausaha industri baru yang berkolaborasi dengan program daerah. “Sinergi kegiatan pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci efektif untuk pengembangan IKM,” ujarnya.

Endang pun berharap, adanya fasilitasi tersebut, IKM pandai besi di Gunungkidul akan semakin berkembang dan termotivasi untuk lebih giat mengembangkan industrinya dan mampu mencari pasar potensial baik di dalam maupun luar negeri.(Humas Kemenperin)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #ekonomi

Berita terakit :


WAGUB BUKA MUSREMBANG PROVINSI SUMATERA BARAT 2016
Selasa 19 April 2016

WAGUB BUKA MUSREMBANG PROVINSI ...

Pemprov Lampung Prioritaskan Program Pembangunan
Rabu 18 Januari 2017

Pemprov Lampung Prioritaskan P ...

Bea Cukai-BNN Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Sabu-Sabu
Kamis 17 November 2016

Bea Cukai-BNN Gagalkan Penyelu ...

Pembangunan Tol Cigatas Dapat Percepat Pengembangan Wilayah Selatan Jawa
Kamis 09 Februari 2017

Pembangunan Tol Cigatas Dapat ...

Kemenperin Dorong IKM Nasional Dobrak Pasar Global
Senin 30 Januari 2017

Kemenperin Dorong IKM Nasional ...

Akhyar Ajak Arsitektur Lestarikan Warisan Bangunan Bersejarah
Sabtu 11 Februari 2017

Akhyar Ajak Arsitektur Lestari ...

Tugas Besar Pemuda Indonesia Belum Selesai
Jumat 28 Oktober 2016

Tugas Besar Pemuda Indonesia B ...