Polda Metro Jaya Lumpuhkan Otak Pembobol Pusat Gadai Indonesia

Jumat 25 Mei 2018 22:22:09 WIB Dilihat : 882 Kali


Polda Metro Jaya Lumpuhkan Otak Pembobol Pusat Gadai Indonesia

HALUANNEWS.COM, Jakarta – Satu dari lima komplotan pembobol pusat Gadai Indonesia tewas ditembak. Tersangka, R 38, melawan petugas saat dibawa untuk mengembangkan kasus itu. Ia merupakan otak aksi pembobol 3 pusat gadai di wilayah Depok dan Bekasi.

Sementara rekannya, I alias K, 39, D alias P, 38, AS alias A, 40 masih diperiksa sedangkan Pratu H diserahkan ke Mapomdam Jaya. Dari kawanan ini polisi menyita senjata api rakitan berikut 10 peluru kaliber 9 mm, 5 tabung oxygen gas, tabung gas elpiji, 10 obeng panjang, tangga almunium, tangga tali.

Beberapa bongkahan besi bekas brankas yang sudah dihancurkan menggunakan las, 16 handphone, 2 laptop. 2 mesin bor, 8 linggis besi, gergaji kayu, 2 mata las berikut selang, golok dan 10 mata anak bor ikut disita. “Penyidik masih dalami aksi tersangka di tempat lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (25/5).

Dikatakan, komplotan ini dilengkapi dengan peralatan tukang sehingga tidak kesulitan setiap melaksanakan aksinya. Sebelum beraksi mereka terlebih dahulu menentukan lokasi target pusat gadai.

“Mereka selalu mencari lokasi perusahaan gadai yang di sebelahnya merupakan ruko atau toko yang sedang dikontrakkan. Kemudian beraksi pada akhir pekan karena karyawan dan penjaga di perusahaan gadai tersebut libur.

Kombes Pol Argo menjelaskan, dalam menjalankan aksinya tersangka R (ditembak mati) berperan sebagai Kapten atau pimpinan kelompok aksi pencurian. Ia juga menyiapkan
semua peralatan untuk melakukan aksi pencurian, bersama dengan tersangka lainnya.

“Tersangka ini mengebor dan menjebol tembok bagian belakang kemudian masuk ke ruangan melakukan aksi pencurian, mencabut dan merusak CCTV yang ada di dalam kantor gadai,” ujar Kombes Pol Argo.

Sedangkan tersangka D alias P, berperan memantau situasi di depan lokasi TKP dan yang menjual barang hasil kejahatan. Dua tersangka I alias K, dan AS alias A berperan membantu mengebor dan menjebol tembok serta brankas lalu mengambil barang – barang berharga di TKP.

Dari aksi membobol 3 pusat gadai, kawanan ini meraup total sekitar Rp 1,9 miliar terdiri dari barang-barang elektronik dan uang tunai.

Sumber : poldametrojayadotinfo


Tag Berita :
#InfoTerkini #kriminal #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum

Berita terakit :


Hadiri Pameran Festival Fotografi Kompas, Menpora Terkesan Foto Bencana Lumpur Lapindo
Jumat 10 Februari 2017

Hadiri Pameran Festival Fotogr ...

Tingkatkan Pengawasan, Dinkop Bentuk Tim Pengelola Pasar
Senin 06 Maret 2017

Tingkatkan Pengawasan, Dinkop ...

Bangun Kereta Api Ringan (LRT) Palembang, Waskita Karya Peroleh Pembiayaan Sindikasi
Jumat 30 September 2016

Bangun Kereta Api Ringan (LRT) ...

Pembangunan Tol Cigatas Dapat Percepat Pengembangan Wilayah Selatan Jawa
Kamis 09 Februari 2017

Pembangunan Tol Cigatas Dapat ...

Mendagri Hadiri Rapat DPOD Bersama Wapres
Sabtu 03 September 2016

Mendagri Hadiri Rapat DPOD Ber ...

JANGAN JADI PEJABAT KALAU TAKUT AMBIL KEPUTUSAN
Selasa 03 Januari 2017

JANGAN JADI PEJABAT KALAU TAKU ...