Polda Metro Jaya Lumpuhkan Otak Pembobol Pusat Gadai Indonesia

Jumat 25 Mei 2018 22:22:09 WIB Dilihat : 3093 Kali


Polda Metro Jaya Lumpuhkan Otak Pembobol Pusat Gadai Indonesia

HALUANNEWS.COM, Jakarta – Satu dari lima komplotan pembobol pusat Gadai Indonesia tewas ditembak. Tersangka, R 38, melawan petugas saat dibawa untuk mengembangkan kasus itu. Ia merupakan otak aksi pembobol 3 pusat gadai di wilayah Depok dan Bekasi.

Sementara rekannya, I alias K, 39, D alias P, 38, AS alias A, 40 masih diperiksa sedangkan Pratu H diserahkan ke Mapomdam Jaya. Dari kawanan ini polisi menyita senjata api rakitan berikut 10 peluru kaliber 9 mm, 5 tabung oxygen gas, tabung gas elpiji, 10 obeng panjang, tangga almunium, tangga tali.

Beberapa bongkahan besi bekas brankas yang sudah dihancurkan menggunakan las, 16 handphone, 2 laptop. 2 mesin bor, 8 linggis besi, gergaji kayu, 2 mata las berikut selang, golok dan 10 mata anak bor ikut disita. “Penyidik masih dalami aksi tersangka di tempat lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (25/5).

Dikatakan, komplotan ini dilengkapi dengan peralatan tukang sehingga tidak kesulitan setiap melaksanakan aksinya. Sebelum beraksi mereka terlebih dahulu menentukan lokasi target pusat gadai.

“Mereka selalu mencari lokasi perusahaan gadai yang di sebelahnya merupakan ruko atau toko yang sedang dikontrakkan. Kemudian beraksi pada akhir pekan karena karyawan dan penjaga di perusahaan gadai tersebut libur.

Kombes Pol Argo menjelaskan, dalam menjalankan aksinya tersangka R (ditembak mati) berperan sebagai Kapten atau pimpinan kelompok aksi pencurian. Ia juga menyiapkan
semua peralatan untuk melakukan aksi pencurian, bersama dengan tersangka lainnya.

“Tersangka ini mengebor dan menjebol tembok bagian belakang kemudian masuk ke ruangan melakukan aksi pencurian, mencabut dan merusak CCTV yang ada di dalam kantor gadai,” ujar Kombes Pol Argo.

Sedangkan tersangka D alias P, berperan memantau situasi di depan lokasi TKP dan yang menjual barang hasil kejahatan. Dua tersangka I alias K, dan AS alias A berperan membantu mengebor dan menjebol tembok serta brankas lalu mengambil barang – barang berharga di TKP.

Dari aksi membobol 3 pusat gadai, kawanan ini meraup total sekitar Rp 1,9 miliar terdiri dari barang-barang elektronik dan uang tunai.

Sumber : poldametrojayadotinfo


Tag Berita :
#InfoTerkini #kriminal #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum

Berita terakit :


Saksikan Konser Ketum DPP IWO
Selasa 13 Februari 2018

Saksikan Konser Ketum DPP IWO ...

Pengurus Baru UKM Lembaga Anti Narkoba dan HIV/AIDS Unsa Makassar di Lantik
Kamis 15 Februari 2018

Pengurus Baru UKM Lembaga Anti ...

Ratusan Kepala Sekolah Tanda Tangani Pakta Integritas
Jumat 15 September 2017

Ratusan Kepala Sekolah Tanda T ...

Industri Gasifikasi Batubara Jepang Diminta Menperin Mengembangkan Investasi di Indonesia
Sabtu 10 September 2016

Industri Gasifikasi Batubara J ...

Panglima TNI : Terus Bangun Kerjasama Militer Yang Lebih Baik
Jumat 24 Agustus 2018

Panglima TNI : Terus Bangun Ke ...