Ketua DPR Kutuk Keras Pengeboman Tiga Gereja di Surabaya

Senin 14 Mei 2018 22:29:42 WIB Dilihat : 1584 Kali


Ketua DPR Kutuk Keras Pengeboman Tiga Gereja di Surabaya

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras tindakan biadab pengeboman tiga gereja di Surabaya secara serentak yang memakan korban, tidak saja orang dewasa tapi juga anak-anak pada minggu pagi (13/5/2018).

“Saya atas nama DPR dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serangan bom di tiga gereja di Surabaya. Saya juga mengutuk keras aksi keji peledakan bom di tiga gereja yang merenggut korban jiwa. Aksi terorisme seperti ini tidak bisa dibiarkan. Tidak ada satupun ajaran agama yang memperbolehkan umatnya membunuh orang lain. Aparat keamanan harus menindak tegas pelaku dan jaringan terorisme yang terlibat,” ujar Bamsoet.

Kejadian itu, lanjut Bamsoet, sekaligus menyadarkan kita bahwa para pelaku teror atau teroris itu ada di sekitar kita. Hidup bersama kita. Bisa jadi mereka juga ada di media sosial yang selama ini ikut mengutuk dan mencaci maki aparat yang melakukan penindakan kepada para terduga teroris dengan tuduhan pelanggaran HAM.

Dan kini, pasca tragedi penyanderaan di Mako Brimob beberapa waktu lalu, jaringan atau sel-sel yang selama ini terkesan tidur mulai muncul ke permukaan. Mulai dari aksi penikaman anggota intel polri di Depok hingga aksi peledakan bom di beberapa titik di Surabaya minggu pagi yang memakan korban anak-anak tak berdosa. Kita tidak tahu berapa banyak lagi target mereka.

“Sebagai Ketua DPR RI, saya kehabisan kata-kata untuk mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di tiga gereja di Surabaya. Kecuali mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengungkap jaringan pelaku serta menindak tegas tanpa pandang bulu,” pungkasnya.

Atas nama DPR, politisi dari Fraksi Partai Golkar ini meminta tindakan para pelaku harus segera diproses hukum. Sebab, apabila aparat kepolisian tidak bergerak cepat, dikhawatirkan akan ada pihak yang memprovokasi masyarakat sehingga kerukunan dan kedamaian bisa terganggu.

“Saya tegaskan, negara kita tidak memberikan ruang toleransi bagi para pelaku tindakan kekerasan dan terorisme. Apalagi ini bisa mengganggu kerukunan dan keharmonisan dalam masyarakat,” tegas Bamsoet. (Parlementaria)


Tag Berita :
#kriminal #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #Hukum #daerah

Berita terakit :


Lakukan Comparative Study, Bakamla RI Kunjungi Philippine Coast Guard
Jumat 13 Oktober 2017

Lakukan Comparative Study, Bak ...

Pilkada Sukses, Polres Lakukan Sujud Syukur
Rabu 22 Februari 2017

Pilkada Sukses, Polres Lakukan ...

SOSIALISASI PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN EMBUNG RANDUGUNTING
Kamis 01 Februari 2018

SOSIALISASI PENGADAAN TANAH UN ...

BI Diharapkan Mampu Angkat Taraf Hidup Masyarakat Daerah
Selasa 21 November 2017

BI Diharapkan Mampu Angkat Tar ...

TNI Dan Sebaran Hoax Di Medsos
Rabu 13 September 2017

TNI Dan Sebaran Hoax Di Medsos ...

Jumat 27 Oktober 2017

"Presiden Sering Ingatkan Kepa ...