Kompensasi Belum Dibayar Penarikan Kabel SUTT Terus Berlanjut, Pihak PT PLN UIP Sumbagsel Bungkam

Jumat 27 April 2018 22:54:10 WIB Dilihat : 416 Kali


Kompensasi Belum Dibayar Penarikan Kabel SUTT Terus Berlanjut, Pihak PT PLN UIP Sumbagsel Bungkam

HALUANNEWS.COM, Sungaipenuh -Warga desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungaipenuh memprotes penarikan Kabel SUTT tower 365 ke 366 di Sungai Penuh. Pasalnya sejumlah warga belum mendapatkan hak pembayaran kompensasi. 

"Kemanakah kami harus mengadu lagi, sudah 3 hari PLN UIP sumbagsel menarik terus kabel SUTT tower 365 ke 366 di sungai liuk di kawal anggota polres langsung, padahal hak kami belum di bayar, apakah berita acara tertera di bawah ini poin ke 2 tidak berlaku," ungkap Nopri Yosi bersama sejumlah warga yang memprotes belum diberikan kompensasi. 

Dia meminta PLN terlebih dahulu menyelesaikan kompensasi sebelum melakukan penarikan kabel SUTT tersebut. Karena sebelumnya sudah ada perjanjian yang ditandatangani bersama. 

Adapun isi kesepakatan bersama tersebut yakni pertama meminta surveyor  Indonesia untuk melakukan pengukuran kembali, hasil selisih pengukuran tanah dinilain langsung oleh KJPP, dan warga menerima hasil pengukuran tanah terakhir dan penilaian KJJP tahun 2017. Kedua, warga tidak mengganggu pengerjaan penarikan  konduktor SUTT 150 KV Bangko-Merangin- Sungai Penuh setelah dilakukan pembayaran kompensasi. Dan ketiga yakni pihak PLN tidak melayani tuntutan yang lain selain kesepakatan yang tertera di berita acara ini. 

"Kami berharap PLN segera menyelesaikan persoalan ini, kalau tidak nanti warga merasa kecewa dan akan tetap menuntut," Jelas Fauzi

Selain itu, Menurut Fauzi, berdasarkan surat keberatan kepada PT PLN UIP Sumbagsel untuk dinilai dan diukur kembali. 
 



"setelah diukur hanya ada ukuran tanah. Diwaktu pengukuran rumah diukur. Namun dalam gambar tidak ada ukuran bangunan," terangnya.

Kapolsekta Sungaipenuh, Iptu Yudistira membenarkan mengetahui surat kesepakatan tersebut. 

"Mengetahui betul (surat kesepakatan)," singkatnya via whattsapp.

Hingga berita ini dipublis, pihak PT PLN UIP Sumbagsel, Zakaria saat dikonfirmasi via telpon dan dikirim pesan singkat belum ada jawaban, meski ponselnya bernada aktif.

Pemberitaan media ini sebelumnya, Warga juga meminta pihak PT PLN UIP Sumbagsel memperlihatkan surat KJPP sebagai dasar kompensasi. Sebab, beberapa warga menerima kompensasi bervariasi. Mulai dari Rp 91 ribu, Rp 124 ribu, Rp 127 dan Rp 128 permeter.(Idp).

Tag Berita :
#InfoTerkini #Kerinci/Sungai Penuh #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


Monadi - Edison Datang Lebih Awal Deklarasi Kampanye Damai
Minggu 18 Februari 2018

Monadi - Edison Datang Lebih A ...

Dusun Seberang Jaya saat Ini Sedang Giat-giatnya Membangun
Rabu 21 Februari 2018

Dusun Seberang Jaya saat Ini S ...

dr Maulana Minta Doa Anak Panti Menangi Pilwako
Rabu 15 November 2017

dr Maulana Minta Doa Anak Pant ...

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa Menutup Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Perko
Senin 13 Februari 2017

Menteri Sosial RI Khofifah Ind ...

“Nyepeda” dari Kendal ke Magelang untuk Meriahkan HUT ke-60 Akmil
Senin 30 Oktober 2017

“Nyepeda” dari Kendal ke M ...

Pembukaan MTQ Ke 23 Tingkat Kecamatan Batin XXIV Berlangsung Khidmat.
Jumat 25 Agustus 2017

Pembukaan MTQ Ke 23 Tingkat Ke ...