Membuat Indonesia Lebih Terang, Berikut Program dan Capaiannya

Minggu 15 April 2018 11:46:12 WIB Dilihat : 1365 Kali


Membuat Indonesia Lebih Terang, Berikut Program dan Capaiannya

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Elektrifikasi menjadi salah satu program prioritas Pemerintah, agar seluruh masyarakat di seluruh pelosok tanah air dapat menikmati listrik. Rasio elektrifikasi Indonesia tahun 2019 ditargetkan lebih dari 99%. Untuk mencapai target tersebut, berbagai program kelistrikan terus dipercepat.

"Sesuai arahan bapak Menteri bahwa target rasio elektrifikasi nasional tahun 2019 sebesar 99% lebih, dan kami terus kerjakan untuk mencapai itu. Tahun 2017 kita berhasil capai 95,35%, jauh melampaui targetnya yaitu 92,75%. Kami optimis dan kita kerjakan," ungkap Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta (15/4).

Program ketenagalistrikan 35.000 MW dan 7.000 MW berjalan sesuai rencana. Untuk program 35.000 MW per 1 April 2018, telah mencapai progres sekitar 40%. Progres pembangunanan tidak dilihat dari proyek yang telah beroperasi saja, namun kemajuan dari masing-masing tahapan baik operasi, konstruksi, kontrak, pengadaan dan perencanaan.

Sebanyak 17.024 MegaWatt (MW) pembangkit listrik dalam Program 35.000 MW sedang tahap konstruksi, sementara 1.584 MW telah beroperasi. Sementara proyek yang sudah kontrak, namun belum konstruksi sebesar 12.690 MW. Apabila dilihat dari total jumlah proyek yang sudah kontrak yaitu sebesar 31.298 MW atau 87%. Selebihnya tahap pengadaan dan perencanaan masing-masing sebesar 3.414 MW dan 1.095 MW.

Selain Program 35.000 MW juga ada program 7.000 MW yang terdiri dari lanjutan dari Fast Track Program (FTP) tahap I dan II serta program reguler. Per 1 April 2018, progres program tersebut yang telah beroperasi sebesar 6.434 MW dan yang tahap konstruksi sebesar 1.406 MW.

Elektrifikasi Indonesia juga dilakukan dengan program listrik desa. Melalui PT PLN, pada tahun 2017 lalu program listrik desa telah menjangkau 75.682 desa. Dalam 2 tahun terdapat tambahan sebanyak 5.291 desa dibandingkan tahun 2015 sebanyak 70.391 desa.

Selain itu, sebagai program pra elektrifikasi sebelum jaringan listrik masuk ke desa-desa terpencil, Pemerintah juga memberikan lampu surya gratis untuk rumah di desa belum berlistrik. Paket program yang dinamakan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) terdiri dari 4 buah lampu LED dan baterai yang terintegrasi, panel surya, dan pengisi daya ponsel (charger). Pembiayaan program LTSHE tersebut bersumber dari APBN. Pada tahun 2017 pembagian dan pemasangan LTSHE telah dilakukan untuk sekitar 80 ribu rumah. Sedangkan tahun 2018 ini ditargetkan sebanyak 175 ribu rumah dan untuk tahun 2019 sedang tahap perencanaan untuk 125 ribu rumah.(hms)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #ekonomi

Berita terakit :


DPO Curas Di Lembah Masurai Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi
Jumat 31 Agustus 2018

DPO Curas Di Lembah Masurai Di ...

Kemacetan Panjang Diakibat Truk Parkir Sembarangan
Rabu 13 September 2017

Kemacetan Panjang Diakibat Tru ...

Desa Balai Rajo laksanakan Rapat RPJMDES dan RPT kedepan.
Selasa 03 Januari 2017

Desa Balai Rajo laksanakan Rap ...

Perkokoh Sinergitas Antar Komponen Bangsa Dalam Evakuasi Korban Gempa
Rabu 08 Agustus 2018

Perkokoh Sinergitas Antar Komp ...

PEMKOT AKAN TIADAKAN SIUP DAN TDP
Sabtu 19 Maret 2016

PEMKOT AKAN TIADAKAN SIUP DAN ...

Wawasan Kebangsaan
Kamis 24 Mei 2018

Wawasan Kebangsaan

Mahasiswa Sosiologi Unsa Ujian Proposal Penelitian
Selasa 12 Desember 2017

Mahasiswa Sosiologi Unsa Ujian ...