Satreskrim Polres Rote Ndao tangkap Empat Pelaku Pembunuhan sadis Dua Bersaudara di Hutan Tekeme.

Kamis 12 April 2018 23:16:19 WIB Dilihat : 5380 Kali


Satreskrim Polres Rote Ndao tangkap Empat Pelaku  Pembunuhan sadis Dua Bersaudara di Hutan Tekeme.

HALUANNEWS.COM, Rote ndao---- Empat  pelaku utama pembunuhan sadis di hutan Tekeme desa  Mbokak pada 28 Januari 2018  sudah  ditangkap oleh tim gabungan satreskrim polres rote ndao,  dan saat ini sudah ditahan di rumah  tahanan polres rote ndao untuk 20 hari kedepan terhitung  dari tanggal 5 -25 April 2018.
 
Hal tersebut dikatakan kapolres rote ndao melalui Kasat reskrim  polres rote ndao,  AKP SEPUH A. I. SIREGAR, SH,  SIK ketika  melakukan confrens pers bertempat  dilobi  Mako Polres Rote Ndao,  Kamis pagi (12/4).
 
Pada kesempatan  itu dikatakan., dari hasil pengembangan kasus pembunuhan di Tekeme desa Mbokak maka pada tanggal 4 april  lalu satreskrim polres rote ndao berhasil menangkap  empat orang pelaku yamg diduga  otak dari pembunuhan sadis itu masing masing, Mekianus Abraham alias (Me'e,)  Yusuf Manu,  Julius Erasmus Mesakh,  dan Junus Lusi semuanya beralamat dari desa Oebatu Kecamatan Rote Barat Daya
 
Menurut  Sepuh pada  saat penangkapan   keempat pelaku  ini tidak  ada perlawanan,  dimana tiga orang  pelaku  yaitu,  Melkianus Abraham,  Yusuf Manu dan Julius Erasmus Mesakh mereka  ditangkap dirumah mereka masing masing,  sedangkan Junus Lusi saat anggota  hendak mau menangkap dirumahnya  tidak berada  di tempat,  namun pada siang harinya pelaku tersebut  menyerahkan  diri ke polres rote ndao.
 
Terkait  barang bukti  yang disita  seperti, 1 pasang baju lengan panjang dan celana pendek jens semuanya warna biru,  milik  Melkianus Abraham,  1 parang panjang gagangnya terbuat  dari tanduk yang diakui milik Melkianus Abraham,  1 bilah parang mengkilap yang diakui milik Jusuf Mesakh, 3 bilah parang dengan satu gagang dari tanduk dan dua gagang dari kayu,  diakui milik dari Julius Erasmus Messakh,  satu pucuk senjata api rakitan laras pendek yang ditemukan di mck rumah milik Julius Erasmus Mesakh, ditemukan juga satu  kantong  plastik  peluru organik sebanyak 15 butir kaliber 5.56 mm, enam potong  besi beton  ukuran 10 inci,  satu potong  besi pipa panjang 15 cm,  satu gumpal serabuk,  satu botol  kecik serbuk hitam diduga mesiu,  satu dos korek api berisi belerang, satu besi beton ukuran 6 inc lada ujun berbentuk  pistol uang diambil oleh Juliana Mesakh Sau,  dan dua bilah parang panjang yang diakui milik Junus Lusi.
 
Para pelaku ini dijerat dengan pasal 338 KHUP Subsider melanggar  pasal 354 ayat  2 dengan  ancaman hukuman selama 15 tahun penjara
 
Modus para pelaku yang masih kami selidiki intimidasinya melakukan pengepungan dan penangkapan terhadap  kedua korban  yang bernama Iristo Manu dan Matheos dan selanjutnya  menebas leher kedua korban tersebut,  dan sampai saat ini kami terus melakukan  pendalaman, sehingga ada kemungkinan  pelaku lebih dari empat orang tersebut...
 
Seperti yang  pernah diberitakan.. Kasus pembunuhan sadis di hutan tekeme desa. Mbokak kecamatan rote barat daya,  terjadi pada akhir januari 2018 lalu,  dimana korban  Iristo Manu dan Matheos Manu sebebelum ditemukan tewas dalam hutan sempat menghilang dari  rumah selama tiga hari,  diduga kedua  korban ini tebas dibunuh.  ( Dance henukh rote )

Tag Berita :
#InfoTerkini #kriminal #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum #daerah

Berita terakit :


91 Atlet Ikut PON XIX
Sabtu 10 September 2016

91 Atlet Ikut PON XIX

Perkembangan Pembahasan Perpajakan Gross Split Positif
Sabtu 30 September 2017

Perkembangan Pembahasan Perpaj ...

Kemenag Apresiasi Inisiatif Pemda Kukuhkan Guru Agama Bukan PNS
Senin 23 Januari 2017

Kemenag Apresiasi Inisiatif Pe ...

Teh Pahit Bisa Cegah Kolesterol Jahat Naik?
Minggu 25 Februari 2018

Teh Pahit Bisa Cegah Kolestero ...

PERMEN PANRB 25/2016, ACUAN PENYUSUNAN KEBUTUHAN PNS HINGGA PEMBERHENTIAN
Rabu 21 Desember 2016

PERMEN PANRB 25/2016, ACUAN PE ...

India Serahkan Tanggung Jawab Pemeriksa Eksternal IAEA Kepada Indonesia
Sabtu 06 Agustus 2016

India Serahkan Tanggung Jawab ...