Didepan Majelis Hakim Bernadus Menolak Permohonan Maaf Terdakwa Camat Elias Talomanafe

Senin 19 Maret 2018 21:11:44 WIB Dilihat : 1476 Kali


Didepan Majelis Hakim Bernadus Menolak Permohonan Maaf Terdakwa Camat Elias Talomanafe

HALUANNEWS.COM, Rote Ndao--Sidang kedua kasus pidana penganiayaan wartawan portalntt.com bernadus saduk dengan terdakwa camat Elias Talomanafe kembali di gelar diruang sidang utama pengadilan Negeri rote ndao senin(19/03/2018) dengan agenda mendengarkan keterangan dua orang saksi yakni Bernadus saduk selaku saksi korban dan seorang saksi yang berinisial IMT.
 
Dalam persidangan tersebut saksi korban di dampingi dua kuasa hukum yakni Fransisco B Bessi,SH,MH dan Israel Laiskodat,SH.
 
Seusai mendengarkan keterangan dua saksi tersebut majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menanggapi keterangan yang disampaikan kedua saksi tersebut namun terdakwa menyatakan menerima dan tidak mengajukan keberatan atas keterangan para saksi dan terdakwa mengakui bersalah dan ingin menyampaikan permohonan maaf kepada saksi korban namun ketika majelis hakim menanyakan kepada saksi korban terkait permintaan dari terdakwa saksi korban menyatakan tidak menerima permohonan maaf dari terdakwa.
 
Dalam persidangan tersebut saksi mengatakan ketika Bupati Lens Haning bersama istrinya Nyonya Paulina Haning berjalan menuju arah barat dan saat melihat Bernadus, Bupati langsung menunjuk tangannya ke Bernadus dan berkata,
“ini sudah wartawan yang menulis berita tentang saya tidak mendapat penghargaan di Dengka dan langsung mendekati Bernadus dan memegang tangannya dan menarik, setelah itu ajudannya Ailon Sinlae memegang tangan kiri Bernadus dan membawanya ke teras rumah jabatan, kemudian bupati mengumumkankan menggunakan microfon bahwa dirinya telah menangkap wartawan yang menulis berita tentang bupati tidak mendapat sambutan waktu acara hus di Dengka dengan berkata, “Saya sudah tangkap wartawan yang tulis berita tentang saya tidak mendapat sambutan waktu hus di Dengka,”
 
Para saksi juga menegaskan seturut dengan pernyataan Bupati tersebut Bernadus lalu dikerumunin massa dan para pejabat yakni sekda Jonas Selly, Camat Elias Talomanafe, Ketua DPRD Alfred Saudila dan David Saleh.
 
“Pada saat itu pula camat Elias Talomanafe memukul dan menendang Bernadus dan setelah itu Bernadus dan anggota intel Polres Rote Ndao berjalan menuju belakang baru David Saleh memukul lagi dari arah belakang dan mengenai
kepala bagian belakang dan setelah itu anggota polisi membawa Bernadus ke Polres Rote Ndao untuk pengamanan”.
 
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Cipto H.Nababan, SH,MH di bantu dua hakim anggota Rosihan Lutfi, SH dan Abdi Ramansyah, SH.
 
Dari pihak Kejaksaan Negeri Rote Ndao hadir JPU Pethres mandala dan Alexander Selle.
 
Sidang ditunda dan di gelar kembali senin (26/03/2018) mendatang. ( Dance henukh )

Tag Berita :
#NusaTenggaraTimur #InfoTerkini #kriminal #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum #daerah

Berita terakit :


Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Asisten Teritorial
Selasa 31 Oktober 2017

Panglima TNI Pimpin Serah Teri ...

SAMBUT TAHUN 2018, PEMPROV JAMBI ADAKAN TABLIGH AKBAR
Senin 01 Januari 2018

SAMBUT TAHUN 2018, PEMPROV JAM ...

Menag Minta Kanwil Responsif terhadap Dinamika Generasi Muda
Senin 26 Februari 2018

Menag Minta Kanwil Responsif t ...

Walikota Makassar Kukuhkan 5.970 Ketua RT/RW dan 3.819 Penasehat Wali Kota
Senin 28 Agustus 2017

Walikota Makassar Kukuhkan 5.9 ...

Wali Kota Makassar Unjuk Kepiawaian Menyiar di TVRI
Senin 02 Januari 2017

Wali Kota Makassar Unjuk Kepia ...

Kemenag Akan Salurkan BOS dan PIP untuk Ratusan Ribu Santri
Selasa 06 Maret 2018

Kemenag Akan Salurkan BOS dan ...