Didepan Majelis Hakim Bernadus Menolak Permohonan Maaf Terdakwa Camat Elias Talomanafe

Senin 19 Maret 2018 21:11:44 WIB Dilihat : 905 Kali


Didepan Majelis Hakim Bernadus Menolak Permohonan Maaf Terdakwa Camat Elias Talomanafe

HALUANNEWS.COM, Rote Ndao--Sidang kedua kasus pidana penganiayaan wartawan portalntt.com bernadus saduk dengan terdakwa camat Elias Talomanafe kembali di gelar diruang sidang utama pengadilan Negeri rote ndao senin(19/03/2018) dengan agenda mendengarkan keterangan dua orang saksi yakni Bernadus saduk selaku saksi korban dan seorang saksi yang berinisial IMT.
 
Dalam persidangan tersebut saksi korban di dampingi dua kuasa hukum yakni Fransisco B Bessi,SH,MH dan Israel Laiskodat,SH.
 
Seusai mendengarkan keterangan dua saksi tersebut majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menanggapi keterangan yang disampaikan kedua saksi tersebut namun terdakwa menyatakan menerima dan tidak mengajukan keberatan atas keterangan para saksi dan terdakwa mengakui bersalah dan ingin menyampaikan permohonan maaf kepada saksi korban namun ketika majelis hakim menanyakan kepada saksi korban terkait permintaan dari terdakwa saksi korban menyatakan tidak menerima permohonan maaf dari terdakwa.
 
Dalam persidangan tersebut saksi mengatakan ketika Bupati Lens Haning bersama istrinya Nyonya Paulina Haning berjalan menuju arah barat dan saat melihat Bernadus, Bupati langsung menunjuk tangannya ke Bernadus dan berkata,
“ini sudah wartawan yang menulis berita tentang saya tidak mendapat penghargaan di Dengka dan langsung mendekati Bernadus dan memegang tangannya dan menarik, setelah itu ajudannya Ailon Sinlae memegang tangan kiri Bernadus dan membawanya ke teras rumah jabatan, kemudian bupati mengumumkankan menggunakan microfon bahwa dirinya telah menangkap wartawan yang menulis berita tentang bupati tidak mendapat sambutan waktu acara hus di Dengka dengan berkata, “Saya sudah tangkap wartawan yang tulis berita tentang saya tidak mendapat sambutan waktu hus di Dengka,”
 
Para saksi juga menegaskan seturut dengan pernyataan Bupati tersebut Bernadus lalu dikerumunin massa dan para pejabat yakni sekda Jonas Selly, Camat Elias Talomanafe, Ketua DPRD Alfred Saudila dan David Saleh.
 
“Pada saat itu pula camat Elias Talomanafe memukul dan menendang Bernadus dan setelah itu Bernadus dan anggota intel Polres Rote Ndao berjalan menuju belakang baru David Saleh memukul lagi dari arah belakang dan mengenai
kepala bagian belakang dan setelah itu anggota polisi membawa Bernadus ke Polres Rote Ndao untuk pengamanan”.
 
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Cipto H.Nababan, SH,MH di bantu dua hakim anggota Rosihan Lutfi, SH dan Abdi Ramansyah, SH.
 
Dari pihak Kejaksaan Negeri Rote Ndao hadir JPU Pethres mandala dan Alexander Selle.
 
Sidang ditunda dan di gelar kembali senin (26/03/2018) mendatang. ( Dance henukh )

Tag Berita :
#NusaTenggaraTimur #InfoTerkini #kriminal #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum #daerah

Berita terakit :


Pabrik Pengolahan Garam Senilai Rp 900 Miliar Beroperasi di Gresik
Minggu 11 Maret 2018

Pabrik Pengolahan Garam Senila ...

PEMKOT BANDUNG FOKUS TANGGULANGI KEMISKINAN.
Selasa 07 November 2017

PEMKOT BANDUNG FOKUS TANGGULAN ...

Hari Batik, Pemkab Gelar Upacara dan Pawai Batik Banyumasan
Selasa 03 Oktober 2017

Hari Batik, Pemkab Gelar Upaca ...

Batik Tak Lagi “Ndeso”
Senin 02 Oktober 2017

Batik Tak Lagi “Ndeso”