PLN Diminta Mengukur dan Menilai Kembali Jalur SUTT yang Melewati Permukiman Warga

Senin 12 Maret 2018 20:23:40 WIB Dilihat : 481 Kali


PLN Diminta Mengukur dan Menilai Kembali Jalur SUTT yang Melewati Permukiman Warga

HALUANNEWS.COM, Sungaipenuh - Warga Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh mendatangi Kantor perwakilan PLN Wilayah Palembang di Sungaipenuh. Senin (12/3).

Pasalnya, meminta pihak PLN menunda untuk melanjutkan penarikan kabel saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kv sebelum diukur dan dinilai kembali luas tanah dan rumah dibawar jalur.

"Kita minta pihak PLN untuk diukur dan dinilai kembali tanah dan rumah kami yang di lewati kabel SUTT," sebut Fauzi warga yang dilewati jalur SUTT.

Selain itu, dirinya bersama warga juga meminta kejelasan terkait kompensasi yang bervariasi.

"Kami menerima kompensasi beda-beda. Ada yang dapat RP 124 dan RP 127 permeter, saya sendiri RP 91 permeter. Ini kami merasa dipermainkan oleh PLN," tegasnya

Beni Candra juga menyampaikan hal senada, Kita meminta penjelasan terkait kompensasi tersebut.

"Saya menerima ganti RP 124 permeter ditahun 2017. kita minta pihak PLN untuk dinilai dan mengukur ulang," katanya Ketika ditemui media ini 

Sementara itu Pihak PLN wilayah Palembang, Restu tidak menampik hal tersebut. Dirinya akan berkoordinasi ke pimpinannya.

"Tunggu kita koordinasikan dengan atasan terlebih dahulu untuk penjelasannya," uajrnya. (Idp)


Tag Berita :
#InfoTerkini #Kerinci/Sungai Penuh #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


Inilah Partai Politik Peserta Pemilu 2019 Beserta Nomor Urutnya
Senin 19 Februari 2018

Inilah Partai Politik Peserta ...

Kementerian PANRB Rumuskan Aplikasi E-Gov Nasional
Jumat 03 Februari 2017

Kementerian PANRB Rumuskan Apl ...

Rektor Unismuh Makasssar  Tandatangani Kesepahaman Bersama dengan Menteri Koperasi dan UKM
Selasa 06 Maret 2018

Rektor Unismuh Makasssar Tand ...

Lanjutkan Reformasi Hukum, Pemerintah Evaluasi 41 Ribu Regulasi Yang Tidak Jelas
Selasa 17 Januari 2017

Lanjutkan Reformasi Hukum, Pem ...