Kerja Sama Kebudayaan, Modalitas Peningkatan Kerja Sama Indonesia dan Bulgaria pada Sektor Politik d

Rabu 30 Maret 2016 21:23:10 WIB Dilihat : 242 Kali


Kerja Sama Kebudayaan, Modalitas Peningkatan Kerja Sama Indonesia dan Bulgaria pada Sektor Politik d

HALUANNEWS– Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Bulgaria Daniel Mitov di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Rabu (30/3). "Kerja sama kebudayaan RI – Bulgaria yang signifikan menjadi sektor kunci dan aset dalam upaya peningkatan kerja sama bilateral Indonesia-Bulgaria pada sektor lainnya," ujar Menlu Retno kepada media seusai pertemuan.

Kerja sama kebudayaan antara kedua negara akan memberikan ruang yang lebih besar kepada warga negara kedua negara untuk lebih saling mengenal satu sama lain, termasuk mengetahui potensi ekonomi yang dimiliki oleh kedua negara.

Beberapa Perguruan Tinggi dan Universitas di Indonesia telah memiliki kerja sama pendidikan dengan Bulgaria, antara lain: Universitas Indonesia – Universitas Sofia, Varna Medical University – Universitas Airlangga, Institut Hindu Darma Negeri Denpasar – Universitas Plovdiv, ISI Surakarta – Plovdiv Academy of Dance, Music, and Fine Art, Universitas Gunadarma – Free Varna University, Technical University of Varna – Institut Teknologi Surabaya, Universitas Sofia – UHAMKA, dan Universitas Sofia – Universitas Gadjah Mada.

Di samping itu, Bulgaria juga merupakan salah satu negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur yang memanfaatkan program pengajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing dengan mendatangkan para pengajar bahasa Indonesia dari Indonesia sejak tahun 2009. 

Potensi ekonomi antarkedua negara masih bisa lebih ditingkatkan di masa mendatang. Pada periode 2010-2015, volume perdagangan bilateral RI-Bulgaria berkisar antara USD 76-123 juta. Produk-produk Indonesia yang telah masuk ke pasar Bulgaria adalah biji tembaga dan konsentrat, margarin, minyak hewani dan nabati, kelapa, hasil turunan dari Kelapa Sawit, karet, kopi dan kertas. Sementara itu dari Bulgaria, Indonesia mengimpor tembakau, biji ketumbar, bahan kimia, komponen elektronik dan gandum.

Kedua Menlu juga membahas tentang kerja sama pemberantasan kejahatan dan transnasional. Kedua negara sepakat untuk mempercepat MoU kerja sama di bidang tersebut. Setelah pertemuan, keduanya menandatangani Amandemen Persetujuan Bebas Visa untuk Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas, yang sebelumnya telah berakhir pada tahun 2015. Dengan amandemen tersebut, persetujuan bebas visa bilateral telah diperpanjang oleh kedua belah pihak.

Selama di Indonesia, Menlu Bulgaria direncanakan akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden RI dan Sekretaris Jenderal ASEAN. Menlu Mitov juga akan memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa Universitas Indonesia pada tanggal 31 Maret 2016.

editor : hi

 


Tag Berita :
#nasional #presiden #ekonomi #politik

Berita terakit :


Kemenperin Terbangkan Produk Fashion Indonesia ke Pasar Eropa
Sabtu 03 September 2016

Kemenperin Terbangkan Produk F ...

Presiden Jokowi: Tidak Ada Keharusan Sekolah Terapkan ‘Full Day School’
Kamis 10 Agustus 2017

Presiden Jokowi: Tidak Ada Keh ...