APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENGAMANAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2018 DI KABUPATEN BELU

Rabu 14 Februari 2018 11:05:03 WIB Dilihat : 73 Kali


 APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENGAMANAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2018 DI KABUPATEN BELU

Haluannews.com, Belu - Senin  12 Februari 2018 bertempat di Lapangan umum simpang lima Atambua kabupaten Belu di laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Turangga - 2018, Dalam rangka Pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 di wilayah Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka oleh Polres Belu yang dipimpin oleh Kapolres Belu AKBP. CHRISTIAN TOBING, S.I.K, M.SI.

Dalam Apel Gelar pasukan tersebut turut hadir pula Bupati Malaka dr. STEFANUS BRIA SERAN, MPH, Wakil Bupati Belu Drs.J.T.Ose Luan,

Komisioner KPU Kab.Belu,

Kasdim 1605/Belu Mayor Inf. Binsar Pasaribu,

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/Psy Mayor Inf Putu Angkasa Wiratawan,

Danyonif RK 744/Syb Mayor Inf. Bima Santoso,

Kajari Atambua Rivo Madellu,SH,

Dansub Pom Atambua Lettu Cpm. Anggoro,

Para perwira TNI/ Polri,

Para Kapolsek Polres Belu,Para SKPD Kab. Belu dan Malaka,

Para ketua Partai Politik kab. Belu dan Malaka, Tokoh Agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat serta insan Pers dan tamu undangan yang juga ikut hadir dalam Acara tersebut,dengan peserta apel antara lain: 1 Regu Subden Pom Atambua,1 SST Kodim 1605/Belu,

1 SST Yonif 743 / Psy.

1. SST Yonif RK Yonif 744 / SYB, 2 SST Brimob Subden 2 Pelopor Atambua,

1 SST Dalmas polres Belu,

2 SST Bhabinkabtibmas polres Belu,

2 SST Gabungan Reskrim Intel polres Belu,

2 SST SatPol PP kab. Belu,

1 SST Dinas Perhubungan Kab. Belu,1 SST Dinas kebakaran kab. Belu,1 SST Senkom kab. Belu,1 SST Banser Kab. Belu.

Kapolres Belu dalam Amanatnya pada Apel Gelar pasukan menyampaikan, "Pada kesempatan yang berbahagia ini marilah kita bersama-sama tidak henti-hentinya memuji Keagungan Tuhan yang maha kuasa dan mensyukuri segala nikmat yang dikaruniakan kepada kita sehingga dapat hadir di tempat ini untuk mengikuti apel gelar pasukan operasi mantap Praja Turangga 2018 dalam rangka pengamanan Pemilukada gubernur dan wakil gubernur provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2018 di wilayah kabupaten Belu dan kabupaten Malaka.

Apel gelar pasukan yang diselenggarakan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan dengan demikian Harapan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal dalam rangka mensukseskan Pengamanan pemilu pada tahun 2018 di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka.

Sebagaimana kita mengetahui bersama bahwa kehidupan demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat berkumpul dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi serta diberikan hak politik yang luas untuk terlibat dalam roda pemerintahan berdasarkan undang-undang Dasar 1945 Pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara di samping itu pemilu adalah sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat dalam rangka membentuk sistem negara yang legitimasi dan berkedaulatan rakyat sehingga pemerintahan dan Pimpinan dan yang lahir dari hasil Pemilu merupakan kehendak rakyat dan dijalankan sesuai dengan keinginan rakyat pengingat arti penting strategisnya pemilu bagi keberlangsungan kepemimpinan nasional pemerintahan dan pembangunan dalam mencapai tujuan negara.

Maka pada konteks inilah Polri sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri berkewajiban untuk mengawal menjaga dan mengamankan penyelenggaraan Pemilukada 2018 titik Hal ini dilakukan melalui manajemen keamanan yang terpadu dan komprehensif menggerakkan segala sumber daya yang ada serta memperkukuh kerjasama sinergis dengan penyelenggara Pemilu TNI masyarakat dan mitra keamanan lainnya agar peserta demokrasi Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di kabupaten Belu dan Malaka dapat berlangsung aman jujur adil dan demokratis Dengan demikian diharapkan pemantapan demokratis dapat terwujud serta menjadi landasan menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera adil yang saya amati perlu kita cermati Pada pelaksanaan Pemilukada 2018 terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius kita semua untuk di antisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan Pemilukada 18 di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka.

"Potensi kerawanan tersebut dapat terjadi dalam setiap tahapan Pemilu berupa pelanggaran tidak tindak pidana Pemilu termasuk tindak pidana umum yang harus dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara profesional titik profesional transparan dan akuntabel terkait tindak pidana Pemilu Polri bekerjasama dengan Kejaksaan dan Panwaslu diharapkan dapat mengoptimalkan peran serta sentra gakkumdu sehingga dapat menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran pemilu yang terjadi oleh karena itu dalam rangka menjamin stabilitas Kamtibmas selama berlangsungnya Pemilukada 2018 Polri menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi mantap Praja 2018 yang dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan promotif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen penegakan hukum kuratif dan rehabilitasi dalam rangka mengamankan setiap tahapan inti Pemilukada 2018 di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka .

Sehubungan dengan pelaksanaan operasi kepolisian tersebut maka dalam implementasinya akan dilakukan pergelaran fungsi fungsi Kepolisian di lapangan dalam bentuk satuan tugas tingkat Polres yang melibatkan( 2.227) personil Polres Belu dan BKO Brimob Atambua dengan bantuan perkuatan (140 )personil TNI dan (1360) personil linmas untuk mengamankan sebanyak (272.061 )pemilih sementara yang akan tersebar pada( 680 )TPS sementara di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka mencermati tantangan tugas dalam pengamanan Pemilukada 2018 tersebut ,saya perintahkan kepada seluruh Jajaran untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan Pemilukada dengan sebaik-baiknya serta berupaya mewujudkan terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta Pemilu pada tahun 2018 .serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan jernih sesuai hati nuraninya.

"Dalam rangka mendukung hal tersebut saya juga Tekan kan kepada seluruh Kasatopsnal  dan Kapolsek Jajaran agar terus meningkatkan kemampuan personal serta memberikan kelengkapan perorangan yang memadai dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang terjadi pada Pemilukada serta kemungkinan terjadinya situasi konjungsi oleh karena itu dari hasil pelaksanaan latihan pra operasi mantap Praja Turangga 2018 selama 4 hari dari tanggal 5 sampai dengan 8 Februari 2018 dan latihan dalam menghadapi situasi kontijensi yang merupakan bagian integral dari Asta siap yaitu:

1. siap pilun

2.Siap posko

3. siap latpraops

4. siap kondisi Kamtibmas 5. siap masyarakat

6.siap kekuatan personil 7.siap sarana dan prasarana

8. siap anggaran .

sehingga seluruh personil Polri Polres Belu benar-benar siap untuk mengamankan Pemilukada 2018

 

"Saya tegaskan agar seluruh personil Polri tetap menjaga netralitas dengan tidak berpihak kepada kelompok tertentu dalam memberikan pelayanan maupun tindakan kepolisian lainnya selama berlangsungnya tahapan tahapan Pemilukada serentak 2018 di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka titik," tutupnya. (Bgr - Dance)


Tag Berita :
#NusaTenggaraTimur #daerah #politik

Berita terakit :


Ketua DPR Upayakan Penerapan E-Budgeting Parlemen
Selasa 11 Oktober 2016

Ketua DPR Upayakan Penerapan E ...

Presiden Jokowi ke Menteri ESDM: Tahun Ini Realisasi Harus di atas 90 persen
Senin 29 Februari 2016

Presiden Jokowi ke Menteri ESD ...

Walikota Medan Buka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tk.III Angkatan XIV dilingkungan Pemko Med
Selasa 22 Agustus 2017

Walikota Medan Buka Pendidikan ...