Soal KTP Penganut Kepercayaan, Mendagri Tunggu Rakor dengan Menkopolhukam

Senin 22 Januari 2018 08:54:26 WIB Dilihat : 121 Kali


Soal KTP Penganut Kepercayaan, Mendagri Tunggu Rakor dengan Menkopolhukam

HALUANNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan kepada pemerintah, agar Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP el) untuk warga penganut aliran kepercayaan dicetak khusus. Majelis mengusulkan, KTP untuk penganut kepercayaan tidak perlu ada kolom agama. Tapi cukup kolom aliran kepercayaan.

Menanggapi itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, mengatakan, pihaknya akan menunggu dulu rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam). Sebab, opsi-opsi tentang format KTP el bagi warga penganut kepercayaan, termasuk usulan MUI telah disampaikan ke Kemenkopolhukam.

"Nunggu Rakor Menkopolhukkam dulu soal KTP el (bagi warga penganut kepercayaan)," kata Tjahjo, di Jakarta, Minggu (21/1).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arief Fakrulloh, mengatakan,  usulan MUI tentang KTP bagi penganut aliran kepercayaan telah diakomodir, dan jadi salah satu opsi dari beberapa opsi lainnya. Ada empat opsi, termasuk salah satunya opsi usulan MUI. Empat opsi KTP bagi penganut kepercayaan telah  dilaporkan ke Menkopolhukam, Wiranto.

"Terkait dengan rekomendasi MUI terkait dengan putusan MK tentang penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,  kajian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah dilaporkan ke Pak Menkopolhukam yang berisi empat alternatif. Salah satunya seperti usulan MUI tersebut," kata Zudan.

Zudan mengungkapkan bahwa sebelumnya Ditjen Kependudukan Kemendagri, Kementerian Agama dan Ketua MUI, telah membahas opsi-opsi terkait format KTP el, bagi warga penganut kepercayaan. Saat ini, opsi-opsi yang mengerucut pada empat alternatif format KTP el, sedang digodok di Kemenkopolhukam. Mendagri Tjahjo Kumolo sudah menyampaikan kajian tersebut dengan  surat resmi yang ditujukan langsung ke Menkopolhukam, Wiranto.

"Kami tengah  nenunggu keputusan lebih lanjut dari Menkopolhukam," katanya.

 Zudan juga menjelaskan,  secara teknis tidakk ada KTP el baru atau khusus. Blankonya tetap sama. Kemendagri, tinggal menyesuaikan saja di aplikasinya.

"Tidak ada proyek baru atau pengadaan khusus untuk itu. Maksud saya tidak ada e-KTP bentuk baru. Bentuknya tetap sama," katanya.(Humas Kemendagri)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional

Berita terakit :


Sesosok Mayat Ditemukan Tergeletak di Exit Tol Cempaka Putih
Minggu 25 Maret 2018

Sesosok Mayat Ditemukan Tergel ...

Honda Lakukan Kampanye Penggantian Komponen Airbag Untuk Beberapa Model Di Indonesia
Minggu 09 April 2017

Honda Lakukan Kampanye Penggan ...

Polres Sarolangun Menemukan Mobil Jenis Sedan Yang Terpakir Didepan Rumah Makan Jepara
Senin 12 Februari 2018

Polres Sarolangun Menemukan Mo ...

Polsek Kebon Jeruk Amankan Dua Sejoli Mencuri di Rumah Kosong
Sabtu 10 Februari 2018

Polsek Kebon Jeruk Amankan Dua ...

Ramdhan Pomanto Wali Kota Makassar Buka Musda MUI ke-VII
Minggu 28 Januari 2018

Ramdhan Pomanto Wali Kota Maka ...

Sambut Harbubnas, Walikota Luncurkan Wifi Gratis Trans Metro Pekanbaru
Senin 26 September 2016

Sambut Harbubnas, Walikota Lun ...

Pemerintah Dorong Pelayanan Publik Berkompetisi ke Tingkat Dunia
Selasa 06 Februari 2018

Pemerintah Dorong Pelayanan Pu ...