Polres Metro Bekasi Kota Gerebek Pabrik Cucian Celana Jeans Cemari Sungai

Kamis 18 Januari 2018 17:43:38 WIB Dilihat : 146 Kali


Polres Metro Bekasi Kota Gerebek Pabrik Cucian Celana Jeans Cemari Sungai

HALUANNEWS.COM, Bekasi - Polisi menggerebek pabrik pencucian dan pewarna celana jeans di Pangkalan 3, Kelurahan Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (17/1/2018) petang.

Pabrik yang digerebek itu, pernah disegel aparat Pemkot Bekasi, karena diduga mencemari lingkungan dan limbahnya masuk ke Kali Bekasi, “Kami melakukan pemeriksaan ke lokasi, karena pengaduan masyarakat soal limbah yang mencemari lingkungan,” ujar Kombes Pol Indarto, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (18/1/2018).

Menurut Kombes Pol Indarto, penggrebekan tersebut buntut dari kasus pencemaran aliran kali yang belakangan meresahkan warga Bekasi dan sekitarnya.

Kapolres menjelaskan PT ML ini dinilai terbukti melanggar UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP 101/2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3).

“Kita menemukan ada beberapa indikasi pelanggaran, yang menurut kami pelanggaran pidana,” kata Kombes Pol Indarto, sambil mengatakan keberadaan perusahaan PT Milenium Laundry tidak dilengkapi izin alias ilegal. Bahkan, kata Kombes Pol Indarto, pada Oktober 2017, perusahaan tersebut sempat disegel oleh Pemkot Bekasi, namun, masih membandel dan tak mengindahkan pengelolaan limbah sesuai aturan.

Lebih dalam Kapolres menyebutkan bahan berbahaya dan beracun itu dalam penyimpanan dan pengelolaannya, harus ada izin. “Dia sudah ada B3, tapi izin nya tidak ada. Bahkan, langsung dibuang ke sungai. Ada dugaan juga, mereka melakukan kegiatan ini tanpa izin,” jelas Kombes Pol Indarto.

Aparat kepolisian juga mengamankan lima penanggung jawab perusahaan tersebut. Penggrebekan juga dilakukan bersamaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, dan dibantu oleh Puslabfor Mabes Polri.

“Ada 5 orang sudah kita mintai keterangan di Polres, baru itu kita gelar perkara, lalu ada konstruksi hukum pelanggaran apa yang terjadi. Mungkin bisa bertambah, karena masih dimintai keterangan,” jelas Kombes Pol Indarto.

Dari pantauan di lapangan, perusahaan tersebut berdiri tepat di tepi Kali Bekasi. Batu bara jenis gambut pun terlihat menumpuk di lokasi. Briket batu bara itu sebagai bahan bakar utama untuk menjalankan puluhan mesin laundry berukuran besar.

Tak hanya itu, ratusan bal pakaian jenis jeans juga memenuhi setiap sudut pabrik. Bahkan, untuk menutupi kegiatannya, pabrik tersebut tidak memanjang plang nama usaha pabriknya tersebut. Sejumlah karyawan memilih diam, saat media menanyakan seputar aktiftas pabrik jeans tersebut.

“Jeans yang mereka gunakan dilebel dengan merek ternama. Kita akan dalami ini, apakah ada pelanggaran hak cipta,” lanjut Kombes Pol Indarto.(Hms PMJ)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum #daerah

Berita terakit :


Jasad Korban yang tenggelam Di Sungai Pengabuan akhirnya Di temukan
Minggu 21 Januari 2018

Jasad Korban yang tenggelam Di ...

Stuktur OPD Baru Segera Diisi
Rabu 28 Desember 2016

Stuktur OPD Baru Segera Diisi

Kementerian PUPR Raih National Procurement Award 2016 Dari LKPP
Kamis 03 November 2016

Kementerian PUPR Raih National ...

Polisi Beri Makan Hewan Ternak Milik Pengungsi
Rabu 04 Oktober 2017

Polisi Beri Makan Hewan Ternak ...

KPK Diminta Awasi Calon Kepala Daerah yang Banyak Utang
Kamis 21 Januari 2016

KPK Diminta Awasi Calon Kepala ...

BENTUK ASN MODERN SEPERTI PEGAWAI BANK
Senin 19 September 2016

BENTUK ASN MODERN SEPERTI PEGA ...